<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Perusahaan di Purwakarta Kabur karena Tingginya Upah</title><description>Empat perusahaan di Purwakarta kabur karena tingginya upah buruh.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762542/4-perusahaan-di-purwakarta-kabur-karena-tingginya-upah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762542/4-perusahaan-di-purwakarta-kabur-karena-tingginya-upah"/><item><title>4 Perusahaan di Purwakarta Kabur karena Tingginya Upah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762542/4-perusahaan-di-purwakarta-kabur-karena-tingginya-upah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/10/320/2762542/4-perusahaan-di-purwakarta-kabur-karena-tingginya-upah</guid><pubDate>Jum'at 10 Februari 2023 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Irwan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/10/320/2762542/4-perusahaan-di-purwakarta-kabur-karena-tingginya-upah-6Tv6Lpw8B3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 Perusahaan kabur karna UMP Terlalu tinggi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/10/320/2762542/4-perusahaan-di-purwakarta-kabur-karena-tingginya-upah-6Tv6Lpw8B3.jpg</image><title>4 Perusahaan kabur karna UMP Terlalu tinggi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Empat perusahaan di Purwakarta kabur karena tingginya upah buruh. Perusahaan yang bergerak di sektor padat karya di Purwakarta, Jawa Barat ini tutup.
Hal ini disebabkan karena menurunnya pesanan order, mahalnya bahan baku hingga tingginya upah minimum kabupaten atau UMK.
BACA JUGA:Tak Mampu Bayar Upah Pekerja, 14 Pabrik Garmen Angkat Kaki dari Jabar

PT Starpia menjadi salah satu perusahaan yang gulung tikar akibat tingginya UMK sejak (1/4/2022) lalu. Perusahaan ini berdiri di jalan raya Sadang-Subang, tepatnya di wilayah Kecamatan Cempaka, Purwakarta.
BACA JUGA:14 Pabrik Garmen Bakal Angkat Kaki dari Jawa Barat Gegara Upah Terlalu Tinggi

Menurut data dinas tenaga kerja dan transmigrasi atau disnakertrans kabupaten Purwakarta, sebelum resmi tutup perusahaan ini melakukan efisiensi atau pengurangan tenaga kerja. Hal ini yang menyebabkan saat tutup hanya tersisa 40 tenaga kerja dari ribuan tenaga kerja sebelumnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain PT Starpia, di tahun yang sama tiga perusahaan lainnya juga  tutup, yakni PT. NSS Indonesia, PT. HS Apparel dan PT Sripri Wiring  System. Di mana ketiga perusahaan tersebut sama dengan PT Starpia di  sektor padat karya.
Sementara itu, jumlah buruh di Purwakarta yang terkena PHK di tahun  2022 berjumlah 2.844 orang. Jumlah tersebut selain dari 4 (empat)  perusahaan yang tutup juga dari 2 (dua) perusahaan yang kolaps.
Adapun penyebab lain empat perusahaan tersebut gulung tikar dan  kolaps di antaranya, selain sepi order dan mahalnya bahan baku juga  tingginya UMK Purwakarta sebesar 4 juta 4 ratus ribu rupiah.</description><content:encoded>JAKARTA - Empat perusahaan di Purwakarta kabur karena tingginya upah buruh. Perusahaan yang bergerak di sektor padat karya di Purwakarta, Jawa Barat ini tutup.
Hal ini disebabkan karena menurunnya pesanan order, mahalnya bahan baku hingga tingginya upah minimum kabupaten atau UMK.
BACA JUGA:Tak Mampu Bayar Upah Pekerja, 14 Pabrik Garmen Angkat Kaki dari Jabar

PT Starpia menjadi salah satu perusahaan yang gulung tikar akibat tingginya UMK sejak (1/4/2022) lalu. Perusahaan ini berdiri di jalan raya Sadang-Subang, tepatnya di wilayah Kecamatan Cempaka, Purwakarta.
BACA JUGA:14 Pabrik Garmen Bakal Angkat Kaki dari Jawa Barat Gegara Upah Terlalu Tinggi

Menurut data dinas tenaga kerja dan transmigrasi atau disnakertrans kabupaten Purwakarta, sebelum resmi tutup perusahaan ini melakukan efisiensi atau pengurangan tenaga kerja. Hal ini yang menyebabkan saat tutup hanya tersisa 40 tenaga kerja dari ribuan tenaga kerja sebelumnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selain PT Starpia, di tahun yang sama tiga perusahaan lainnya juga  tutup, yakni PT. NSS Indonesia, PT. HS Apparel dan PT Sripri Wiring  System. Di mana ketiga perusahaan tersebut sama dengan PT Starpia di  sektor padat karya.
Sementara itu, jumlah buruh di Purwakarta yang terkena PHK di tahun  2022 berjumlah 2.844 orang. Jumlah tersebut selain dari 4 (empat)  perusahaan yang tutup juga dari 2 (dua) perusahaan yang kolaps.
Adapun penyebab lain empat perusahaan tersebut gulung tikar dan  kolaps di antaranya, selain sepi order dan mahalnya bahan baku juga  tingginya UMK Purwakarta sebesar 4 juta 4 ratus ribu rupiah.</content:encoded></item></channel></rss>
