<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Merosot Diserang Aksi Ambil Untung</title><description>Harga emas berjangka merosot pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762396/harga-emas-berjangka-merosot-diserang-aksi-ambil-untung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762396/harga-emas-berjangka-merosot-diserang-aksi-ambil-untung"/><item><title>Harga Emas Berjangka Merosot Diserang Aksi Ambil Untung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762396/harga-emas-berjangka-merosot-diserang-aksi-ambil-untung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762396/harga-emas-berjangka-merosot-diserang-aksi-ambil-untung</guid><pubDate>Jum'at 10 Februari 2023 08:07 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/10/320/2762396/harga-emas-berjangka-merosot-diserang-aksi-ambil-untung-0OnwHqKB7Z.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/10/320/2762396/harga-emas-berjangka-merosot-diserang-aksi-ambil-untung-0OnwHqKB7Z.jpeg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka merosot pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas turun karena aksi ambil untung dari kenaikan selama tiga sesi berturut-turut karena para investor menimbang sinyal hawkish kebijakan moneter dari Federal Reserve, namun dolar yang lebih lemah menahan kerugian lebih lanjut.
Melansir Antara, Jumat (10/2/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD12,20 atau 0,65% menjadi USD1.878,50 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Dibanderol Rp1.033.000 per Gram

Banyak pejabat Fed berbicara tentang kebijakan moneter minggu ini, dengan semuanya meningkatkan prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut. Sementara Ketua Fed Jerome Powell mencatat kemajuan baru-baru ini terhadap inflasi, dia memperingatkan bahwa pasar pekerjaan yang kuat dan inflasi yang kaku dapat mengundang lebih banyak kenaikan suku bunga.
Gubernur Federal Reserve Christopher Waller mengatakan dalam pidatonya di Arkansas State University pada Rabu (8/2/2023) bahwa Fed harus bersiap untuk perjuangan yang lebih lama buat menurunkan inflasi, dan suku bunga harus tetap tinggi untuk beberapa waktu.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Makin Bersinar

Prospek suku bunga AS yang lebih tinggi menjadi pertanda buruk bagi aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas, mengingat hal itu meningkatkan peluang kerugian untuk memegang aset tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, dolar AS melemah pada Kamis (9/2/2023) setelah data  menunjukkan kenaikan klaim pengangguran AS pekan lalu. Indeks dolar,  yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun 0,18%  menjadi 103,2330, menahan kerugian emas lebih lanjut.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal  AS naik 13.000 menjadi 196.000 dalam pekan yang berakhir 4 Februari,  sedikit mendukung emas.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 27,7 sen atau  1,24% menjadi USD22,143 per ounce. Platinum untuk pengiriman April  merosot USD23 atau 2,33% menjadi USD964,20 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka merosot pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Harga emas turun karena aksi ambil untung dari kenaikan selama tiga sesi berturut-turut karena para investor menimbang sinyal hawkish kebijakan moneter dari Federal Reserve, namun dolar yang lebih lemah menahan kerugian lebih lanjut.
Melansir Antara, Jumat (10/2/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD12,20 atau 0,65% menjadi USD1.878,50 per ounce.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Makin Mahal, Hari Ini Dibanderol Rp1.033.000 per Gram

Banyak pejabat Fed berbicara tentang kebijakan moneter minggu ini, dengan semuanya meningkatkan prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut. Sementara Ketua Fed Jerome Powell mencatat kemajuan baru-baru ini terhadap inflasi, dia memperingatkan bahwa pasar pekerjaan yang kuat dan inflasi yang kaku dapat mengundang lebih banyak kenaikan suku bunga.
Gubernur Federal Reserve Christopher Waller mengatakan dalam pidatonya di Arkansas State University pada Rabu (8/2/2023) bahwa Fed harus bersiap untuk perjuangan yang lebih lama buat menurunkan inflasi, dan suku bunga harus tetap tinggi untuk beberapa waktu.
BACA JUGA:Harga Emas Berjangka Makin Bersinar

Prospek suku bunga AS yang lebih tinggi menjadi pertanda buruk bagi aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas, mengingat hal itu meningkatkan peluang kerugian untuk memegang aset tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, dolar AS melemah pada Kamis (9/2/2023) setelah data  menunjukkan kenaikan klaim pengangguran AS pekan lalu. Indeks dolar,  yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun 0,18%  menjadi 103,2330, menahan kerugian emas lebih lanjut.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal  AS naik 13.000 menjadi 196.000 dalam pekan yang berakhir 4 Februari,  sedikit mendukung emas.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 27,7 sen atau  1,24% menjadi USD22,143 per ounce. Platinum untuk pengiriman April  merosot USD23 atau 2,33% menjadi USD964,20 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
