<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baru Sepekan SBR012 Telah Terjual Rp8,8 Triliun</title><description>Kementerian Keuangan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) seri SBR012. Baru sepekan diterbitkan SBN ini ternyata laris manis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754431/baru-sepekan-sbr012-telah-terjual-rp8-8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754431/baru-sepekan-sbr012-telah-terjual-rp8-8-triliun"/><item><title>Baru Sepekan SBR012 Telah Terjual Rp8,8 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754431/baru-sepekan-sbr012-telah-terjual-rp8-8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/27/320/2754431/baru-sepekan-sbr012-telah-terjual-rp8-8-triliun</guid><pubDate>Jum'at 27 Januari 2023 18:54 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/27/320/2754431/baru-sepekan-sbr012-telah-terjual-rp8-8-triliun-BX898NmtpW.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">SBN ritel laris manis (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/27/320/2754431/baru-sepekan-sbr012-telah-terjual-rp8-8-triliun-BX898NmtpW.jpeg</image><title>SBN ritel laris manis (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) seri SBR012. Baru sepekan diterbitkan SBN ini ternyata laris manis.
Pada SBR ini terdiri dari dua tenor yakni tenor 2 tahun bernama SBR012-T2 atau SBR012T02 dan tenor 4 tahun bernama SBR012-T4 atau SBR012T04.
BACA JUGA:Sri Mulyani Terbitkan 8 SBN Ritel di 2023, Cari Utang Rp130 Triliun

Adapun saat ini tipe tersebut berlangsung masa penawarannya dari 19 Januari dan akan berakhir pada 9 Februari 2023 mendatang.
Kasubdit Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara Kemenkeu RI Novi Puspita Wardani mengatakan dalam sepekan penawaran SBR012 ke publik telah laku terjual senilai Rp8,8 triliun. Angka tersebut telah mencapai target yang ditetapkan sebesar Rp10 triliun.
BACA JUGA:SBN RI Rp66 Triliun, Sri Mulyani: Kita Harus Waspada!

&quot;Jadi dari target Rp10 triliun ini per pagi ini saya cek sudah 8,8 triliun,&quot; kata Novi dalam Market Review IDXChannel, Jumat (27/1/2023).
Novi mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan pemerintah akan menambah target lebih dari Rp10 triliun. Hal itu lantaran penawarannya masih di awal tahun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMy80LzE2MDY4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jadi peluang menambah sebenarnya ini sangat dimungkinkan, mengingat ini baru di awal tahun,&quot; katanya.
Akan tetapi, pemerintah dalam hal ini Kemenkeu belum menetapkan  berapa besarannya. Hal itu lantaran masih perlu melihat kondisi ke  depannya.
&quot;Artinya untuk kan menyesuaikan target ini sebenarnya ada. Tapi  pertanyaan selanjutnya itu berapa besarannya. Itu nanti yang perlu kami  lihat bagaimana perkembangannya secara harian,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) seri SBR012. Baru sepekan diterbitkan SBN ini ternyata laris manis.
Pada SBR ini terdiri dari dua tenor yakni tenor 2 tahun bernama SBR012-T2 atau SBR012T02 dan tenor 4 tahun bernama SBR012-T4 atau SBR012T04.
BACA JUGA:Sri Mulyani Terbitkan 8 SBN Ritel di 2023, Cari Utang Rp130 Triliun

Adapun saat ini tipe tersebut berlangsung masa penawarannya dari 19 Januari dan akan berakhir pada 9 Februari 2023 mendatang.
Kasubdit Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara Kemenkeu RI Novi Puspita Wardani mengatakan dalam sepekan penawaran SBR012 ke publik telah laku terjual senilai Rp8,8 triliun. Angka tersebut telah mencapai target yang ditetapkan sebesar Rp10 triliun.
BACA JUGA:SBN RI Rp66 Triliun, Sri Mulyani: Kita Harus Waspada!

&quot;Jadi dari target Rp10 triliun ini per pagi ini saya cek sudah 8,8 triliun,&quot; kata Novi dalam Market Review IDXChannel, Jumat (27/1/2023).
Novi mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan pemerintah akan menambah target lebih dari Rp10 triliun. Hal itu lantaran penawarannya masih di awal tahun.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xMy80LzE2MDY4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Jadi peluang menambah sebenarnya ini sangat dimungkinkan, mengingat ini baru di awal tahun,&quot; katanya.
Akan tetapi, pemerintah dalam hal ini Kemenkeu belum menetapkan  berapa besarannya. Hal itu lantaran masih perlu melihat kondisi ke  depannya.
&quot;Artinya untuk kan menyesuaikan target ini sebenarnya ada. Tapi  pertanyaan selanjutnya itu berapa besarannya. Itu nanti yang perlu kami  lihat bagaimana perkembangannya secara harian,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
