<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirjen Perkebunan Kementan Jadi Komisaris PTPN V</title><description>Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Andi Nur Alamsyah  menjabat sebagai komisaris di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/30/320/2755849/dirjen-perkebunan-kementan-jadi-komisaris-ptpn-v</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/30/320/2755849/dirjen-perkebunan-kementan-jadi-komisaris-ptpn-v"/><item><title>Dirjen Perkebunan Kementan Jadi Komisaris PTPN V</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/30/320/2755849/dirjen-perkebunan-kementan-jadi-komisaris-ptpn-v</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/30/320/2755849/dirjen-perkebunan-kementan-jadi-komisaris-ptpn-v</guid><pubDate>Senin 30 Januari 2023 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/30/320/2755849/dirjen-perkebunan-kementan-jadi-komisaris-ptpn-v-4OIPaeHLZk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen Perkebunan Kementan jadi komisaris PTPN V (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/30/320/2755849/dirjen-perkebunan-kementan-jadi-komisaris-ptpn-v-4OIPaeHLZk.jpg</image><title>Dirjen Perkebunan Kementan jadi komisaris PTPN V (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Andi Nur Alamsyah menjabat sebagai komisaris di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V. Penunjukan Andi sebagai komisaris di anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara diyakini akan memberi pengaruh positif dalam mengakselerasi peremajaan sawit petani kecil sesuai target yang ditetapkan pemerintah.
BACA JUGA:Amankan Aset, Holding PTPN Gandeng Polri

&quot;Ini merupakan dukungan nyata luar biasa dari pemegang saham kepada PTPN V. Pak Andi Nur Alamsyah dengan segudang pengalaman di bidang perkebunan akan berkontribusi besar dalam program PSR yang kita jalankan tiga tahun terakhir,&quot; kata Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko Santosa dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/1/2023).
Dia menilai banyak tantangan untuk mencapai target peremajaan sawit pemerintah. Mulai dari persoalan status kawasan yang mendera lahan petani sawit hingga syarat pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
BACA JUGA:Perkuat Bisnis Sawit Indonesia, BUMN PTPN Gandeng Perusahaan Malaysia

Untuk itu, dirinya berharap persoalan dihadapi selama ini bisa mendapat titik terang dengan keberadaan Dirjenbun dalam jajaran komisaris anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara, yang dapat melihat dan bersentuhan lebih dekat dan intens dengan petani sawit.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOS8xLzE1NTIyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita akan memanfaatkan momentum ini untuk memberikan banyak  informasi yang dapat mengurai persoalan yang selama ini mendera petani  untuk melaksanakan peremajaan sawit,&quot; sambungnya.
Jatmiko menambahkan, saat ini komposisi komisaris di PTPN V cukup  sangat lengkap dengan masuknya anak buah Menteri Pertanian, Syahrul  Yasin Limpo (SYL). Sebelum bergabungnya Dirjenbun, sepanjang tiga tahun  terakhir PTPN juga diawasi oleh Komisaris Utama Fauzi Yusuf, yang telah  malang melintang selama lebih 30 tahun di industri perkebunan sawit.  Fauzi merupakan sosok pekebun murni yang sejak awal meniti karier di  PTPN grup.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Andi Nur Alamsyah menjabat sebagai komisaris di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V. Penunjukan Andi sebagai komisaris di anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara diyakini akan memberi pengaruh positif dalam mengakselerasi peremajaan sawit petani kecil sesuai target yang ditetapkan pemerintah.
BACA JUGA:Amankan Aset, Holding PTPN Gandeng Polri

&quot;Ini merupakan dukungan nyata luar biasa dari pemegang saham kepada PTPN V. Pak Andi Nur Alamsyah dengan segudang pengalaman di bidang perkebunan akan berkontribusi besar dalam program PSR yang kita jalankan tiga tahun terakhir,&quot; kata Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko Santosa dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/1/2023).
Dia menilai banyak tantangan untuk mencapai target peremajaan sawit pemerintah. Mulai dari persoalan status kawasan yang mendera lahan petani sawit hingga syarat pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
BACA JUGA:Perkuat Bisnis Sawit Indonesia, BUMN PTPN Gandeng Perusahaan Malaysia

Untuk itu, dirinya berharap persoalan dihadapi selama ini bisa mendapat titik terang dengan keberadaan Dirjenbun dalam jajaran komisaris anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara, yang dapat melihat dan bersentuhan lebih dekat dan intens dengan petani sawit.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xOS8xLzE1NTIyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kita akan memanfaatkan momentum ini untuk memberikan banyak  informasi yang dapat mengurai persoalan yang selama ini mendera petani  untuk melaksanakan peremajaan sawit,&quot; sambungnya.
Jatmiko menambahkan, saat ini komposisi komisaris di PTPN V cukup  sangat lengkap dengan masuknya anak buah Menteri Pertanian, Syahrul  Yasin Limpo (SYL). Sebelum bergabungnya Dirjenbun, sepanjang tiga tahun  terakhir PTPN juga diawasi oleh Komisaris Utama Fauzi Yusuf, yang telah  malang melintang selama lebih 30 tahun di industri perkebunan sawit.  Fauzi merupakan sosok pekebun murni yang sejak awal meniti karier di  PTPN grup.</content:encoded></item></channel></rss>
