<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaga Ekonomi RI, Jokowi Ajak Masyarakat Bekerja Keras </title><description>Jokowi mengajak masyarakat untuk kembali bekerja keras setelah memasuki masa transisi dari pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/29/320/2755189/jaga-ekonomi-ri-jokowi-ajak-masyarakat-bekerja-keras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/29/320/2755189/jaga-ekonomi-ri-jokowi-ajak-masyarakat-bekerja-keras"/><item><title>Jaga Ekonomi RI, Jokowi Ajak Masyarakat Bekerja Keras </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/29/320/2755189/jaga-ekonomi-ri-jokowi-ajak-masyarakat-bekerja-keras</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/29/320/2755189/jaga-ekonomi-ri-jokowi-ajak-masyarakat-bekerja-keras</guid><pubDate>Minggu 29 Januari 2023 20:17 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/29/320/2755189/jaga-ekonomi-ri-jokowi-ajak-masyarakat-bekerja-keras-m8Z7OcJ87j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/29/320/2755189/jaga-ekonomi-ri-jokowi-ajak-masyarakat-bekerja-keras-m8Z7OcJ87j.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk kembali bekerja keras setelah memasuki masa transisi dari pandemi Covid-19.
&quot;Karena situasi sudah normal seperti sekarang ini, saya mengajak kita semuanya untuk bekerja keras, bangkit, optimis untuk mengejar ketertinggalan-ketertinggalan kita,&quot; kata Jokowi di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu, saat menghadiri pembukaan Perayaan Imlek Nasional 2023, Minggu (29/1/2023).
BACA JUGA:Sandiaga Uno:  Event Karisma Nusantara 2023 Bisa Bangkitkan Ekonomi Daerah

Semangat bekerja keras tersebut, menurutnya, tetap perlu dijaga, meskipun kondisi perekonomian Indonesia sudah tumbuh sangat baik pada tahun 2022 lalu.
&quot;Kuartal III (2022) kemarin (pertumbuhan ekonomi) di angka 5,72%, inlasi juga terkendali di angka 5,5%. Perkiraan saya pertumbuhan ekonomi year on year berada di angka 5,3%,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNy80LzE2MTY0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Situasi itu, lanjut dia, patut disyukuri sebab relatif berada di level terbaik apabila dibandingkan dengan negara-negara anggota G20.
BACA JUGA:Desakan Ekonomi, Produksi Opium Melonjak Tajam di Myanmar&amp;nbsp;

&quot;Seingat saya kalau enggak nomor satu, ya nomor dua kita, di antara negara-negara besar,&quot; kata Jokowi.Jokowi mengingatkan kerja keras itu harus dibarengi dengan semangat gotong royong yang disebutnya telah membantu masyarakat Indonesia selamat dari ancaman dampak pandemi COVID-19.
Menurut Kepala Negara, apabila masyarakat bisa menjaga semangat gotong royong, tolong menolong, dan saling bantu di tengah pandemi, tentunya hal serupa juga dapat diterapkan ketika memasuki masa transisi.
Masa transisi itu diperlihatkan dengan kebijakan pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada akhir Desember 2022 lalu.
&quot;Yang besar gandeng yang kecil, yang tengah gandeng yang kecil, yang gede gandeng yang kecil, semuanya bermitra, kemitraan bergandengan. Kalau saat pandemi bisa, saat normal pun juga harus diteruskan saling membantu, saling menolong, sehingga semuanya akan saling terangkat naik,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk kembali bekerja keras setelah memasuki masa transisi dari pandemi Covid-19.
&quot;Karena situasi sudah normal seperti sekarang ini, saya mengajak kita semuanya untuk bekerja keras, bangkit, optimis untuk mengejar ketertinggalan-ketertinggalan kita,&quot; kata Jokowi di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu, saat menghadiri pembukaan Perayaan Imlek Nasional 2023, Minggu (29/1/2023).
BACA JUGA:Sandiaga Uno:  Event Karisma Nusantara 2023 Bisa Bangkitkan Ekonomi Daerah

Semangat bekerja keras tersebut, menurutnya, tetap perlu dijaga, meskipun kondisi perekonomian Indonesia sudah tumbuh sangat baik pada tahun 2022 lalu.
&quot;Kuartal III (2022) kemarin (pertumbuhan ekonomi) di angka 5,72%, inlasi juga terkendali di angka 5,5%. Perkiraan saya pertumbuhan ekonomi year on year berada di angka 5,3%,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNy80LzE2MTY0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Situasi itu, lanjut dia, patut disyukuri sebab relatif berada di level terbaik apabila dibandingkan dengan negara-negara anggota G20.
BACA JUGA:Desakan Ekonomi, Produksi Opium Melonjak Tajam di Myanmar&amp;nbsp;

&quot;Seingat saya kalau enggak nomor satu, ya nomor dua kita, di antara negara-negara besar,&quot; kata Jokowi.Jokowi mengingatkan kerja keras itu harus dibarengi dengan semangat gotong royong yang disebutnya telah membantu masyarakat Indonesia selamat dari ancaman dampak pandemi COVID-19.
Menurut Kepala Negara, apabila masyarakat bisa menjaga semangat gotong royong, tolong menolong, dan saling bantu di tengah pandemi, tentunya hal serupa juga dapat diterapkan ketika memasuki masa transisi.
Masa transisi itu diperlihatkan dengan kebijakan pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada akhir Desember 2022 lalu.
&quot;Yang besar gandeng yang kecil, yang tengah gandeng yang kecil, yang gede gandeng yang kecil, semuanya bermitra, kemitraan bergandengan. Kalau saat pandemi bisa, saat normal pun juga harus diteruskan saling membantu, saling menolong, sehingga semuanya akan saling terangkat naik,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
