<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub: Infrastruktur Transportasi di Aceh Tingkatkan Ekonomi dan Wisata</title><description>Perbaikan infrastruktur transportasi di Aceh bisa meningkatkan ekonomi dan wisata di daerah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/09/320/2761699/menhub-infrastruktur-transportasi-di-aceh-tingkatkan-ekonomi-dan-wisata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/09/320/2761699/menhub-infrastruktur-transportasi-di-aceh-tingkatkan-ekonomi-dan-wisata"/><item><title>Menhub: Infrastruktur Transportasi di Aceh Tingkatkan Ekonomi dan Wisata</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/09/320/2761699/menhub-infrastruktur-transportasi-di-aceh-tingkatkan-ekonomi-dan-wisata</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/09/320/2761699/menhub-infrastruktur-transportasi-di-aceh-tingkatkan-ekonomi-dan-wisata</guid><pubDate>Kamis 09 Februari 2023 08:39 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/09/320/2761699/menhub-infrastruktur-transportasi-di-aceh-tingkatkan-ekonomi-dan-wisata-Nh6DyGHCDM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Infrastruktur transportasi akan dorong ekonomi dan wisata daerah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/09/320/2761699/menhub-infrastruktur-transportasi-di-aceh-tingkatkan-ekonomi-dan-wisata-Nh6DyGHCDM.jpg</image><title>Infrastruktur transportasi akan dorong ekonomi dan wisata daerah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Perbaikan infrastruktur transportasi di Aceh bisa meningkatkan ekonomi dan wisata di daerah. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap dapat memacu peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Sejumlah infrastruktur transportasi yang ditinjau yaitu Pelabuhan Kuala Langsa di Provinsi Aceh dan Terminal Tipe A Paya Ilang Takengon di Kabupaten Aceh Tengah.
BACA JUGA:Infrastruktur Bikin Investasi di Luar Pulau Jawa Meroket, Ini Buktinya

Menhub mengatakan, Kemenhub tengah mempersiapkan pekerjaan pengerukan alur di Pelabuhan Kuala Langsa yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Pekerjaan ini mulai dilakukan tahun 2023 dengan kolaborasi antara Kemenhub (Direktorat KPLP, Ditjen Perhubungan Laut), Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dan PT Pelindo.
Pelabuhan Kuala Langsa akan dilakukan pengerukan  berkedalaman -5.5 mLWS, dengan estimasi volume keruk 197,7 ribu m2.
BACA JUGA:Zaman Sudah Serba Digital, Infrastruktur Harus Berbasis Teknologi

Pengerukan dilakukan untuk mendukung aspek keselamatan alur pelayaran sesuai Rencana Induk Pelabuhan, memperlancar arus konektivitas antar pelabuhan, serta meningkatkan volume pergerakan barang maupun daya saing di Pelabuhan Kuala Langsa.
&quot;Di titik Kuala Langsa terjadi pengendapan dengan kedalaman hanya 3 meter sehingga kapal tol laut tidak bisa masuk. Diharapkan dalam waktu 4-5 bulan proses pengerukan dapat dilakukan dan kapal-kapal niaga bisa keluar dan masuk Pelabuhan Kuala Langsa,&quot; ujarnya, Kamis (9/2/2023).
Menhub berharap agar pemerintah Kota Langsa dan Pemprov NAD dapat mendukung kelancaran pengerukan Pelabuhan Kuala Langsa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjMxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya, Menhub Budi juga mengunjungi Terminal Tipe A Paya Ilang  Takengon yang mulai direvitalisasi pada tahun 2021 dan telah  diselesaikan pada tahun 2022, menggunakan APBN sebesar Rp20 miliar.
Terminal ini memiliki luas sekitar 9.792 m2 dan melayani tujuan  Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, dan DKI Jakarta. Adapun fasilitas  terminal meliputi area pengendapan bus, jalur kedatangan bus, jalur  keberangkatan bus, ruang tunggu penumpang, kantor pengelola dan area  komersial.
&quot;Alhamdulillah, saya sudah mengunjungi Terminal Tipe A di Takengon  dan Bandara Rembele (Kabupaten Bener Meriah). Tempatnya indah, udaranya  sejuk, dan potensinya banyak. Ada batik yang bagus Kerawang Gayo. Disini  banyak potensi situs dan bangunan indah, tadi saya usul ke Pak Pj.  Bupati agar direnovasi untuk tempat wisata,&quot; kata Menhub.
Jumlah rata-rata kendaraan bus AKAP yang datang dan berangkat dari  Terminal Tipe A Paya Ilang sebanyak 5 bus/hari dan jumlah penumpang bus  AKAP rata-rata 107 Orang/hari.
Sedangkan rata-rata kendaraan AKDP yang datang dan berangkat adalah  23 Kendaraan/hari dan jumlah penumpang AKDP rata-rata adalah 142  orang/hari.
Pembangunan Terminal Paya Ilang Takengon diharapkan memperlancar arus  konektivitas penumpang antar provinsi maupun wilayah; meningkatkan  pertumbuhan perekonomian;  dan mendukung sektor pariwisata setempat  seperti Pantai Terong, Pantai Menye, Danau Lut Tawar, Goa Loyang Koro,  Air Terjun Mengaya, Kopi Arabica Gayo.
Lebih lanjut, Menhub Budi menyampaikan rencana pembangunan dry port  diatas lahan seluas 4 hektar dengan kolaborasi antara Pemprov Nanggroe  Aceh Darussalam, Pemkab Bener Meriah, dan Pemkab Aceh Tengah. Selain  itu, Menhub mendorong Forkopimda agar menggali potensi pariwisata tanah  Gayo.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Perbaikan infrastruktur transportasi di Aceh bisa meningkatkan ekonomi dan wisata di daerah. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap dapat memacu peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Sejumlah infrastruktur transportasi yang ditinjau yaitu Pelabuhan Kuala Langsa di Provinsi Aceh dan Terminal Tipe A Paya Ilang Takengon di Kabupaten Aceh Tengah.
BACA JUGA:Infrastruktur Bikin Investasi di Luar Pulau Jawa Meroket, Ini Buktinya

