<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ungkap 2 Masalah yang Buat Harga Pangan Dunia Naik Drastis</title><description>Jokowi membeberkan dua masalah utama yang mengakibatkan harga pangan naik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762524/jokowi-ungkap-2-masalah-yang-buat-harga-pangan-dunia-naik-drastis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762524/jokowi-ungkap-2-masalah-yang-buat-harga-pangan-dunia-naik-drastis"/><item><title>Jokowi Ungkap 2 Masalah yang Buat Harga Pangan Dunia Naik Drastis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762524/jokowi-ungkap-2-masalah-yang-buat-harga-pangan-dunia-naik-drastis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762524/jokowi-ungkap-2-masalah-yang-buat-harga-pangan-dunia-naik-drastis</guid><pubDate>Jum'at 10 Februari 2023 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/10/320/2762524/jokowi-ungkap-2-masalah-yang-buat-harga-pangan-dunia-naik-drastis-VspDxd8CLQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/10/320/2762524/jokowi-ungkap-2-masalah-yang-buat-harga-pangan-dunia-naik-drastis-VspDxd8CLQ.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan dua masalah utama yang mengakibatkan harga pangan naik. Di mana hampir di semua negara harga pangan naik drastis.
&quot;Hampir di semua negara sekarang ini harga pangan naik sangat drastis sekali. Problemnya adalah karena perubahan iklim, yang kedua adalah masalah pupuk,&quot; kata Jokowi saat meresmikan Pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (10/2/2023).
BACA JUGA:Resmikan Pabrik Pupuk di Aceh, Presiden Jokowi Kesal Setop Produksi Gegara Gas

Dia menjelaskan bahwa permasalahan pupuk diakibatkan konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Dan kedua negara tersebut merupakan produsen pupuk dunia terbesar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOS80LzE2MjM3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Karena perang di Ukraina, karena produsen pupuk Rusia, produsen pupuk Ukraina itu sangat gede sekali dan itu mengguncangkan sisi pertanian hampir semua negara. Produksi produksivitas menjadi turun akhirnya outputnya berkurang, harga menjadi naik,&quot; ujar Jokowi.
BACA JUGA:Ada 3 Aturan Baru, Jokowi Percepat Infrastruktur di IKN

Akibat konflik tersebut, lanjut Jokowi harga naik. Padahal kebutuhan pupuk di Indonesia 13,5 juta ton dan baru terpenuhi 3,5 juta ton.Dia mengakui saat berkunjung ke daerah-daerah selalu mendengarkan keluhan-keluhan dari para petani karena mahalnya harga pupuk.
&quot;Itu saya rasakan akhir-akhir ini setiap saya ke desa, setiap saya masuk ke sawah ketemu petani selalu yang disampaikan adalah &amp;lsquo;pak pupuk ga ada, pak pupuk harga tinggi&amp;rsquo;. kalau ga ada, kalau suplainya turun artinya harga pasti naik otomatis. Apalagi yang bersubsidi. Inilah problem besar kita yang harus kita atasi,&quot; pungkas Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan dua masalah utama yang mengakibatkan harga pangan naik. Di mana hampir di semua negara harga pangan naik drastis.
&quot;Hampir di semua negara sekarang ini harga pangan naik sangat drastis sekali. Problemnya adalah karena perubahan iklim, yang kedua adalah masalah pupuk,&quot; kata Jokowi saat meresmikan Pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (10/2/2023).
BACA JUGA:Resmikan Pabrik Pupuk di Aceh, Presiden Jokowi Kesal Setop Produksi Gegara Gas

Dia menjelaskan bahwa permasalahan pupuk diakibatkan konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Dan kedua negara tersebut merupakan produsen pupuk dunia terbesar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOS80LzE2MjM3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Karena perang di Ukraina, karena produsen pupuk Rusia, produsen pupuk Ukraina itu sangat gede sekali dan itu mengguncangkan sisi pertanian hampir semua negara. Produksi produksivitas menjadi turun akhirnya outputnya berkurang, harga menjadi naik,&quot; ujar Jokowi.
BACA JUGA:Ada 3 Aturan Baru, Jokowi Percepat Infrastruktur di IKN

Akibat konflik tersebut, lanjut Jokowi harga naik. Padahal kebutuhan pupuk di Indonesia 13,5 juta ton dan baru terpenuhi 3,5 juta ton.Dia mengakui saat berkunjung ke daerah-daerah selalu mendengarkan keluhan-keluhan dari para petani karena mahalnya harga pupuk.
&quot;Itu saya rasakan akhir-akhir ini setiap saya ke desa, setiap saya masuk ke sawah ketemu petani selalu yang disampaikan adalah &amp;lsquo;pak pupuk ga ada, pak pupuk harga tinggi&amp;rsquo;. kalau ga ada, kalau suplainya turun artinya harga pasti naik otomatis. Apalagi yang bersubsidi. Inilah problem besar kita yang harus kita atasi,&quot; pungkas Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
