<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pedagang Pasar: Harga Beras Masih Mahal hingga Panen Raya</title><description>Pedagang pasar menyebut harga beras masih mahal hingga panen raya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759927/pedagang-pasar-harga-beras-masih-mahal-hingga-panen-raya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759927/pedagang-pasar-harga-beras-masih-mahal-hingga-panen-raya"/><item><title>Pedagang Pasar: Harga Beras Masih Mahal hingga Panen Raya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759927/pedagang-pasar-harga-beras-masih-mahal-hingga-panen-raya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/06/320/2759927/pedagang-pasar-harga-beras-masih-mahal-hingga-panen-raya</guid><pubDate>Senin 06 Februari 2023 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759927/pedagang-pasar-harga-beras-masih-mahal-hingga-panen-raya-bxej5H92vH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga beras masih mahal hingga panen raya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/06/320/2759927/pedagang-pasar-harga-beras-masih-mahal-hingga-panen-raya-bxej5H92vH.jpg</image><title>Harga beras masih mahal hingga panen raya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pedagang pasar menyebut harga beras masih mahal hingga panen raya. Pedagang memproyeksi kenaikan harga beras yang terjadi masih akan berlangsung hingga panen raya Maret 2023 mendatang.
BACA JUGA:Kenaikan Harga Beras, Ini Curhatan Para Pedagang

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia atau DPP IKAPPI mengatakan, para pedagang masih merasa sulit menjual beras jenis lain sesuai harga pasaran. Ditambah lagi adanya beras impor, pembeli cenderung memilih beras impor yang relatif lebih murah.
&quot;Tidak bisa di pungkiri, tidak bisa dihindari bahwa (harga) beras tetap di atas harga eceran tertinggi sampai panen raya akan terjadi. Dampaknya, para pedagang kesulitan (menjualnya) apalagi ada tambahan beras impor, itu juga menjadi kendala,&quot; ujar Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (6/2/2023).
BACA JUGA:Pedagang Sepakat, Harga Beras Bulog Dijual Tak Boleh di Atas Rp8.900/Kg

Oleh sebab itu, IKAPPI memberikan catatan untuk Bulog yakni harus benar-benar menyelesaikan persoalan lonjakan harga beras yang sedang terjadi saat ini agar pedagang dan pembeli tidak merasa dirugikan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC8xLzE2MjA2Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Persoalan beras ini bisa diatasi, tetapi memang faktanya Bulog tidak  bisa menyelesaikan persoalan beras dengan baik, penyerapannya tidak  maksimal sehingga harganya relatif tinggi,&quot; tegasnya.
Dalam permasalahan ini, Reynaldi meminta Bulog untuk fokus dalam  mengurus permasalahan beras saja. Namun demikian, IKAPPI tetap  mengapresiasi langkah Bulog untuk melakukan operasi pengendalian harga  beras, sehingga harga tidak melambung terlalu tinggi dan stok tetap ada  di pasar.
&quot;Fokus saja soal beras tidak usah ngurus yang lain. Kami berharap  Bulog dapat melaksanakan tugasnya untuk melakukan penyerapan terhadap  beras petani di panen raya bulan depan,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pedagang pasar menyebut harga beras masih mahal hingga panen raya. Pedagang memproyeksi kenaikan harga beras yang terjadi masih akan berlangsung hingga panen raya Maret 2023 mendatang.
BACA JUGA:Kenaikan Harga Beras, Ini Curhatan Para Pedagang

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia atau DPP IKAPPI mengatakan, para pedagang masih merasa sulit menjual beras jenis lain sesuai harga pasaran. Ditambah lagi adanya beras impor, pembeli cenderung memilih beras impor yang relatif lebih murah.
&quot;Tidak bisa di pungkiri, tidak bisa dihindari bahwa (harga) beras tetap di atas harga eceran tertinggi sampai panen raya akan terjadi. Dampaknya, para pedagang kesulitan (menjualnya) apalagi ada tambahan beras impor, itu juga menjadi kendala,&quot; ujar Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (6/2/2023).
BACA JUGA:Pedagang Sepakat, Harga Beras Bulog Dijual Tak Boleh di Atas Rp8.900/Kg

Oleh sebab itu, IKAPPI memberikan catatan untuk Bulog yakni harus benar-benar menyelesaikan persoalan lonjakan harga beras yang sedang terjadi saat ini agar pedagang dan pembeli tidak merasa dirugikan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC8xLzE2MjA2Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Persoalan beras ini bisa diatasi, tetapi memang faktanya Bulog tidak  bisa menyelesaikan persoalan beras dengan baik, penyerapannya tidak  maksimal sehingga harganya relatif tinggi,&quot; tegasnya.
Dalam permasalahan ini, Reynaldi meminta Bulog untuk fokus dalam  mengurus permasalahan beras saja. Namun demikian, IKAPPI tetap  mengapresiasi langkah Bulog untuk melakukan operasi pengendalian harga  beras, sehingga harga tidak melambung terlalu tinggi dan stok tetap ada  di pasar.
&quot;Fokus saja soal beras tidak usah ngurus yang lain. Kami berharap  Bulog dapat melaksanakan tugasnya untuk melakukan penyerapan terhadap  beras petani di panen raya bulan depan,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