Menhub mengatakan, Kemenhub tengah mempersiapkan pekerjaan pengerukan alur di Pelabuhan Kuala Langsa yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Pekerjaan ini mulai dilakukan tahun 2023 dengan kolaborasi antara Kemenhub (Direktorat KPLP, Ditjen Perhubungan Laut), Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dan PT Pelindo.
Pelabuhan Kuala Langsa akan dilakukan pengerukan  berkedalaman -5.5 mLWS, dengan estimasi volume keruk 197,7 ribu m2.
BACA JUGA:Zaman Sudah Serba Digital, Infrastruktur Harus Berbasis Teknologi

Pengerukan dilakukan untuk mendukung aspek keselamatan alur pelayaran sesuai Rencana Induk Pelabuhan, memperlancar arus konektivitas antar pelabuhan, serta meningkatkan volume pergerakan barang maupun daya saing di Pelabuhan Kuala Langsa.
&quot;Di titik Kuala Langsa terjadi pengendapan dengan kedalaman hanya 3 meter sehingga kapal tol laut tidak bisa masuk. Diharapkan dalam waktu 4-5 bulan proses pengerukan dapat dilakukan dan kapal-kapal niaga bisa keluar dan masuk Pelabuhan Kuala Langsa,&quot; ujarnya, Kamis (9/2/2023).
Menhub berharap agar pemerintah Kota Langsa dan Pemprov NAD dapat mendukung kelancaran pengerukan Pelabuhan Kuala Langsa.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjMxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya, Menhub Budi juga mengunjungi Terminal Tipe A Paya Ilang  Takengon yang mulai direvitalisasi pada tahun 2021 dan telah  diselesaikan pada tahun 2022, menggunakan APBN sebesar Rp20 miliar.
Terminal ini memiliki luas sekitar 9.792 m2 dan melayani tujuan  Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, dan DKI Jakarta. Adapun fasilitas  terminal meliputi area pengendapan bus, jalur kedatangan bus, jalur  keberangkatan bus, ruang tunggu penumpang, kantor pengelola dan area  komersial.
&quot;Alhamdulillah, saya sudah mengunjungi Terminal Tipe A di Takengon  dan Bandara Rembele (Kabupaten Bener Meriah). Tempatnya indah, udaranya  sejuk, dan potensinya banyak. Ada batik yang bagus Kerawang Gayo. Disini  banyak potensi situs dan bangunan indah, tadi saya usul ke Pak Pj.  Bupati agar direnovasi untuk tempat wisata,&quot; kata Menhub.
Jumlah rata-rata kendaraan bus AKAP yang datang dan berangkat dari  Terminal Tipe A Paya Ilang sebanyak 5 bus/hari dan jumlah penumpang bus  AKAP rata-rata 107 Orang/hari.
Sedangkan rata-rata kendaraan AKDP yang datang dan berangkat adalah  23 Kendaraan/hari dan jumlah penumpang AKDP rata-rata adalah 142  orang/hari.
Pembangunan Terminal Paya Ilang Takengon diharapkan memperlancar arus  konektivitas penumpang antar provinsi maupun wilayah; meningkatkan  pertumbuhan perekonomian;  dan mendukung sektor pariwisata setempat  seperti Pantai Terong, Pantai Menye, Danau Lut Tawar, Goa Loyang Koro,  Air Terjun Mengaya, Kopi Arabica Gayo.
Lebih lanjut, Menhub Budi menyampaikan rencana pembangunan dry port  diatas lahan seluas 4 hektar dengan kolaborasi antara Pemprov Nanggroe  Aceh Darussalam, Pemkab Bener Meriah, dan Pemkab Aceh Tengah. Selain  itu, Menhub mendorong Forkopimda agar menggali potensi pariwisata tanah  Gayo.</content:encoded></item></channel></rss>
