<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Diprediksi Turun, Apa Pemicunya?</title><description>Harga minyak dunia diprediksi turun di kisaran USD68,00 per barel &amp;ndash; US75,10 per barel pada perdagangan besok Senin (6/2/2023).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/05/320/2759324/harga-minyak-dunia-diprediksi-turun-apa-pemicunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/05/320/2759324/harga-minyak-dunia-diprediksi-turun-apa-pemicunya"/><item><title>Harga Minyak Dunia Diprediksi Turun, Apa Pemicunya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/05/320/2759324/harga-minyak-dunia-diprediksi-turun-apa-pemicunya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/05/320/2759324/harga-minyak-dunia-diprediksi-turun-apa-pemicunya</guid><pubDate>Minggu 05 Februari 2023 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/05/320/2759324/harga-minyak-dunia-diprediksi-turun-apa-pemicunya-K59ibovZ1M.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Minyak dunia. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/05/320/2759324/harga-minyak-dunia-diprediksi-turun-apa-pemicunya-K59ibovZ1M.JPG</image><title>Minyak dunia. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA  - Harga minyak dunia diprediksi turun di kisaran USD68,00 per barel &amp;ndash; US75,10 per barel pada perdagangan besok Senin (6/2/2023).

Pengamat Ibrahim Assuaibi mengatakan kalau penurunan itu karena harga minyak jatuh ke posisi terendah lebih dari tiga minggu pada Jumat dalam sesi yang bergejolak.

Menurutnya, data pekerjaan AS yang kuat menimbulkan kekhawatiran tentang suku bunga yang lebih tinggi. Termasuk karena investor mencari kejelasan lebih lanjut tentang embargo UE yang akan segera terjadi pada produk olahan Rusia.

&quot;Pertumbuhan pekerjaan AS meningkat tajam pada bulan Januari di tengah pasar tenaga kerja yang terus-menerus tangguh, tetapi moderasi lebih lanjut dalam kenaikan upah akan memberikan kenyamanan bagi Federal Reserve dalam perjuangannya melawan inflasi,&quot; kata Ibrahim dalam rilis hariannya, Minggu (5/2/2023).
BACA JUGA:Harga Pangan Stabil, Pasokan Minyakita Ditambah
Kemudian lanjutnya, negara-negara Uni Eropa sepakat untuk menetapkan batas harga pada produk minyak sulingan Rusia untuk membatasi dana Moskow untuk invasi ke Ukraina.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8zMS80LzE2MTg0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Diplomat UE mengatakan batas harga adalah USD100 per barel untuk produk yang diperdagangkan dengan harga premium dibandingkan minyak mentah, terutama solar, dan USD45 per barel untuk produk yang diperdagangkan dengan harga diskon, seperti bahan bakar minyak dan nafta,&quot; jelasnya.

Lalu, embargo UE pada produk minyak sulingan Rusia akan menyebabkan ketidakseimbangan lebih lanjut di pasar energi global.</description><content:encoded>JAKARTA  - Harga minyak dunia diprediksi turun di kisaran USD68,00 per barel &amp;ndash; US75,10 per barel pada perdagangan besok Senin (6/2/2023).

Pengamat Ibrahim Assuaibi mengatakan kalau penurunan itu karena harga minyak jatuh ke posisi terendah lebih dari tiga minggu pada Jumat dalam sesi yang bergejolak.

Menurutnya, data pekerjaan AS yang kuat menimbulkan kekhawatiran tentang suku bunga yang lebih tinggi. Termasuk karena investor mencari kejelasan lebih lanjut tentang embargo UE yang akan segera terjadi pada produk olahan Rusia.

&quot;Pertumbuhan pekerjaan AS meningkat tajam pada bulan Januari di tengah pasar tenaga kerja yang terus-menerus tangguh, tetapi moderasi lebih lanjut dalam kenaikan upah akan memberikan kenyamanan bagi Federal Reserve dalam perjuangannya melawan inflasi,&quot; kata Ibrahim dalam rilis hariannya, Minggu (5/2/2023).
BACA JUGA:Harga Pangan Stabil, Pasokan Minyakita Ditambah
Kemudian lanjutnya, negara-negara Uni Eropa sepakat untuk menetapkan batas harga pada produk minyak sulingan Rusia untuk membatasi dana Moskow untuk invasi ke Ukraina.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8zMS80LzE2MTg0MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Diplomat UE mengatakan batas harga adalah USD100 per barel untuk produk yang diperdagangkan dengan harga premium dibandingkan minyak mentah, terutama solar, dan USD45 per barel untuk produk yang diperdagangkan dengan harga diskon, seperti bahan bakar minyak dan nafta,&quot; jelasnya.

Lalu, embargo UE pada produk minyak sulingan Rusia akan menyebabkan ketidakseimbangan lebih lanjut di pasar energi global.</content:encoded></item></channel></rss>
