<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurangi Ketergantungan Susu Impor, Erick Thohir Gandeng Qatar</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir menggandeng Qatar untuk mengembangkan industri susu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/01/320/2757127/kurangi-ketergantungan-susu-impor-erick-thohir-gandeng-qatar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/01/320/2757127/kurangi-ketergantungan-susu-impor-erick-thohir-gandeng-qatar"/><item><title>Kurangi Ketergantungan Susu Impor, Erick Thohir Gandeng Qatar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/01/320/2757127/kurangi-ketergantungan-susu-impor-erick-thohir-gandeng-qatar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/01/320/2757127/kurangi-ketergantungan-susu-impor-erick-thohir-gandeng-qatar</guid><pubDate>Rabu 01 Februari 2023 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/01/320/2757127/kurangi-ketergantungan-susu-impor-erick-thohir-gandeng-qatar-pkwTxgcSQd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir gandeng Qatar kurangi ketergantungan impor susu (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/01/320/2757127/kurangi-ketergantungan-susu-impor-erick-thohir-gandeng-qatar-pkwTxgcSQd.jpg</image><title>Erick Thohir gandeng Qatar kurangi ketergantungan impor susu (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir menggandeng Qatar untuk mengembangkan industri susu. Mengingat industri susu di Indonesia kini masih bergantung pada impor.
Untuk mengurangi ketergantungan impor susu, Erick menggandeng perusahaan pangan asal Qatar, Baladna Farm. Melalui BUMN Pangan dan Baladna, Indonesia-Qatar nantinya mengembangkan industri susu.
BACA JUGA:Erick Thohir Dinilai Jadi Harapan Baru untuk Generasi Muda 

&quot;Sudah mulai tanda tangan. Contoh misalnya kerja sama, kemarin waktu saya ke Qatar dengan Baladna. Itu dulu ingat nggak ketika ada gonjang ganjing di Timur Tengah, Qatar kan agak dikucilkan. Mereka harus mencari susu ke sana sini bahkan mereka impor berapa ribu sapi,&quot; ungkap Erick usai gelaran Mandiri Investment Forum (MIF), Rabu (1/2/2023).
Kelangkaan susu di Qatar berjalan beriringan dengan kondisi di Indonesia. Tercatat, 80% susu yang dikonsumsi di dalam negeri merupakan susu impor. &quot;Karena ingat lho, susu kita itu 80% impor, makanya stunting di kita cukup tinggi,&quot; kata dia.
BACA JUGA:Target Investasi Rp1.400 Triliun, Erick Thohir Bidik BUMN Rp127 Triliun

Angka impor yang tinggi inilah memaksakan pemerintah mengambil kebijakan hilirisasi pangan dengan menggandeng investor global. Harapannya, Indonesia secara mandiri bisa mengembangkan komoditas susu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMS80LzE2MTg3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Meski masih dalam tahap penjajakan, Erick sendiri enggan menyebut berapa nominal investasi yang disepakati Indonesia dan Qatar.
Untuk diketahui, target investasi yang diperoleh perusahaan pelat  merah sebesar Rp127 triliun merupakan  investasi di luar aksi korporasi  BUMN pasar modal atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
&quot;Kami coba mendorong Kementerian BUMN untuk mendapatkan investasi di luar pasar modal senilai Rp127 triliun,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir menggandeng Qatar untuk mengembangkan industri susu. Mengingat industri susu di Indonesia kini masih bergantung pada impor.
Untuk mengurangi ketergantungan impor susu, Erick menggandeng perusahaan pangan asal Qatar, Baladna Farm. Melalui BUMN Pangan dan Baladna, Indonesia-Qatar nantinya mengembangkan industri susu.
BACA JUGA:Erick Thohir Dinilai Jadi Harapan Baru untuk Generasi Muda 

&quot;Sudah mulai tanda tangan. Contoh misalnya kerja sama, kemarin waktu saya ke Qatar dengan Baladna. Itu dulu ingat nggak ketika ada gonjang ganjing di Timur Tengah, Qatar kan agak dikucilkan. Mereka harus mencari susu ke sana sini bahkan mereka impor berapa ribu sapi,&quot; ungkap Erick usai gelaran Mandiri Investment Forum (MIF), Rabu (1/2/2023).
Kelangkaan susu di Qatar berjalan beriringan dengan kondisi di Indonesia. Tercatat, 80% susu yang dikonsumsi di dalam negeri merupakan susu impor. &quot;Karena ingat lho, susu kita itu 80% impor, makanya stunting di kita cukup tinggi,&quot; kata dia.
BACA JUGA:Target Investasi Rp1.400 Triliun, Erick Thohir Bidik BUMN Rp127 Triliun

Angka impor yang tinggi inilah memaksakan pemerintah mengambil kebijakan hilirisasi pangan dengan menggandeng investor global. Harapannya, Indonesia secara mandiri bisa mengembangkan komoditas susu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMS80LzE2MTg3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Meski masih dalam tahap penjajakan, Erick sendiri enggan menyebut berapa nominal investasi yang disepakati Indonesia dan Qatar.
Untuk diketahui, target investasi yang diperoleh perusahaan pelat  merah sebesar Rp127 triliun merupakan  investasi di luar aksi korporasi  BUMN pasar modal atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
&quot;Kami coba mendorong Kementerian BUMN untuk mendapatkan investasi di luar pasar modal senilai Rp127 triliun,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
