<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Kasus Jiwasraya hingga Indosurya, Jokowi: Yang Nangis Itu Rakyat Ingin Duitnya Balik</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita soal kasus sektor jasa keuangan yang membuat rakyat menjadi korban.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759722/heboh-kasus-jiwasraya-hingga-indosurya-jokowi-yang-nangis-itu-rakyat-ingin-duitnya-balik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759722/heboh-kasus-jiwasraya-hingga-indosurya-jokowi-yang-nangis-itu-rakyat-ingin-duitnya-balik"/><item><title>Heboh Kasus Jiwasraya hingga Indosurya, Jokowi: Yang Nangis Itu Rakyat Ingin Duitnya Balik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759722/heboh-kasus-jiwasraya-hingga-indosurya-jokowi-yang-nangis-itu-rakyat-ingin-duitnya-balik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759722/heboh-kasus-jiwasraya-hingga-indosurya-jokowi-yang-nangis-itu-rakyat-ingin-duitnya-balik</guid><pubDate>Senin 06 Februari 2023 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759722/heboh-kasus-jiwasraya-hingga-indosurya-jokowi-yang-nangis-itu-rakyat-ingin-duitnya-balik-lNu3XZsrVi.png" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi soal Kasus Jiwasraya hingga Indosurya (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759722/heboh-kasus-jiwasraya-hingga-indosurya-jokowi-yang-nangis-itu-rakyat-ingin-duitnya-balik-lNu3XZsrVi.png</image><title>Jokowi soal Kasus Jiwasraya hingga Indosurya (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita soal kasus sektor jasa keuangan yang membuat rakyat menjadi korban. Jokowi menyebut kasus Asabri, Jiwasraya hingga Indosurya.

&quot;Saya minta betul-betul urusan asuransi utamanya pinjol, investasi dilihat betul. Jangan sampai kejadian yang sudah-sudah Asabri, Jiwasraya Rp17 triliun, Rp23 triliun. Ada lagi Indosurya, ada lagi Wanaartha. Sampe hapal saya itu karena baca, unitlink (juga),&quot; ujar Jokowi pada pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2023, Jakarta, Senin (6/2/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD Terkejut: Kita Tak Boleh Kalah!
Jokowi mendapatkan keluhan masyarakat terkait beberapa kasus tersebut. Menurut Jokowi, masyarakat hanya meminta uangnya kembali.

&quot;Ini harus mikro-mikro satu-satu diikuti karena rakyat, yang nangis itu rakyat. Rakyat itu hanya minta satu duit saya balik, uang saya balik. Karena waktu saya ke Tanah Abang ada yang nangis-nangis cerita juga kena itu. Waktu di Imlek juga sama nangis-nangis itu juga. Di Surabaya nangis-nangis itu juga.

&quot;Hati-hati semuanya yang namanya pengawasan harus lebih diintensifkan,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNC8xLzE2MTM5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jokowi menyebut bahwa pelaporan keluhan terhadap kasus jasa keuangan hingga saat ini belum juga tuntas. Jokowi mengingatkan pentingnya kepercayaan terhadap masyarakat.

&quot;Sering pelaporan keluhan, pelaporan keluhan sudah tahun 2020 sampe sekarang tahun 2023 juga belum tuntas. Gini-gini hati-hati yang kita bangun adalah trust. Kalau sudah kehilangan itu sulit membangun kembali. Saya yakin OJK yang sekarang bisa,&quot; kata Jokowi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita soal kasus sektor jasa keuangan yang membuat rakyat menjadi korban. Jokowi menyebut kasus Asabri, Jiwasraya hingga Indosurya.

&quot;Saya minta betul-betul urusan asuransi utamanya pinjol, investasi dilihat betul. Jangan sampai kejadian yang sudah-sudah Asabri, Jiwasraya Rp17 triliun, Rp23 triliun. Ada lagi Indosurya, ada lagi Wanaartha. Sampe hapal saya itu karena baca, unitlink (juga),&quot; ujar Jokowi pada pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2023, Jakarta, Senin (6/2/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD Terkejut: Kita Tak Boleh Kalah!
Jokowi mendapatkan keluhan masyarakat terkait beberapa kasus tersebut. Menurut Jokowi, masyarakat hanya meminta uangnya kembali.

&quot;Ini harus mikro-mikro satu-satu diikuti karena rakyat, yang nangis itu rakyat. Rakyat itu hanya minta satu duit saya balik, uang saya balik. Karena waktu saya ke Tanah Abang ada yang nangis-nangis cerita juga kena itu. Waktu di Imlek juga sama nangis-nangis itu juga. Di Surabaya nangis-nangis itu juga.

&quot;Hati-hati semuanya yang namanya pengawasan harus lebih diintensifkan,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNC8xLzE2MTM5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jokowi menyebut bahwa pelaporan keluhan terhadap kasus jasa keuangan hingga saat ini belum juga tuntas. Jokowi mengingatkan pentingnya kepercayaan terhadap masyarakat.

&quot;Sering pelaporan keluhan, pelaporan keluhan sudah tahun 2020 sampe sekarang tahun 2023 juga belum tuntas. Gini-gini hati-hati yang kita bangun adalah trust. Kalau sudah kehilangan itu sulit membangun kembali. Saya yakin OJK yang sekarang bisa,&quot; kata Jokowi.
</content:encoded></item></channel></rss>
