<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak, Luhut: Tak Ada Masalah</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan masalah pembengkakan biaya atau cost overrun Kereta Cepat Jakarta-Bandung</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/02/320/2757863/biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-bengkak-luhut-tak-ada-masalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/02/320/2757863/biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-bengkak-luhut-tak-ada-masalah"/><item><title>Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak, Luhut: Tak Ada Masalah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/02/320/2757863/biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-bengkak-luhut-tak-ada-masalah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/02/320/2757863/biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-bengkak-luhut-tak-ada-masalah</guid><pubDate>Kamis 02 Februari 2023 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/02/320/2757863/biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-bengkak-luhut-tak-ada-masalah-iV0YxGqwWR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/02/320/2757863/biaya-kereta-cepat-jakarta-bandung-bengkak-luhut-tak-ada-masalah-iV0YxGqwWR.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan masalah pembengkakan biaya atau cost overrun Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan dirampungkan pekan depan.
&quot;Terkait cost overrun kereta cepat tidak ada masalah, kita mau finalkan hal tersebut pada pekan depan di Beijing, China,&quot; ujar Luhut di Jakarta, Kamis (2/2/2023),
BACA JUGA:KCIC Gandeng 20 Perusahaan untuk Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Luhut berharap hal tersebut dapat tercapai.
Komisi VI DPR RI menyetujui tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2022 sebesar Rp3,2 triliun kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menyelesaikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang mengalami kenaikan biaya (cost overrun).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8zMC80LzE2MTc2NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima mengatakan persetujuan tersebut berdasarkan pertimbangan bahwa PT KAI telah menyelesaikan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Komite Proyek KJCB atas cost overrun tersebut.
BACA JUGA:Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dipastikan Beroperasi Juli 2023&amp;nbsp; &amp;nbsp;

DPR meminta Kementerian BUMN untuk memastikan bahwa PMN tersebut dapat digunakan KAI untuk menyelesaikan proyek KCJB secara tepat waktu, yakni pada Juni 2023 sesuai timeline yang telah ditetapkan.Kemudian tepat biaya sehingga tidak menimbulkan cost overrun lagi, tepat kualitas, dan tepat guna untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Kereta Cepat Jakarta-Bandung masuk proyek strategis nasional (PSN) yang dibangun melalui kerja sama Indonesia dan China.
Pengerjaan proyek ini menggunakan teknologi tinggi dan melalui transfer knowledge sehingga para pekerja di Indonesia memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensinya.
KCJB telah sukses diujicoba dan disaksikan oleh Presiden Joko Widodo serta Presiden China Xi Jinping secara virtual di sela agenda Pertemuan Bilateral Indonesia-China usai gelaran G20 di Bali.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan masalah pembengkakan biaya atau cost overrun Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan dirampungkan pekan depan.
&quot;Terkait cost overrun kereta cepat tidak ada masalah, kita mau finalkan hal tersebut pada pekan depan di Beijing, China,&quot; ujar Luhut di Jakarta, Kamis (2/2/2023),
BACA JUGA:KCIC Gandeng 20 Perusahaan untuk Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Luhut berharap hal tersebut dapat tercapai.
Komisi VI DPR RI menyetujui tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2022 sebesar Rp3,2 triliun kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menyelesaikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang mengalami kenaikan biaya (cost overrun).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8zMC80LzE2MTc2NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima mengatakan persetujuan tersebut berdasarkan pertimbangan bahwa PT KAI telah menyelesaikan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Komite Proyek KJCB atas cost overrun tersebut.
BACA JUGA:Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dipastikan Beroperasi Juli 2023&amp;nbsp; &amp;nbsp;

DPR meminta Kementerian BUMN untuk memastikan bahwa PMN tersebut dapat digunakan KAI untuk menyelesaikan proyek KCJB secara tepat waktu, yakni pada Juni 2023 sesuai timeline yang telah ditetapkan.Kemudian tepat biaya sehingga tidak menimbulkan cost overrun lagi, tepat kualitas, dan tepat guna untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Kereta Cepat Jakarta-Bandung masuk proyek strategis nasional (PSN) yang dibangun melalui kerja sama Indonesia dan China.
Pengerjaan proyek ini menggunakan teknologi tinggi dan melalui transfer knowledge sehingga para pekerja di Indonesia memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensinya.
KCJB telah sukses diujicoba dan disaksikan oleh Presiden Joko Widodo serta Presiden China Xi Jinping secara virtual di sela agenda Pertemuan Bilateral Indonesia-China usai gelaran G20 di Bali.</content:encoded></item></channel></rss>
