<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Obligasi hingga 1 Saham Tercatat di BEI Pekan Ini</title><description>3 Obligasi, 1 Sukuk dan 1 Saham tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/278/2758930/3-obligasi-hingga-1-saham-tercatat-di-bei-pekan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/278/2758930/3-obligasi-hingga-1-saham-tercatat-di-bei-pekan-ini"/><item><title>3 Obligasi hingga 1 Saham Tercatat di BEI Pekan Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/278/2758930/3-obligasi-hingga-1-saham-tercatat-di-bei-pekan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/278/2758930/3-obligasi-hingga-1-saham-tercatat-di-bei-pekan-ini</guid><pubDate>Sabtu 04 Februari 2023 08:42 WIB</pubDate><dc:creator>Viola Triamanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/04/278/2758930/3-obligasi-hingga-1-saham-tercatat-di-bei-pekan-ini-VkTC7c1ZOQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG selama sepekan mengalami penguatan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/04/278/2758930/3-obligasi-hingga-1-saham-tercatat-di-bei-pekan-ini-VkTC7c1ZOQ.jpg</image><title>IHSG selama sepekan mengalami penguatan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; 3 Obligasi, 1 Sukuk dan 1 Saham tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini. Data perdagangan BEI selama periode tanggal 30 Januari sampai dengan 3 Februari 2023 mayoritas ditutup pada zona positif.
Melansir data perdagangan BEI, Sabtu (4/2/2023), pada Senin (30/1) obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1.100.000.000.000,00.
BACA JUGA:RANS Entertainment Mau IPO? Ini Bocoran dari BEI

Hasil pemeringkatan PT Fitch Rating Indonesia terhadap obligasi tersebut adalah A+(idn) (single A plus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tahap IV Tahun 2023 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tahap IV Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal masing-masing sebesar Rp1.072.925.000.000,00 dan Rp675.510.000.000,00.
BACA JUGA:Siap-Siap! Perusahaan Asing Bisa Melantai di BEI

&quot;Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk obligasi dan sukuk ini adalah idA+ (Single A Plus) dan idA+(sy) (Single A Plus Syariah). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk,&quot; tulis BEI.
Selanjutnya, Obligasi Berkelanjutan I Voksel Electric Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan PT Voksel Electric Tbk (VOKS) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal Rp100.000.000.000,00. Hasil pemeringkatan PT Kredit Rating Indonesia untuk obligasi tersebut adalah idA- (Single A Minus). Bertindak sebagai Wali Amanat emisi ini adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun  2023 adalah 6 emisi dari 5 emiten senilai Rp4 triliun. Dengan  keseluruhan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang  tercatat di BEI berjumlah 512 emisi dengan nilai nominal outstanding  Rp448,87 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 124 emiten. Surat  Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 188 seri dengan nilai  nominal Rp5.376,04 triliun dan USD452,11 juta. EBA sebanyak 11 emisi  senilai Rp5,36 triliun.
Pada Rabu (1/2) PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) mencatatkan  sahamnya pada Papan Pengembangan dan menjadi perusahaan tercatat ke-11  yang tercatat di BEI pada tahun 2023. FWCT bergerak pada sektor dan  subsektor Basic Materials. Adapun industri FWCT adalah Forestry &amp;amp;  Paper dengan subindustri Timber.
Kemudian pada Kamis (2/2), BEI melaksanakan kegiatan temu manajemen  dengan wartawan pasar modal Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk  mempererat hubungan BEI dengan media massa di Indonesia, terutama media  yang berhubungan langsung dengan pemberitaan di pasar modal Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; 3 Obligasi, 1 Sukuk dan 1 Saham tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini. Data perdagangan BEI selama periode tanggal 30 Januari sampai dengan 3 Februari 2023 mayoritas ditutup pada zona positif.
Melansir data perdagangan BEI, Sabtu (4/2/2023), pada Senin (30/1) obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp1.100.000.000.000,00.
BACA JUGA:RANS Entertainment Mau IPO? Ini Bocoran dari BEI

Hasil pemeringkatan PT Fitch Rating Indonesia terhadap obligasi tersebut adalah A+(idn) (single A plus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tahap IV Tahun 2023 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tahap IV Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp &amp;amp; Paper Tbk mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal masing-masing sebesar Rp1.072.925.000.000,00 dan Rp675.510.000.000,00.
BACA JUGA:Siap-Siap! Perusahaan Asing Bisa Melantai di BEI

&quot;Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk obligasi dan sukuk ini adalah idA+ (Single A Plus) dan idA+(sy) (Single A Plus Syariah). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk,&quot; tulis BEI.
Selanjutnya, Obligasi Berkelanjutan I Voksel Electric Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan PT Voksel Electric Tbk (VOKS) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal Rp100.000.000.000,00. Hasil pemeringkatan PT Kredit Rating Indonesia untuk obligasi tersebut adalah idA- (Single A Minus). Bertindak sebagai Wali Amanat emisi ini adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun  2023 adalah 6 emisi dari 5 emiten senilai Rp4 triliun. Dengan  keseluruhan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang  tercatat di BEI berjumlah 512 emisi dengan nilai nominal outstanding  Rp448,87 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 124 emiten. Surat  Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 188 seri dengan nilai  nominal Rp5.376,04 triliun dan USD452,11 juta. EBA sebanyak 11 emisi  senilai Rp5,36 triliun.
Pada Rabu (1/2) PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) mencatatkan  sahamnya pada Papan Pengembangan dan menjadi perusahaan tercatat ke-11  yang tercatat di BEI pada tahun 2023. FWCT bergerak pada sektor dan  subsektor Basic Materials. Adapun industri FWCT adalah Forestry &amp;amp;  Paper dengan subindustri Timber.
Kemudian pada Kamis (2/2), BEI melaksanakan kegiatan temu manajemen  dengan wartawan pasar modal Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk  mempererat hubungan BEI dengan media massa di Indonesia, terutama media  yang berhubungan langsung dengan pemberitaan di pasar modal Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
