<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringatan! Mendag Larang Minyakita Dijual Online</title><description>Zulkifli Hasan melarang penjualan online minyak goreng kemasan murah, Minyakita</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759884/peringatan-mendag-larang-minyakita-dijual-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759884/peringatan-mendag-larang-minyakita-dijual-online"/><item><title>Peringatan! Mendag Larang Minyakita Dijual Online</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759884/peringatan-mendag-larang-minyakita-dijual-online</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759884/peringatan-mendag-larang-minyakita-dijual-online</guid><pubDate>Senin 06 Februari 2023 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759884/peringatan-mendag-larang-minyakita-dijual-online-Fbr2SE4r54.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Larang Minyakita Dijual Online. (Foto: Okezone.com/Kemenda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759884/peringatan-mendag-larang-minyakita-dijual-online-Fbr2SE4r54.jpg</image><title>Mendag Larang Minyakita Dijual Online. (Foto: Okezone.com/Kemenda)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melarang penjualan online minyak goreng kemasan murah, Minyakita. Menurutnya, hal tersebut berpotensi dijual kembali dengan harga lebih tinggi.
&quot;Tadi saya temukan ada pedagang yang menjual Minyakita. Saya tanya dapat dari mana, ternyata dari perantara. Dia jual Rp15 ribu. Padahal harga eceran terendahnya Rp14 ribu,&quot; kata Mendag, saat meninjau harga bahan-bahan kebutuhan pokok di Pasar Krampung, Jalan Tambakrejo Surabaya, dikutip dari Antara, Senin (6/2/2023).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pasokan Minyakita Siap Banjiri Pasar Rp14.000/Kg, Belinya Pakai KTP Ya!
Dalam pantauan Mendag di salah satu pasar tradisional wilayah Kota Surabaya itu, harga bahan-bahan kebutuhan pokok terbilang stabil kecuali minyak goreng kemasan.
Menurut dia, kenaikan harga minyak goreng kemasan terjadi serentak di berbagai wilayah Indonesia, menyusul kelangkaan &quot;Minyakita&quot;.
&quot;Kami sudah selidiki. Minyakita ini harganya yang paling murah, yaitu sesuai harga eceran terendah Rp14 ribu. Kelangkaannya terjadi karena ibu-ibu yang biasanya membeli minyak kemasan bermerek semuanya beralih ke Minyakita,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mendag: Sekarang Beli Minyakita Harus Pakai KTP, Jangan Diborong
Ditambah penjualannya secara daring serta tersedia di pasar-pasar modern membuat Minyakita cepat ludes terbeli.
&quot;Hasil rapat minggu lalu dan juga tadi memutuskan dua hal. Pertama jualan daring tidak boleh lagi. Diutamakan penjualannya ke pasar-pasar rakyat. Belinya harus pakai KTP seperti dulu lagi agar tidak ada yang memborong untuk menjualnya lagi dengan harga lebih tinggi,&quot; ujar Mendag.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNi80LzE2MjEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kedua, lanjut Mendag, jatah atau pasokan Minyakita ditambah.
&quot;Kalau dulu jatahnya 300 ribu ton satu bulan. Sekarang naik jadi 450 ribu ton satu bulan. Mudah-mudahan Minyakita paling lambat seminggu mendatang beredar lagi memenuhi pasar-pasar rakyat,&quot; kata dia.
Mendag Zulkifli Hasan menargetkan dalam waktu dua pekan mendatang peredaran</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melarang penjualan online minyak goreng kemasan murah, Minyakita. Menurutnya, hal tersebut berpotensi dijual kembali dengan harga lebih tinggi.
&quot;Tadi saya temukan ada pedagang yang menjual Minyakita. Saya tanya dapat dari mana, ternyata dari perantara. Dia jual Rp15 ribu. Padahal harga eceran terendahnya Rp14 ribu,&quot; kata Mendag, saat meninjau harga bahan-bahan kebutuhan pokok di Pasar Krampung, Jalan Tambakrejo Surabaya, dikutip dari Antara, Senin (6/2/2023).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pasokan Minyakita Siap Banjiri Pasar Rp14.000/Kg, Belinya Pakai KTP Ya!
Dalam pantauan Mendag di salah satu pasar tradisional wilayah Kota Surabaya itu, harga bahan-bahan kebutuhan pokok terbilang stabil kecuali minyak goreng kemasan.
Menurut dia, kenaikan harga minyak goreng kemasan terjadi serentak di berbagai wilayah Indonesia, menyusul kelangkaan &quot;Minyakita&quot;.
&quot;Kami sudah selidiki. Minyakita ini harganya yang paling murah, yaitu sesuai harga eceran terendah Rp14 ribu. Kelangkaannya terjadi karena ibu-ibu yang biasanya membeli minyak kemasan bermerek semuanya beralih ke Minyakita,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mendag: Sekarang Beli Minyakita Harus Pakai KTP, Jangan Diborong
Ditambah penjualannya secara daring serta tersedia di pasar-pasar modern membuat Minyakita cepat ludes terbeli.
&quot;Hasil rapat minggu lalu dan juga tadi memutuskan dua hal. Pertama jualan daring tidak boleh lagi. Diutamakan penjualannya ke pasar-pasar rakyat. Belinya harus pakai KTP seperti dulu lagi agar tidak ada yang memborong untuk menjualnya lagi dengan harga lebih tinggi,&quot; ujar Mendag.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNi80LzE2MjEyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kedua, lanjut Mendag, jatah atau pasokan Minyakita ditambah.
&quot;Kalau dulu jatahnya 300 ribu ton satu bulan. Sekarang naik jadi 450 ribu ton satu bulan. Mudah-mudahan Minyakita paling lambat seminggu mendatang beredar lagi memenuhi pasar-pasar rakyat,&quot; kata dia.
Mendag Zulkifli Hasan menargetkan dalam waktu dua pekan mendatang peredaran</content:encoded></item></channel></rss>
