<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pariwisata RI Tak Terdampak Resesi, Bisnis Hotel Bakal Booming di 2024</title><description>Sektor pariwisata RI diproyeksi tak terdampak resesi global 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/08/470/2760994/pariwisata-ri-tak-terdampak-resesi-bisnis-hotel-bakal-booming-di-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/08/470/2760994/pariwisata-ri-tak-terdampak-resesi-bisnis-hotel-bakal-booming-di-2024"/><item><title>Pariwisata RI Tak Terdampak Resesi, Bisnis Hotel Bakal Booming di 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/08/470/2760994/pariwisata-ri-tak-terdampak-resesi-bisnis-hotel-bakal-booming-di-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/08/470/2760994/pariwisata-ri-tak-terdampak-resesi-bisnis-hotel-bakal-booming-di-2024</guid><pubDate>Rabu 08 Februari 2023 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Dovana Hasiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/08/470/2760994/pariwisata-ri-tak-terdampak-resesi-bisnis-hotel-bakal-booming-di-2024-vNGpJE78We.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bisnis hotel akan booming pada 2024 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/08/470/2760994/pariwisata-ri-tak-terdampak-resesi-bisnis-hotel-bakal-booming-di-2024-vNGpJE78We.jpg</image><title>Bisnis hotel akan booming pada 2024 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BOGOR &amp;ndash; Sektor pariwisata RI diproyeksi tak terdampak resesi global 2023. Ini menjadi angin segar bagi bisnis perhotelan yang sempat berdarah-darah diamuk pandemi COVID-19 sepanjang dua tahun kemarin.
CEO Archipelago International John Flood memproyeksi bisnis perhotelan di Indonesia diprediksi bakal melesat bak meteor alias booming pada 2024.
BACA JUGA:Tinjau Fasilitas Next Hotel Yogyakarta, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Tekankan CHSE

Menurutnya, pada 2023-2024 akan terjadi peningkatan drastis investasi properti di sektor hospitality. Jumlah tamu hotel pun akan melonjak tajam dibanding sebelumnya. Selain didorong sektor pariwisata yang kembali bergeliat di berbagai daerah, hal ini juga didukung momen pemilu.
BACA JUGA:Tinjau Next Hotel Yogyakarta, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Akomodasi Berkualitas Pacu Wisatawan Kunjungi Destinasi

&amp;ldquo;Mereka yang berkepentingan dengan pemilu akan menggelar banyak pertemuan dan acara di hotel-hotel. MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) bakal dinamis. Tentu dibarengi dengan okupansi hotel yang tinggi,&amp;rdquo; ujar John Flood, dikutip Rabu (8/2/2023).
Di sisi lain, ada faktor yang membuat dia kian optimistis adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 yang menurut prediksi Bank Indonesia (BI) di kisaran 4,5-5,3%. Kecil kemungkinan RI terdampak parah oleh resesi global.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMS8xLzE2MTkwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;BI dalam keterangan resminya menyatakan pertumbuhan ekonomi 2023  didorong melejitnya konsumsi rumah tangga maupun investasi. Mobilitas  masyarakat terus meningkat, prospek bisnis membaik dan penenaman modal  asing (PMA) meningkat diiringi tuntasnya beragam proyek strategis  nasional (PSN).
&amp;ldquo;Jadi, orang-orang akan lebih banyak bepergian. Mereka akan banyak  mengeluarkan uang termasuk untuk menginap. Bisnis pariwisata dan  hospitality secara keseluruhan akan bagus,&amp;rdquo; kata John.
Sebelumnya, Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) juga  memprediksi resesi global yang diperkirakan terjadi pada 2023 tidak akan  terlalu berdampak terhadap sektor pariwisata di Tanah Air. Kepala Humas  Astindo Madeleine Sophie mengatakan, wisatawan lokal Indonesia bakal  banyak yang melakukan perjalanan, terlebih berbagai pembatasan terkait  pandemi Covid-19 sudah semakin longgar.</description><content:encoded>BOGOR &amp;ndash; Sektor pariwisata RI diproyeksi tak terdampak resesi global 2023. Ini menjadi angin segar bagi bisnis perhotelan yang sempat berdarah-darah diamuk pandemi COVID-19 sepanjang dua tahun kemarin.
CEO Archipelago International John Flood memproyeksi bisnis perhotelan di Indonesia diprediksi bakal melesat bak meteor alias booming pada 2024.
BACA JUGA:Tinjau Fasilitas Next Hotel Yogyakarta, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Tekankan CHSE

Menurutnya, pada 2023-2024 akan terjadi peningkatan drastis investasi properti di sektor hospitality. Jumlah tamu hotel pun akan melonjak tajam dibanding sebelumnya. Selain didorong sektor pariwisata yang kembali bergeliat di berbagai daerah, hal ini juga didukung momen pemilu.
BACA JUGA:Tinjau Next Hotel Yogyakarta, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Akomodasi Berkualitas Pacu Wisatawan Kunjungi Destinasi

&amp;ldquo;Mereka yang berkepentingan dengan pemilu akan menggelar banyak pertemuan dan acara di hotel-hotel. MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) bakal dinamis. Tentu dibarengi dengan okupansi hotel yang tinggi,&amp;rdquo; ujar John Flood, dikutip Rabu (8/2/2023).
Di sisi lain, ada faktor yang membuat dia kian optimistis adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 yang menurut prediksi Bank Indonesia (BI) di kisaran 4,5-5,3%. Kecil kemungkinan RI terdampak parah oleh resesi global.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMS8xLzE2MTkwNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;BI dalam keterangan resminya menyatakan pertumbuhan ekonomi 2023  didorong melejitnya konsumsi rumah tangga maupun investasi. Mobilitas  masyarakat terus meningkat, prospek bisnis membaik dan penenaman modal  asing (PMA) meningkat diiringi tuntasnya beragam proyek strategis  nasional (PSN).
&amp;ldquo;Jadi, orang-orang akan lebih banyak bepergian. Mereka akan banyak  mengeluarkan uang termasuk untuk menginap. Bisnis pariwisata dan  hospitality secara keseluruhan akan bagus,&amp;rdquo; kata John.
Sebelumnya, Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) juga  memprediksi resesi global yang diperkirakan terjadi pada 2023 tidak akan  terlalu berdampak terhadap sektor pariwisata di Tanah Air. Kepala Humas  Astindo Madeleine Sophie mengatakan, wisatawan lokal Indonesia bakal  banyak yang melakukan perjalanan, terlebih berbagai pembatasan terkait  pandemi Covid-19 sudah semakin longgar.</content:encoded></item></channel></rss>
