<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Minta BI Tak Naikkan Suku Bunga Lagi</title><description>Pengusaha minta Bank Indonesia tidak menaikkan suku bunga acuan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/07/320/2760607/pengusaha-minta-bi-tak-naikkan-suku-bunga-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/07/320/2760607/pengusaha-minta-bi-tak-naikkan-suku-bunga-lagi"/><item><title>Pengusaha Minta BI Tak Naikkan Suku Bunga Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/07/320/2760607/pengusaha-minta-bi-tak-naikkan-suku-bunga-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/07/320/2760607/pengusaha-minta-bi-tak-naikkan-suku-bunga-lagi</guid><pubDate>Selasa 07 Februari 2023 14:55 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/07/320/2760607/pengusaha-minta-bi-tak-naikkan-suku-bunga-lagi-v1MqwX4PDl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengusaha minta BI tak naikkan suku bunga (Foot: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/07/320/2760607/pengusaha-minta-bi-tak-naikkan-suku-bunga-lagi-v1MqwX4PDl.jpg</image><title>Pengusaha minta BI tak naikkan suku bunga (Foot: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha minta Bank Indonesia tidak menaikkan suku bunga acuan. Pengusaha menilai respons BI menaikkan suku bunga demi mengendalikan inflasi akan membebani ekonomi.
BACA JUGA:Rupiah Perkasa terhadap Dolas AS Usai Bank Indonesia Optimisi Ekonomi RI Tumbuh 5%

Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Ajib Hamdani meminta BI jangan selalu menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi.
&quot;Bicara soal sektor moneter, pemerintah seharusnya tidak mengendalikan inflasi hanya dengan terus menaikkan suku bunga acuan karena ketika suku bunga terus naik yang terkorbankan adalah sisi pertumbuhan  ekonominya dan ini kemudian kita lihat bagaimana di kuartal 4 kemarin tumbuhnya hanya 5,01% kuartalnya,&quot; jelas Ajib dalam Market Review hari ini, Selasa (7/2/2023).
BACA JUGA:Suku Bunga Bank Indonesia Diprediksi Naik ke 6% di 2023

Dia menambahkan, rekomendasi lainnya yaitu pemerintah harus lebih mengoptimalkan sektor fiskal untuk bisa memberikan daya ungkit maksimal terhadap sektor intervensi sehingga dapat tumbuh dengan baik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNC80LzE1MzY4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Terakhir, lanjut Ajib, yaitu sektor riil. Ia menilai, pemerintah  seharusnya lebih memperhatikan sektor riil agar investasi yang mengalir  mampu menyerap tenaga kerja dengan maksimal
&quot;Nah, ketika pemerintah bisa menjaga stabilitas dari sektor konsumsi  ini maka saya pikir 2023 kita menghadapi potensi yang cukup baik. Memang  pertumbuhan ekonomi akan cenderung melandai ketika dibandingkan 2022  tetapi saya yakin ekonomi kita masih bisa tumbuh positif bahkan angka  4,9% sampai 5,1% masih  dapat tercapai,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha minta Bank Indonesia tidak menaikkan suku bunga acuan. Pengusaha menilai respons BI menaikkan suku bunga demi mengendalikan inflasi akan membebani ekonomi.
BACA JUGA:Rupiah Perkasa terhadap Dolas AS Usai Bank Indonesia Optimisi Ekonomi RI Tumbuh 5%

Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Ajib Hamdani meminta BI jangan selalu menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi.
&quot;Bicara soal sektor moneter, pemerintah seharusnya tidak mengendalikan inflasi hanya dengan terus menaikkan suku bunga acuan karena ketika suku bunga terus naik yang terkorbankan adalah sisi pertumbuhan  ekonominya dan ini kemudian kita lihat bagaimana di kuartal 4 kemarin tumbuhnya hanya 5,01% kuartalnya,&quot; jelas Ajib dalam Market Review hari ini, Selasa (7/2/2023).
BACA JUGA:Suku Bunga Bank Indonesia Diprediksi Naik ke 6% di 2023

Dia menambahkan, rekomendasi lainnya yaitu pemerintah harus lebih mengoptimalkan sektor fiskal untuk bisa memberikan daya ungkit maksimal terhadap sektor intervensi sehingga dapat tumbuh dengan baik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNC80LzE1MzY4OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Terakhir, lanjut Ajib, yaitu sektor riil. Ia menilai, pemerintah  seharusnya lebih memperhatikan sektor riil agar investasi yang mengalir  mampu menyerap tenaga kerja dengan maksimal
&quot;Nah, ketika pemerintah bisa menjaga stabilitas dari sektor konsumsi  ini maka saya pikir 2023 kita menghadapi potensi yang cukup baik. Memang  pertumbuhan ekonomi akan cenderung melandai ketika dibandingkan 2022  tetapi saya yakin ekonomi kita masih bisa tumbuh positif bahkan angka  4,9% sampai 5,1% masih  dapat tercapai,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
