<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BLT Bukan Buat Orang Kaya, Anak Buah Sri Mulyani Pastikan Tepat Sasaran</title><description>Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa tetap disalurkan pada 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/08/320/2761316/blt-bukan-buat-orang-kaya-anak-buah-sri-mulyani-pastikan-tepat-sasaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/08/320/2761316/blt-bukan-buat-orang-kaya-anak-buah-sri-mulyani-pastikan-tepat-sasaran"/><item><title>BLT Bukan Buat Orang Kaya, Anak Buah Sri Mulyani Pastikan Tepat Sasaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/08/320/2761316/blt-bukan-buat-orang-kaya-anak-buah-sri-mulyani-pastikan-tepat-sasaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/08/320/2761316/blt-bukan-buat-orang-kaya-anak-buah-sri-mulyani-pastikan-tepat-sasaran</guid><pubDate>Rabu 08 Februari 2023 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/08/320/2761316/blt-bukan-buat-orang-kaya-anak-buah-sri-mulyani-pastikan-tepat-sasaran-CN251QtxqQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BLT tetap sasaran (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/08/320/2761316/blt-bukan-buat-orang-kaya-anak-buah-sri-mulyani-pastikan-tepat-sasaran-CN251QtxqQ.jpg</image><title>BLT tetap sasaran (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa tetap disalurkan pada 2023. BLT bukan buat orang kaya sehingga Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kemenkeu memastikan alokasi BLT dari dana desa 2023 akan tepat sasaran ke masyarakat.
BACA JUGA:Deretan BLT Cair di Februari 2023, Ada Bansos PKH

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Luky Alfirman menyampaikan calon penerima BLT adalah keluarga miskin ekstrem yang didasarkan atas data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia.
&amp;ldquo;Untuk ketepatan penerima BLT, kami akan pakai data terupdate dari P3KE Kemenko PMK,&amp;rdquo; ujar Luky dilansir dari Antara, Rabu (8/2/2023).
BACA JUGA:Bansos PKH 2023 Cair Lagi, Ada BLT Anak Sekolah Rp4,4 Juta 

Dia mengatakan, pihaknya mengalokasikan minimal 10% dan maksimal 25% dari dana desa atau sebesar Rp17,0 triliun untuk program perlindungan sosial berupa BLT. Secara total DJPK mengalokasikan sebesar Rp70 triliun untuk dana desa pada 2023.
&amp;ldquo;Kami mengalokasikan sebesar Rp70 triliun, sebesar Rp68 triliun berdasarkan tahun anggaran sebelumnya, tahun 2022 kami punya alokasi tambahan Rp2 triliun ,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDA5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain untuk BLT, dia menyampaikan dana desa 2023 diprioritaskan  untuk program ketahanan pangan dan hewani minimal 20% atau sebesar  Rp13,6 triliun, serta dana operasional pemerintah desa maksimal 3% atau  sebesar Rp2,04 triliun.
Selanjutnya, prioritas lainnya untuk program kesehatan termasuk  penanganan stunting dan penyertaan modal kepada badan usaha milik desa  (BUMD).
Pada  2023 ini, DJPK menyempurnakan kebijakan anggaran dana desa  dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing desa, performance based,  dan sinergi penggunaan dana melalui penilaian kinerja desa.
Pada 2022 penyaluran dana desa mencapai Rp67,9 triliun, atau turun 5,5% yoy, dari sebelumnya sebesar Rp71,9 triliun pada 2021.
Selain itu, DJPK melaporkan penyaluran dana transfer ke daerah (TKD)  mencapai Rp816,2 triliun pada 2022, atau meningkat 3,9% year on year  (yoy) dibandingkan sebesar Rp785,7 triliun pada 2021.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa tetap disalurkan pada 2023. BLT bukan buat orang kaya sehingga Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kemenkeu memastikan alokasi BLT dari dana desa 2023 akan tepat sasaran ke masyarakat.
BACA JUGA:Deretan BLT Cair di Februari 2023, Ada Bansos PKH

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Luky Alfirman menyampaikan calon penerima BLT adalah keluarga miskin ekstrem yang didasarkan atas data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia.
&amp;ldquo;Untuk ketepatan penerima BLT, kami akan pakai data terupdate dari P3KE Kemenko PMK,&amp;rdquo; ujar Luky dilansir dari Antara, Rabu (8/2/2023).
BACA JUGA:Bansos PKH 2023 Cair Lagi, Ada BLT Anak Sekolah Rp4,4 Juta 

Dia mengatakan, pihaknya mengalokasikan minimal 10% dan maksimal 25% dari dana desa atau sebesar Rp17,0 triliun untuk program perlindungan sosial berupa BLT. Secara total DJPK mengalokasikan sebesar Rp70 triliun untuk dana desa pada 2023.
&amp;ldquo;Kami mengalokasikan sebesar Rp70 triliun, sebesar Rp68 triliun berdasarkan tahun anggaran sebelumnya, tahun 2022 kami punya alokasi tambahan Rp2 triliun ,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC80LzE2MDA5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain untuk BLT, dia menyampaikan dana desa 2023 diprioritaskan  untuk program ketahanan pangan dan hewani minimal 20% atau sebesar  Rp13,6 triliun, serta dana operasional pemerintah desa maksimal 3% atau  sebesar Rp2,04 triliun.
Selanjutnya, prioritas lainnya untuk program kesehatan termasuk  penanganan stunting dan penyertaan modal kepada badan usaha milik desa  (BUMD).
Pada  2023 ini, DJPK menyempurnakan kebijakan anggaran dana desa  dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing desa, performance based,  dan sinergi penggunaan dana melalui penilaian kinerja desa.
Pada 2022 penyaluran dana desa mencapai Rp67,9 triliun, atau turun 5,5% yoy, dari sebelumnya sebesar Rp71,9 triliun pada 2021.
Selain itu, DJPK melaporkan penyaluran dana transfer ke daerah (TKD)  mencapai Rp816,2 triliun pada 2022, atau meningkat 3,9% year on year  (yoy) dibandingkan sebesar Rp785,7 triliun pada 2021.</content:encoded></item></channel></rss>
