<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Minta Pinjol, Investasi hingga Tour Haji Diawasi Harus Detail</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aktivitas pinjaman online, investasi hingga tour haji diawasi dengan ketat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759777/jokowi-minta-pinjol-investasi-hingga-tour-haji-diawasi-harus-detail</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759777/jokowi-minta-pinjol-investasi-hingga-tour-haji-diawasi-harus-detail"/><item><title>Jokowi Minta Pinjol, Investasi hingga Tour Haji Diawasi Harus Detail</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759777/jokowi-minta-pinjol-investasi-hingga-tour-haji-diawasi-harus-detail</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759777/jokowi-minta-pinjol-investasi-hingga-tour-haji-diawasi-harus-detail</guid><pubDate>Senin 06 Februari 2023 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759777/jokowi-minta-pinjol-investasi-hingga-tour-haji-diawasi-harus-detail-2VBfIP4V1b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi minta OJK awasi pinjol hingga tour haji (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759777/jokowi-minta-pinjol-investasi-hingga-tour-haji-diawasi-harus-detail-2VBfIP4V1b.jpg</image><title>Jokowi minta OJK awasi pinjol hingga tour haji (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aktivitas pinjaman online, investasi hingga tour haji diawasi dengan ketat. Dia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan perlindungan kepada masyarakat atas produk jasa keuangan.
BACA JUGA:Tenang, OJK Sebut Likuiditas Perbankan dalam Level Aman

&quot;Mengenai perlindungan, saya melihat masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan. Baik itu yang namanya asuransi, yang namanya pinjaman online, yang namanya investasi, yang namanya tour haji dan umrah, betul-betul pengawasannya harus detail,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (6/2/2023).
BACA JUGA:OJK Pede Semua Tantangan Ekonomi 2023 Bisa Dimitigasi dengan Tepat

Jokowi menekankan bahwa semua pihak khususnya OJK harus bekerja secara detil. Makro dan mikronya harus sesuai, kata Jokowi, agar keamanan terjamin.
&quot;Kita ini enggak bisa sekarang kerjanya makro. Makro iya, mikro harus detail dicek satu-satu,&quot; kata Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNy80LzE2MTY0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jokowi pun mencontohkan peristiwa besar yang menimpa Adani di India.  Dirinya memerintahkan agar kejadian Adani bisa menjadi pembelajaran.
&quot;Hati-hati ada peristiwa besar minggu kemarin Adani di India.  Makronya negara bagus, mikronya ada masalah. Mikro hanya 1 perusahaan,  Adani. kehilangan USD 120 billion, ilang. Langsung dirupiahkan 1800  triliun. Hati-hati mengenai ini,&quot; jelasnya.
Dirinya pun menekankan pentingnya pengawasan oleh OJK agar tidak  kejadian seperti Adani. Peristiwa Adani, katanya, telah menghilangkan  seperempat PDB India.
&quot;Pengawasan pengawasan pengawasan. Jangan sampai ada yang lolos  seperti itu karena goreng-gorengan 1800 triliun. Itu seperempatnya PDB  India ilang, yang terjadi apa? capital outflow. Semua keluar, Rupee  jatuh. Hati-hati mengenai ini, padahal kondisi makronya bagus,&quot; ungkap  Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aktivitas pinjaman online, investasi hingga tour haji diawasi dengan ketat. Dia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan perlindungan kepada masyarakat atas produk jasa keuangan.
BACA JUGA:Tenang, OJK Sebut Likuiditas Perbankan dalam Level Aman

&quot;Mengenai perlindungan, saya melihat masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan. Baik itu yang namanya asuransi, yang namanya pinjaman online, yang namanya investasi, yang namanya tour haji dan umrah, betul-betul pengawasannya harus detail,&quot; kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (6/2/2023).
BACA JUGA:OJK Pede Semua Tantangan Ekonomi 2023 Bisa Dimitigasi dengan Tepat

Jokowi menekankan bahwa semua pihak khususnya OJK harus bekerja secara detil. Makro dan mikronya harus sesuai, kata Jokowi, agar keamanan terjamin.
&quot;Kita ini enggak bisa sekarang kerjanya makro. Makro iya, mikro harus detail dicek satu-satu,&quot; kata Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNy80LzE2MTY0OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Jokowi pun mencontohkan peristiwa besar yang menimpa Adani di India.  Dirinya memerintahkan agar kejadian Adani bisa menjadi pembelajaran.
&quot;Hati-hati ada peristiwa besar minggu kemarin Adani di India.  Makronya negara bagus, mikronya ada masalah. Mikro hanya 1 perusahaan,  Adani. kehilangan USD 120 billion, ilang. Langsung dirupiahkan 1800  triliun. Hati-hati mengenai ini,&quot; jelasnya.
Dirinya pun menekankan pentingnya pengawasan oleh OJK agar tidak  kejadian seperti Adani. Peristiwa Adani, katanya, telah menghilangkan  seperempat PDB India.
&quot;Pengawasan pengawasan pengawasan. Jangan sampai ada yang lolos  seperti itu karena goreng-gorengan 1800 triliun. Itu seperempatnya PDB  India ilang, yang terjadi apa? capital outflow. Semua keluar, Rupee  jatuh. Hati-hati mengenai ini, padahal kondisi makronya bagus,&quot; ungkap  Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
