<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minyakita Langka, Pedagang dan Masyarakat Beralih ke Minyak Curah</title><description>Minyak goreng kemasan Minyakita langka di sejumlah wilayah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/320/2759087/minyakita-langka-pedagang-dan-masyarakat-beralih-ke-minyak-curah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/320/2759087/minyakita-langka-pedagang-dan-masyarakat-beralih-ke-minyak-curah"/><item><title>Minyakita Langka, Pedagang dan Masyarakat Beralih ke Minyak Curah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/320/2759087/minyakita-langka-pedagang-dan-masyarakat-beralih-ke-minyak-curah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/320/2759087/minyakita-langka-pedagang-dan-masyarakat-beralih-ke-minyak-curah</guid><pubDate>Sabtu 04 Februari 2023 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/04/320/2759087/minyakita-langka-pedagang-dan-masyarakat-beralih-ke-minyak-curah-0xVTXHXsqB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Minyak goreng curah (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/04/320/2759087/minyakita-langka-pedagang-dan-masyarakat-beralih-ke-minyak-curah-0xVTXHXsqB.jpg</image><title>Minyak goreng curah (Foto: Antara)</title></images><description>MUAROJAMBI - Minyak goreng kemasan Minyakita langka di sejumlah wilayah. Sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Muarojambi, Jambi sudah tiga bulan ini tidak menjual minyak goreng bersubsidi merek Minyakita.
BACA JUGA:8 Fakta Minyak Goreng Kini Langka Lagi

Karena Minyakita langka, pedagang beralih menjual minyak goreng curah. Lantaran permintaan tersebut, harga minyak goreng curah melonjak naik.
Ani salah seorang pedagang mengaku sudah lama tidak menjual minyak goreng kemasan bersubsidi merek Minyakita.
BACA JUGA:Berlaku Hari Ini, B35 Dipastikan Tak Ganggu Pasokan Minyak Goreng

&quot;Sudah lama dak dapat. Sudah tiga bulan ini tidak pernah jualan minyak goreng merek Minyakita,&quot; katanya, Sabtu (4/2/2023).
Dia mengakui, beberapa kali pernah dapat tapi sampai sekarang tidak pernah dapat lagi.
&quot;Saya mendapatkan minyak tersebut dari orang-orang yang datang menjual ke sini. Tapi saat ini, di agennya saja sudah tidak menjual minyak goreng tersebut. Sekarang yang banyak minyak curah,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMi80LzE2MTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dirinya menambahkan, harga minyak goreng curah naik dari harga sebelumnya sehingga mengalami kelangkaan.
&quot;Naiklah harganya, sekarang Rp15 hingga Rp16 ribu per kg, dari sebelumnya Rp14 ribu,&quot; tutur Anu.
Salah seorang warga, Tari terpaksa membeli minyak curah lagi lantaran tidak mendapatkan minyak goreng subsidi dari pemerintah.
&quot;Sudah ada sekitar sebulan ini kesulitan mendapatkan minyak goreng  Minyakita Seharusnya minyak bersubsidi tersebut melimpah di masyarakat,  tapi saat ini malah langka,&quot; ujarnya.
Dirinya berharap, minyak goreng bersubsidi tersebut mudah ditemukan di pasar tradisional dan modern lagi.
&quot;Yang penting nyarinya dak payah. Diadakan lagi lah, semua toko ada,  harganya disamai sehingga tidak terjadi kelangkaan,&quot; imbuh Tari.</description><content:encoded>MUAROJAMBI - Minyak goreng kemasan Minyakita langka di sejumlah wilayah. Sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Muarojambi, Jambi sudah tiga bulan ini tidak menjual minyak goreng bersubsidi merek Minyakita.
BACA JUGA:8 Fakta Minyak Goreng Kini Langka Lagi

Karena Minyakita langka, pedagang beralih menjual minyak goreng curah. Lantaran permintaan tersebut, harga minyak goreng curah melonjak naik.
Ani salah seorang pedagang mengaku sudah lama tidak menjual minyak goreng kemasan bersubsidi merek Minyakita.
BACA JUGA:Berlaku Hari Ini, B35 Dipastikan Tak Ganggu Pasokan Minyak Goreng

&quot;Sudah lama dak dapat. Sudah tiga bulan ini tidak pernah jualan minyak goreng merek Minyakita,&quot; katanya, Sabtu (4/2/2023).
Dia mengakui, beberapa kali pernah dapat tapi sampai sekarang tidak pernah dapat lagi.
&quot;Saya mendapatkan minyak tersebut dari orang-orang yang datang menjual ke sini. Tapi saat ini, di agennya saja sudah tidak menjual minyak goreng tersebut. Sekarang yang banyak minyak curah,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMi80LzE2MTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dirinya menambahkan, harga minyak goreng curah naik dari harga sebelumnya sehingga mengalami kelangkaan.
&quot;Naiklah harganya, sekarang Rp15 hingga Rp16 ribu per kg, dari sebelumnya Rp14 ribu,&quot; tutur Anu.
Salah seorang warga, Tari terpaksa membeli minyak curah lagi lantaran tidak mendapatkan minyak goreng subsidi dari pemerintah.
&quot;Sudah ada sekitar sebulan ini kesulitan mendapatkan minyak goreng  Minyakita Seharusnya minyak bersubsidi tersebut melimpah di masyarakat,  tapi saat ini malah langka,&quot; ujarnya.
Dirinya berharap, minyak goreng bersubsidi tersebut mudah ditemukan di pasar tradisional dan modern lagi.
&quot;Yang penting nyarinya dak payah. Diadakan lagi lah, semua toko ada,  harganya disamai sehingga tidak terjadi kelangkaan,&quot; imbuh Tari.</content:encoded></item></channel></rss>
