<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Tak Ingin Nasib Indonesia seperti Inggris, Kenapa?</title><description>Menteri Investasi Bahlil Lahadalia tak ingin nasib Indonesia seperti Inggris.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759756/bahlil-tak-ingin-nasib-indonesia-seperti-inggris-kenapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759756/bahlil-tak-ingin-nasib-indonesia-seperti-inggris-kenapa"/><item><title>Bahlil Tak Ingin Nasib Indonesia seperti Inggris, Kenapa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759756/bahlil-tak-ingin-nasib-indonesia-seperti-inggris-kenapa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759756/bahlil-tak-ingin-nasib-indonesia-seperti-inggris-kenapa</guid><pubDate>Senin 06 Februari 2023 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759756/bahlil-tak-ingin-nasib-indonesia-seperti-inggris-kenapa-Qw9zvbt9lU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bahlil tak ingin Indonesia bernasib sama dengan Inggris (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759756/bahlil-tak-ingin-nasib-indonesia-seperti-inggris-kenapa-Qw9zvbt9lU.jpg</image><title>Bahlil tak ingin Indonesia bernasib sama dengan Inggris (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia tak ingin nasib Indonesia seperti Inggris. Dia mengingatkan bahwa stabilitas kepemimpinan nasional sangat penting dalam mementukan nasib perekonomian.
Bahlil menjelaskan, Inggris mengalami ketidakstabilan ekonomi usai terjadinya transisi kepemimpinan. Menurutnya, akibat salah mengambil kebijakan soal pajak yang justru direspons negatif oleh pasar keuangan dan menyebabkan nilai tukar Poundsterling jadi berada di bawah Dolar.
BACA JUGA:OJK Pede Semua Tantangan Ekonomi 2023 Bisa Dimitigasi dengan Tepat
Untuk diketahui, nilai tukar Poundsterling terhadap dolar per Senin (5/2/2023) tercatat sebesar USD1,20.
&quot;Artinya yang mau saya sampaikan, hati-hati. Stabilitas kepemimpinan nasional dalam konteks membawa ekonomi itu harus betul-betul kita pikirkan,&amp;rdquo; kata Bahlil dalam Kuliah Umum bertajuk &amp;ldquo;Menggenjot Investasi di Masa Sulit&amp;rdquo;, dikutip Senin (6/2/2023).
BACA JUGA:Ekonomi China Pulih, Harga Minyak Brent dan WTI Naik 
Namun bahlil meyakini bahwa kepemimpinan Indonesia dengan semangat kolaborasinya akan mampu melewati berbagai tantangan yang disebabkan oleh melemahnya kondisi ekonomi global.


&quot;Bagaimana Indonesia? Indonesia tidak seberat seperti di global, kita  punya secercah harapan yang besar terutama dengan kolaborasi,  kehati-hatian, dan leadership,&amp;rdquo; ujarnya.
Menurut Bahlil, hal itu tercermin dari realisasi investasi tahun 2022  yang mencapai Rp1.207,2 triliun, naik 34,0% jika dibandingkan investasi  tahun 2021 atau melebihi target yang dicanangkan oleh Presiden Joko  Widodo (Jokowi) yaitu Rp1.200 triliun.
&quot;Ini syarat utama pertumbuhan ekonomi kita di atas 5%,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia tak ingin nasib Indonesia seperti Inggris. Dia mengingatkan bahwa stabilitas kepemimpinan nasional sangat penting dalam mementukan nasib perekonomian.
Bahlil menjelaskan, Inggris mengalami ketidakstabilan ekonomi usai terjadinya transisi kepemimpinan. Menurutnya, akibat salah mengambil kebijakan soal pajak yang justru direspons negatif oleh pasar keuangan dan menyebabkan nilai tukar Poundsterling jadi berada di bawah Dolar.
BACA JUGA:OJK Pede Semua Tantangan Ekonomi 2023 Bisa Dimitigasi dengan Tepat
Untuk diketahui, nilai tukar Poundsterling terhadap dolar per Senin (5/2/2023) tercatat sebesar USD1,20.
&quot;Artinya yang mau saya sampaikan, hati-hati. Stabilitas kepemimpinan nasional dalam konteks membawa ekonomi itu harus betul-betul kita pikirkan,&amp;rdquo; kata Bahlil dalam Kuliah Umum bertajuk &amp;ldquo;Menggenjot Investasi di Masa Sulit&amp;rdquo;, dikutip Senin (6/2/2023).
BACA JUGA:Ekonomi China Pulih, Harga Minyak Brent dan WTI Naik 
Namun bahlil meyakini bahwa kepemimpinan Indonesia dengan semangat kolaborasinya akan mampu melewati berbagai tantangan yang disebabkan oleh melemahnya kondisi ekonomi global.


&quot;Bagaimana Indonesia? Indonesia tidak seberat seperti di global, kita  punya secercah harapan yang besar terutama dengan kolaborasi,  kehati-hatian, dan leadership,&amp;rdquo; ujarnya.
Menurut Bahlil, hal itu tercermin dari realisasi investasi tahun 2022  yang mencapai Rp1.207,2 triliun, naik 34,0% jika dibandingkan investasi  tahun 2021 atau melebihi target yang dicanangkan oleh Presiden Joko  Widodo (Jokowi) yaitu Rp1.200 triliun.
&quot;Ini syarat utama pertumbuhan ekonomi kita di atas 5%,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
