<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Potensi Pasar Mebel Global Capai USD500 Miliar</title><description>Potensi pasar mebel secara global mencapai USD500 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/03/455/2758382/potensi-pasar-mebel-global-capai-usd500-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/03/455/2758382/potensi-pasar-mebel-global-capai-usd500-miliar"/><item><title>Potensi Pasar Mebel Global Capai USD500 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/03/455/2758382/potensi-pasar-mebel-global-capai-usd500-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/03/455/2758382/potensi-pasar-mebel-global-capai-usd500-miliar</guid><pubDate>Jum'at 03 Februari 2023 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/03/455/2758382/potensi-pasar-mebel-global-capai-usd500-miliar-1U7wqHLyOZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Potensi pasar mebel (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/03/455/2758382/potensi-pasar-mebel-global-capai-usd500-miliar-1U7wqHLyOZ.jpg</image><title>Potensi pasar mebel (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Potensi pasar mebel secara global mencapai USD500 miliar. Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur mengungkapkan, industri mebel dan kerajinan jadi salah satu sektor yang paling strategis, karena kandungan lokalnya sangat tinggi.
&quot;Jadi kita punya bahan baku kayu, rotan, bambu, serta bahan-bahan serat lainnya yang betul-betul jadi Comparative advantage yang kemudian jadi salah satu kekuatan Indonesia untuk bersaing di pasar global,&quot; ujar Abdul dalam siaran Market Review di IDX Channel, Jumat (3/2/2023).
BACA JUGA:Ekonomi Kreatif Berkembang, Industri Mebel Serap Jutaan Pekerja 
Abdul menjelaskan, yang menyerap produk mebel paling besar adalah negara-negara di Asia Pasifik seperti China yang menempati urutan pertama.
&quot;Kemudian disusul oleh Amerika, kemudian baru wilayah Eropa yang menempati urutan ke tiga dengan 26% dari total, baru sisanya kawasan Middle East,&quot; terangnya.
BACA JUGA:Industri Mebel Cari Pasar Baru Selain AS dan Eropa
Namun menurutnya, untuk memasuki pasar China sangatlah sulit, sebab selain potensi pasarnya besar, China juga merupakan produsen mebel yang besar.
&quot;Jadi artinya memang China itu besar pasarnya tapi dia juga produsen yang sangat besar, sehingga untuk memasuki China itu tidak mudah,&quot; ungkapnya.


Sehingga hal itulah yang mendorong para pelaku industri mebel untuk  lebih fokus ke pasar di wilayah benua Amerika dan wilayah Eropa.
&quot;Karena itu konsentrasi pasar kami itu nomor satu ke Amerika nomor  dua ke Uni Eropa, kita mengistilahkannya tradisional market,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Potensi pasar mebel secara global mencapai USD500 miliar. Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur mengungkapkan, industri mebel dan kerajinan jadi salah satu sektor yang paling strategis, karena kandungan lokalnya sangat tinggi.
&quot;Jadi kita punya bahan baku kayu, rotan, bambu, serta bahan-bahan serat lainnya yang betul-betul jadi Comparative advantage yang kemudian jadi salah satu kekuatan Indonesia untuk bersaing di pasar global,&quot; ujar Abdul dalam siaran Market Review di IDX Channel, Jumat (3/2/2023).
BACA JUGA:Ekonomi Kreatif Berkembang, Industri Mebel Serap Jutaan Pekerja 
Abdul menjelaskan, yang menyerap produk mebel paling besar adalah negara-negara di Asia Pasifik seperti China yang menempati urutan pertama.
&quot;Kemudian disusul oleh Amerika, kemudian baru wilayah Eropa yang menempati urutan ke tiga dengan 26% dari total, baru sisanya kawasan Middle East,&quot; terangnya.
BACA JUGA:Industri Mebel Cari Pasar Baru Selain AS dan Eropa
Namun menurutnya, untuk memasuki pasar China sangatlah sulit, sebab selain potensi pasarnya besar, China juga merupakan produsen mebel yang besar.
&quot;Jadi artinya memang China itu besar pasarnya tapi dia juga produsen yang sangat besar, sehingga untuk memasuki China itu tidak mudah,&quot; ungkapnya.


Sehingga hal itulah yang mendorong para pelaku industri mebel untuk  lebih fokus ke pasar di wilayah benua Amerika dan wilayah Eropa.
&quot;Karena itu konsentrasi pasar kami itu nomor satu ke Amerika nomor  dua ke Uni Eropa, kita mengistilahkannya tradisional market,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
