<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lapor ke Jokowi, Bahlil Sebut Peta Jalan Hilirisasi Telah Rampung</title><description>Bahlil Lahadalia mengatakan peta jalan hilirisasi telah selesai disusun dengan total investasi hingga USD545,3 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/30/320/2755854/lapor-ke-jokowi-bahlil-sebut-peta-jalan-hilirisasi-telah-rampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/01/30/320/2755854/lapor-ke-jokowi-bahlil-sebut-peta-jalan-hilirisasi-telah-rampung"/><item><title>Lapor ke Jokowi, Bahlil Sebut Peta Jalan Hilirisasi Telah Rampung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/01/30/320/2755854/lapor-ke-jokowi-bahlil-sebut-peta-jalan-hilirisasi-telah-rampung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/01/30/320/2755854/lapor-ke-jokowi-bahlil-sebut-peta-jalan-hilirisasi-telah-rampung</guid><pubDate>Senin 30 Januari 2023 17:52 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/30/320/2755854/lapor-ke-jokowi-bahlil-sebut-peta-jalan-hilirisasi-telah-rampung-5hQf2RNV0O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Investasi Bahlil (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/30/320/2755854/lapor-ke-jokowi-bahlil-sebut-peta-jalan-hilirisasi-telah-rampung-5hQf2RNV0O.jpg</image><title>Menteri Investasi Bahlil (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan  peta jalan hilirisasi telah selesai disusun dengan total investasi hingga USD545,3 miliar sampai tahun 2040.
&quot;Alhamdulillah pekerjaan sudah selesai dan kami sudah laporkan dibagi menjadi 8 bagian dari 21 komoditas peta hilirisasi. Jadi selama ini kita bicara hilirisasi, peta jalan roadmap besarnya itu belum ada, dan alhamdulillah tadi kami sudah laporkan dengan total investasi sampai dengan 2040 sebesar USD545,3 miliar,&quot; kata Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/1/2023).
BACA JUGA:Strategi Jokowi Jaga Ekonomi RI, Dorong Daya Beli hingga Kendalikan Inflasi

Bahlil menjelaskan bahwa prototipe hilirisasi nikel secara teknis juga akan dijadikan referensi pada sektor lainnya. Dengan hilirisasi tersebut, menurut Bahlil, Indonesia akan betul-betul fokus pada peningkatan nilai tambah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yOS8xLzE2MTcyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tahapan-tahapannya juga sudah tadi kita bahas teknis dan nikel sudah kita lakukan dengan baik, jadi prototype nikel yang kita lakukan hilirisasi ini yang akan kita pakai juga untuk di sektor-sektor yang lain, seperti timah, bauksit, kemudian oil and gas, kemudian tembaga. Tidak hanya di sektor itu, tapi juga di sektor perkebunan, pangan, perikanan,&quot; kata Bahlil.
BACA JUGA:Jokowi Minta Para Menteri Genjot Aktivitas Ekonomi Usai Cabut PPKM

Jokowi pun memerintahkan Bahlil untuk membuat skala prioritas dalam proses hilirisasi dan target-target yang harus dilakukan selanjutnya.&quot;Tadi Presiden memerintahkan kepada saya sebagai Menteri Investasi untuk melakukan skala prioritas untuk apa-apa saja yang harus kita lakukan sekarang. Katakanlah sekarang kita menyetop nikel, kemudian bauksit, ke depan apalagi? Seperti timah, atau tembaga, sebentar lagi. Jadi ini yang akan kita lakukan,&quot; kata Bahlil.
Bahlil menambahkan hilirisasi merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi utamanya dalam proses menjadi negara maju.
&quot;Ingat, negara di dunia ini yang mempunyai sumber daya alam berbeda antara negara yang punya sumber daya alam yang tidak melakukan hilirisasi dengan yang melakukan hilirisasi. Kalau yang melakukan hilirisasi, percepatan pertumbuhan ekonominya dan menuju ke negara maju lebih cepat daripada yang punya sumber daya alam (tapi) tidak melakukan hilirisasi,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan  peta jalan hilirisasi telah selesai disusun dengan total investasi hingga USD545,3 miliar sampai tahun 2040.
&quot;Alhamdulillah pekerjaan sudah selesai dan kami sudah laporkan dibagi menjadi 8 bagian dari 21 komoditas peta hilirisasi. Jadi selama ini kita bicara hilirisasi, peta jalan roadmap besarnya itu belum ada, dan alhamdulillah tadi kami sudah laporkan dengan total investasi sampai dengan 2040 sebesar USD545,3 miliar,&quot; kata Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/1/2023).
BACA JUGA:Strategi Jokowi Jaga Ekonomi RI, Dorong Daya Beli hingga Kendalikan Inflasi

Bahlil menjelaskan bahwa prototipe hilirisasi nikel secara teknis juga akan dijadikan referensi pada sektor lainnya. Dengan hilirisasi tersebut, menurut Bahlil, Indonesia akan betul-betul fokus pada peningkatan nilai tambah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yOS8xLzE2MTcyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tahapan-tahapannya juga sudah tadi kita bahas teknis dan nikel sudah kita lakukan dengan baik, jadi prototype nikel yang kita lakukan hilirisasi ini yang akan kita pakai juga untuk di sektor-sektor yang lain, seperti timah, bauksit, kemudian oil and gas, kemudian tembaga. Tidak hanya di sektor itu, tapi juga di sektor perkebunan, pangan, perikanan,&quot; kata Bahlil.
BACA JUGA:Jokowi Minta Para Menteri Genjot Aktivitas Ekonomi Usai Cabut PPKM

Jokowi pun memerintahkan Bahlil untuk membuat skala prioritas dalam proses hilirisasi dan target-target yang harus dilakukan selanjutnya.&quot;Tadi Presiden memerintahkan kepada saya sebagai Menteri Investasi untuk melakukan skala prioritas untuk apa-apa saja yang harus kita lakukan sekarang. Katakanlah sekarang kita menyetop nikel, kemudian bauksit, ke depan apalagi? Seperti timah, atau tembaga, sebentar lagi. Jadi ini yang akan kita lakukan,&quot; kata Bahlil.
Bahlil menambahkan hilirisasi merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi utamanya dalam proses menjadi negara maju.
&quot;Ingat, negara di dunia ini yang mempunyai sumber daya alam berbeda antara negara yang punya sumber daya alam yang tidak melakukan hilirisasi dengan yang melakukan hilirisasi. Kalau yang melakukan hilirisasi, percepatan pertumbuhan ekonominya dan menuju ke negara maju lebih cepat daripada yang punya sumber daya alam (tapi) tidak melakukan hilirisasi,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
