<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Turun Tajam</title><description>Harga emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/320/2758917/harga-emas-berjangka-turun-tajam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/320/2758917/harga-emas-berjangka-turun-tajam"/><item><title>Harga Emas Berjangka Turun Tajam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/320/2758917/harga-emas-berjangka-turun-tajam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/320/2758917/harga-emas-berjangka-turun-tajam</guid><pubDate>Sabtu 04 Februari 2023 07:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fayha Afanin Ramadhanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/04/320/2758917/harga-emas-berjangka-turun-tajam-oU5WZk5VHp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/04/320/2758917/harga-emas-berjangka-turun-tajam-oU5WZk5VHp.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas berjangka memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut setelah laporan pekerjaan bulanan AS yang lebih kuat dari perkirakan untuk Januari memicu aksi ambil untung pada reli panjang logam kuning.
Dilansir dari Antara, Sabtu (4/2/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, anjlok USD54,20 atau 2,81% menjadi ditutup pada USD1.876,60 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam Jadi Rp1.029.000

Harga emas berjangka menetap di level terendah dalam lebih dari tiga minggu, turun 2,7% untuk minggu ini.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (3/2/2023) bahwa data gaji nonpertanian (NFP) AS meningkat 517.000 pada Januari, jauh lebih baik dari yang diharapkan 187.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,4%, level yang tidak terlihat sejak Mei 1969.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Tergelincir Tertekan Kuatnya Dolar AS

&quot;Angka NFP yang mengerikan telah mendatangkan malapetaka pada bullish emas yang sudah menghadapi tekanan selama dua hari terakhir dari prospek ekonomi Fed,&quot; kata Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknis di SKCharting.com.
Data pekerjaan bulanan yang jauh lebih baik dari perkiraan mendorong indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah dengan kuat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dolar AS melonjak pada Jumat (3/2/2023) setelah data menunjukkan  pertumbuhan pekerjaan AS meningkat tajam pada Januari, dengan indeks  dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya,  terangkat 1,16% menjadi 102,9340.
Data ekonomi lainnya yang dirilis Jumat (3/2/2023) semakin melemahkan  emas. Indeks manajer pembelian (PMI) jasa-jasa S&amp;amp;P AS mencapai  46,8% pada Januari, naik dari estimasi akhir Desember 44,7 dan tetap di  wilayah kontraksi.
Indeks jasa-jasa Institute for Supply Management (ISM) mencapai 55,2%  pada Januari, naik lebih besar dari yang diperkirakan di atas ambang  batas 50% yang menandakan pertumbuhan di sektor ini.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun USD1,21 atau  5,12%, menjadi menetap pada USD22,405 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April merosot USD52,30 atau 5,06%, menjadi ditutup pada  USD980,30 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas berjangka memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut setelah laporan pekerjaan bulanan AS yang lebih kuat dari perkirakan untuk Januari memicu aksi ambil untung pada reli panjang logam kuning.
Dilansir dari Antara, Sabtu (4/2/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, anjlok USD54,20 atau 2,81% menjadi ditutup pada USD1.876,60 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam Jadi Rp1.029.000

Harga emas berjangka menetap di level terendah dalam lebih dari tiga minggu, turun 2,7% untuk minggu ini.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (3/2/2023) bahwa data gaji nonpertanian (NFP) AS meningkat 517.000 pada Januari, jauh lebih baik dari yang diharapkan 187.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,4%, level yang tidak terlihat sejak Mei 1969.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Tergelincir Tertekan Kuatnya Dolar AS

&quot;Angka NFP yang mengerikan telah mendatangkan malapetaka pada bullish emas yang sudah menghadapi tekanan selama dua hari terakhir dari prospek ekonomi Fed,&quot; kata Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknis di SKCharting.com.
Data pekerjaan bulanan yang jauh lebih baik dari perkiraan mendorong indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah dengan kuat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dolar AS melonjak pada Jumat (3/2/2023) setelah data menunjukkan  pertumbuhan pekerjaan AS meningkat tajam pada Januari, dengan indeks  dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya,  terangkat 1,16% menjadi 102,9340.
Data ekonomi lainnya yang dirilis Jumat (3/2/2023) semakin melemahkan  emas. Indeks manajer pembelian (PMI) jasa-jasa S&amp;amp;P AS mencapai  46,8% pada Januari, naik dari estimasi akhir Desember 44,7 dan tetap di  wilayah kontraksi.
Indeks jasa-jasa Institute for Supply Management (ISM) mencapai 55,2%  pada Januari, naik lebih besar dari yang diperkirakan di atas ambang  batas 50% yang menandakan pertumbuhan di sektor ini.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun USD1,21 atau  5,12%, menjadi menetap pada USD22,405 per ounce. Platinum untuk  pengiriman April merosot USD52,30 atau 5,06%, menjadi ditutup pada  USD980,30 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
