<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI Melambat di Akhir 2022, Ini Penyebabnya</title><description>Ekonomi Indonesia melambat di akhir 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759813/ekonomi-ri-melambat-di-akhir-2022-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759813/ekonomi-ri-melambat-di-akhir-2022-ini-penyebabnya"/><item><title>Ekonomi RI Melambat di Akhir 2022, Ini Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759813/ekonomi-ri-melambat-di-akhir-2022-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759813/ekonomi-ri-melambat-di-akhir-2022-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Senin 06 Februari 2023 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759813/ekonomi-ri-melambat-di-akhir-2022-ini-penyebabnya-dzE7E8if7O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi RI melambat di akhir 2022 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759813/ekonomi-ri-melambat-di-akhir-2022-ini-penyebabnya-dzE7E8if7O.jpg</image><title>Ekonomi RI melambat di akhir 2022 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Indonesia melambat di akhir 2022. Di tengah ketidakpastian global, perekonomian Indonesia tumbuh solid 5,01% di triwulan IV-2022 secara year-on-year (yoy).
Secara kumulatif (c-to-c), pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan I hingga triwulan IV-2022 dibandingkan triwulan I hingga triwulan IV-2021 tumbuh 5,31%.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2022 Capai 5,31%

&quot;Untuk produk domestik bruto (PDB) Indonesia, atas dasar harga berlaku (ADHB) adalah sebesar Rp5.114,9 triliun,&quot; ujar Margo dalam rilis resmi Statistik di Jakarta, Senin (6/2/2023).
Kemudian, bila dilihat atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat PDB RI Rp2.988,6 triliun di triwulan IV-2022.
BACA JUGA:Masyarakat Tenang! Jokowi Bawa Kabar Baik untuk Ekonomi Indonesia 2023

Capaian pertumbuhan sebesar 5,31% ini lebih tinggi dibanding capaian tahun 2021 yang mengalami pertumbuhan sebesar 3,70%. Hanya saja, pertumbuhan ini dinilainya lebih rendah dari pertumbuhan triwulan III-2022 yang tumbuh 5,72%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDA5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Secara yoy, dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan  Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 16,99%,&quot; ungkap  Margo.
Sementara itu, secara kumulatif dari sisi produksi, pertumbuhan  tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan  sebesar 19,87%.
&quot;Dari sisi pengeluaran, secara yoy, pertumbuhan tertinggi dicapai  oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 16,28%,&quot; pungkas Margo.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ekonomi Indonesia melambat di akhir 2022. Di tengah ketidakpastian global, perekonomian Indonesia tumbuh solid 5,01% di triwulan IV-2022 secara year-on-year (yoy).
Secara kumulatif (c-to-c), pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan I hingga triwulan IV-2022 dibandingkan triwulan I hingga triwulan IV-2021 tumbuh 5,31%.
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2022 Capai 5,31%

&quot;Untuk produk domestik bruto (PDB) Indonesia, atas dasar harga berlaku (ADHB) adalah sebesar Rp5.114,9 triliun,&quot; ujar Margo dalam rilis resmi Statistik di Jakarta, Senin (6/2/2023).
Kemudian, bila dilihat atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat PDB RI Rp2.988,6 triliun di triwulan IV-2022.
BACA JUGA:Masyarakat Tenang! Jokowi Bawa Kabar Baik untuk Ekonomi Indonesia 2023

Capaian pertumbuhan sebesar 5,31% ini lebih tinggi dibanding capaian tahun 2021 yang mengalami pertumbuhan sebesar 3,70%. Hanya saja, pertumbuhan ini dinilainya lebih rendah dari pertumbuhan triwulan III-2022 yang tumbuh 5,72%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDA5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Secara yoy, dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan  Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 16,99%,&quot; ungkap  Margo.
Sementara itu, secara kumulatif dari sisi produksi, pertumbuhan  tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan  sebesar 19,87%.
&quot;Dari sisi pengeluaran, secara yoy, pertumbuhan tertinggi dicapai  oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 16,28%,&quot; pungkas Margo.</content:encoded></item></channel></rss>
