<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Kesalahan Keuangan Pengusaha yang Perlu Dihindari</title><description>Seorang pengusaha harus bisa mengetahui bagaimana cara mengatur laju kas dan cara menjaganya agar tetap lancar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/455/2759104/3-kesalahan-keuangan-pengusaha-yang-perlu-dihindari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/455/2759104/3-kesalahan-keuangan-pengusaha-yang-perlu-dihindari"/><item><title>3 Kesalahan Keuangan Pengusaha yang Perlu Dihindari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/455/2759104/3-kesalahan-keuangan-pengusaha-yang-perlu-dihindari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/04/455/2759104/3-kesalahan-keuangan-pengusaha-yang-perlu-dihindari</guid><pubDate>Sabtu 04 Februari 2023 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Noviana Zahra Firdausi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/04/455/2759104/3-kesalahan-keuangan-pengusaha-yang-perlu-dihindari-NMyqqnhuMB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kesalahan keuangan pengusaha yang harus dihindari (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/04/455/2759104/3-kesalahan-keuangan-pengusaha-yang-perlu-dihindari-NMyqqnhuMB.jpg</image><title>Kesalahan keuangan pengusaha yang harus dihindari (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Seorang pengusaha harus bisa mengetahui bagaimana cara mengatur laju kas dan cara menjaganya agar tetap lancar. Di mana, jumlah uang masuk haruslah lebih dominan daripada jumlah uang keluar.
Hal tersebut dilakukan guna menghindari dampak buruk yang akan datang nantinya.
BACA JUGA:5 Tokoh dan Pengusaha yang Memiliki Pulau Pribadi di Indonesia

Berikut Okezone, Sabtu (4/2/2023) telah merangkum bagaimana cara menghindari tiga kesalahan bisnis, dilansir dari Instagram @pritaghozie di bawah ini.
1. Mencampurkan Antara Keuangan Rumah Tangga Dengan Keuangan Bisnis
Catatan keuangan bisnis sangatlah diperlukan, gunakan rekening yang berbeda antara operasional rumah dan operasional bisnis.
BACA JUGA:Luhut Sukses Jadi Pengusaha, Berikut Daftar Perusahaannya 

2. Bingung Antara Penghasilan Sebagai Owner dan Penghasilan Sebagai Pengurus Bisnis
Saat bisnis masih kecil biasanya owner turut turun tangan langsung sebagai CEO alias Chief Executive Officer. Jadi, bagi owner yang ikut mengurus bisnis harus dapat gaji bulanan.
Lalu, hasil usaha di akhir periode baru dibagikan sebagai dividen untuk owner.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNS80LzE2MDE1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Mengejar Pertumbuhan Revenue Tanpa Strategi yang Jelas
Istilah Cash is King tetap harus menjadi patokan. Karena cash itu  penting sekali, namun yang akan menentukan arah bisnis akan tetap bisa  berjalan atau berhenti adalah arus kas alias cash flow.
Logikanya, saat cash flow semakin besar penjualan pun semakin meningkat.
Jadi, strategi ampuh yang dapat dilakukan untuk menaikkan jumlah  pendapatan tanpa perlu investasi besar-besaran yaitu dengan memanfaatkan  fitur Facebook Ads, Instagram Ads, dan WhatsApp Business.
Nah, itulah cara yang bisa dipakai oleh para pemilik UMKM yang ingin meningkatkan jumlah penjualan.</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pengusaha harus bisa mengetahui bagaimana cara mengatur laju kas dan cara menjaganya agar tetap lancar. Di mana, jumlah uang masuk haruslah lebih dominan daripada jumlah uang keluar.
Hal tersebut dilakukan guna menghindari dampak buruk yang akan datang nantinya.
BACA JUGA:5 Tokoh dan Pengusaha yang Memiliki Pulau Pribadi di Indonesia

Berikut Okezone, Sabtu (4/2/2023) telah merangkum bagaimana cara menghindari tiga kesalahan bisnis, dilansir dari Instagram @pritaghozie di bawah ini.
1. Mencampurkan Antara Keuangan Rumah Tangga Dengan Keuangan Bisnis
Catatan keuangan bisnis sangatlah diperlukan, gunakan rekening yang berbeda antara operasional rumah dan operasional bisnis.
BACA JUGA:Luhut Sukses Jadi Pengusaha, Berikut Daftar Perusahaannya 

2. Bingung Antara Penghasilan Sebagai Owner dan Penghasilan Sebagai Pengurus Bisnis
Saat bisnis masih kecil biasanya owner turut turun tangan langsung sebagai CEO alias Chief Executive Officer. Jadi, bagi owner yang ikut mengurus bisnis harus dapat gaji bulanan.
Lalu, hasil usaha di akhir periode baru dibagikan sebagai dividen untuk owner.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNS80LzE2MDE1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Mengejar Pertumbuhan Revenue Tanpa Strategi yang Jelas
Istilah Cash is King tetap harus menjadi patokan. Karena cash itu  penting sekali, namun yang akan menentukan arah bisnis akan tetap bisa  berjalan atau berhenti adalah arus kas alias cash flow.
Logikanya, saat cash flow semakin besar penjualan pun semakin meningkat.
Jadi, strategi ampuh yang dapat dilakukan untuk menaikkan jumlah  pendapatan tanpa perlu investasi besar-besaran yaitu dengan memanfaatkan  fitur Facebook Ads, Instagram Ads, dan WhatsApp Business.
Nah, itulah cara yang bisa dipakai oleh para pemilik UMKM yang ingin meningkatkan jumlah penjualan.</content:encoded></item></channel></rss>
