<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Unilever Indonesia (UNVR) Turun 6,8% Jadi Rp5,36 Triliun pada 2022</title><description>Laba PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 6,83% menjadi Rp5,36 triliun sepanjang tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/278/2762442/laba-unilever-indonesia-unvr-turun-6-8-jadi-rp5-36-triliun-pada-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/278/2762442/laba-unilever-indonesia-unvr-turun-6-8-jadi-rp5-36-triliun-pada-2022"/><item><title>Laba Unilever Indonesia (UNVR) Turun 6,8% Jadi Rp5,36 Triliun pada 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/278/2762442/laba-unilever-indonesia-unvr-turun-6-8-jadi-rp5-36-triliun-pada-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/278/2762442/laba-unilever-indonesia-unvr-turun-6-8-jadi-rp5-36-triliun-pada-2022</guid><pubDate>Jum'at 10 Februari 2023 10:04 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/10/278/2762442/laba-unilever-indonesia-unvr-turun-6-8-jadi-rp5-36-triliun-pada-2022-dNAG9xTb18.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba UNVR turun sepanjang 2022 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/10/278/2762442/laba-unilever-indonesia-unvr-turun-6-8-jadi-rp5-36-triliun-pada-2022-dNAG9xTb18.jpg</image><title>Laba UNVR turun sepanjang 2022 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 6,83% menjadi Rp5,36 triliun sepanjang tahun 2022. Tahun 2021, laba perseroan adalah sebesar Rp5,75 triliun.
Laba ditopang penjualan bersih perseroan yang tercatat naik 4,23% menjadi Rp41,21 triliun dari sebelumnya sebesar Rp39,54 triliun. Melansir laporan keuangan, Jumat (10/2/2023), penjualan dalam negeri tercatat sebesar Rp39,47 triliun dan penjualan ekspor sebesar Rp1,74 triliun.
BACA JUGA:Unilever Indonesia (UNVR) Angkat Dua Direktur Baru

Sementara itu, berdasarkan segmen produknya, penjualan kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh mendominasi dengan kontribusi sebesar Rp27,25 triliun. Kemudian, penjualan makanan dan minuman tercatat sebesar Rp13,96 triliun.
BACA JUGA:13 Aksi Korporasi Emiten Hari Ini, Ada BRIS hingga UNVR

Presiden Direktur UNVR Ira Noviarti mengatakan, daya saing perseroan meningkat di 2022 dengan total pangsa pasar yang menguat dibandingkan tahun 2021. Ia menyebut, perseroan berhasil meningkatkan daya saing meski di tengah persaingan yang ketat dan sejumlah tantangan seperti kenaikan harga komoditas dan bahan bakar.
&amp;ldquo;Kami berhasil mengatasi berbagai rintangan yang tidak terduga, dan menjadikan 2022 sebagai awal yang baik untuk pemulihan Unilever Indonesia,&amp;rdquo; kata Ira.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia mengungkapkan, sepanjang tahun lalu perseroan terus memperkuat  fundamental bisnis menuju pertumbuhan yang kompetitif dan berkelanjutan  dengan tetap menjalankan lima prioritas strategis, yakni memperkuat dan  unlock potensi penuh dari brand-brand utama, dan memperluas dan  memperkaya portfolio ke premium dan value segment.
Selain itu, perseroan juga memperkuat kepemimpinan di channel utama  baik general trade maupun modern trade, dan channel masa depan  (e-Commerce), menerapkan E-Everything di semua lini bisnis, serta tetap  menjadi yang terdepan dalam pembangunan bisnis yang berkelanjutan.
Sejalan dengan strategi tersebut, UNVR juga meningkatkan belanja  media, meluncurkan beragam inovasi baru, dan melakukan pengembangan  pasar untuk merekrut lebih banyak konsumen dan meningkatkan konsumsi.
&amp;ldquo;Serta mentransformasi channel agar dapat melayani konsumen dengan semakin baik lagi,&amp;rdquo; ujar Ira.
Perseroan juga telah memperkuat brand-brand besarnya di 2022 dengan  cara meningkatkan investasi belanja iklan yang lebih tinggi lebih dari  30%, jika dibandingkan tahun 2021 dan meningkatkan kualitas inovasi  produk yang lebih baik.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Laba PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 6,83% menjadi Rp5,36 triliun sepanjang tahun 2022. Tahun 2021, laba perseroan adalah sebesar Rp5,75 triliun.
Laba ditopang penjualan bersih perseroan yang tercatat naik 4,23% menjadi Rp41,21 triliun dari sebelumnya sebesar Rp39,54 triliun. Melansir laporan keuangan, Jumat (10/2/2023), penjualan dalam negeri tercatat sebesar Rp39,47 triliun dan penjualan ekspor sebesar Rp1,74 triliun.
BACA JUGA:Unilever Indonesia (UNVR) Angkat Dua Direktur Baru

Sementara itu, berdasarkan segmen produknya, penjualan kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh mendominasi dengan kontribusi sebesar Rp27,25 triliun. Kemudian, penjualan makanan dan minuman tercatat sebesar Rp13,96 triliun.
BACA JUGA:13 Aksi Korporasi Emiten Hari Ini, Ada BRIS hingga UNVR

Presiden Direktur UNVR Ira Noviarti mengatakan, daya saing perseroan meningkat di 2022 dengan total pangsa pasar yang menguat dibandingkan tahun 2021. Ia menyebut, perseroan berhasil meningkatkan daya saing meski di tengah persaingan yang ketat dan sejumlah tantangan seperti kenaikan harga komoditas dan bahan bakar.
&amp;ldquo;Kami berhasil mengatasi berbagai rintangan yang tidak terduga, dan menjadikan 2022 sebagai awal yang baik untuk pemulihan Unilever Indonesia,&amp;rdquo; kata Ira.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia mengungkapkan, sepanjang tahun lalu perseroan terus memperkuat  fundamental bisnis menuju pertumbuhan yang kompetitif dan berkelanjutan  dengan tetap menjalankan lima prioritas strategis, yakni memperkuat dan  unlock potensi penuh dari brand-brand utama, dan memperluas dan  memperkaya portfolio ke premium dan value segment.
Selain itu, perseroan juga memperkuat kepemimpinan di channel utama  baik general trade maupun modern trade, dan channel masa depan  (e-Commerce), menerapkan E-Everything di semua lini bisnis, serta tetap  menjadi yang terdepan dalam pembangunan bisnis yang berkelanjutan.
Sejalan dengan strategi tersebut, UNVR juga meningkatkan belanja  media, meluncurkan beragam inovasi baru, dan melakukan pengembangan  pasar untuk merekrut lebih banyak konsumen dan meningkatkan konsumsi.
&amp;ldquo;Serta mentransformasi channel agar dapat melayani konsumen dengan semakin baik lagi,&amp;rdquo; ujar Ira.
Perseroan juga telah memperkuat brand-brand besarnya di 2022 dengan  cara meningkatkan investasi belanja iklan yang lebih tinggi lebih dari  30%, jika dibandingkan tahun 2021 dan meningkatkan kualitas inovasi  produk yang lebih baik.</content:encoded></item></channel></rss>
