<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Bahlil: Tanpa UU Cipta Kerja, RI Tak Bisa Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik</title><description>Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK) memiliki peranan penting untuk kendaraan listrik di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2763862/menteri-bahlil-tanpa-uu-cipta-kerja-ri-tak-bisa-bangun-ekosistem-kendaraan-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2763862/menteri-bahlil-tanpa-uu-cipta-kerja-ri-tak-bisa-bangun-ekosistem-kendaraan-listrik"/><item><title>Menteri Bahlil: Tanpa UU Cipta Kerja, RI Tak Bisa Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2763862/menteri-bahlil-tanpa-uu-cipta-kerja-ri-tak-bisa-bangun-ekosistem-kendaraan-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2763862/menteri-bahlil-tanpa-uu-cipta-kerja-ri-tak-bisa-bangun-ekosistem-kendaraan-listrik</guid><pubDate>Senin 13 Februari 2023 09:31 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/13/320/2763862/menteri-bahlil-tanpa-uu-cipta-kerja-ri-tak-bisa-bangun-ekosistem-kendaraan-listrik-urqHg5ESI1.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/13/320/2763862/menteri-bahlil-tanpa-uu-cipta-kerja-ri-tak-bisa-bangun-ekosistem-kendaraan-listrik-urqHg5ESI1.JPG</image><title>Menteri investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK) memiliki peranan penting untuk kendaraan listrik di Indonesia.

Menurut Bahlil, tanpa adanya UU CK, Indonesia tidak akan bisa membangun ekosistem kendaraan listrik.

&quot;Kalau tidak ada UU CK, tidak bisa membangun ekosistem baterai kendaraan listrik,&quot; Kata Bahlil saat menjadi pembicara dalam acara kuliah umum yang bertajuk &amp;ldquo;Implikasi Cipta Kerja Mendorong Investasi di Daerah&amp;rdquo; di Universitas Lampung, dilansir dari keterangan tertulis, Senin (13/2/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Jadi Incaran Investor Global, Bahlil: Kondisi Indonesia Lagi Bagus-bagusnya
Bahlil menerangkan untuk membuat kendaraan listrik dibutuhkan baterai. Di mana salah satu bahan utama untuk membuat baterai adalah nikel.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMS84LzE2MTkxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Indonesia adalah penghasil nikel kedua terbesar di dunia. Beberapa investasi besar masuk di bidang ini kalau tidak ada UU CK mereka tidak bisa masuk,&amp;rdquo; terang Bahlil.

Dia menambahkan, UU CK merupakan upaya untuk dapat memberikan kemudahan perizinan bagi perusahaan yang hendak menanamkan modalnya di Indonesia sehingga bisa melakukan hilirisasi.

&amp;ldquo;Tujuan UU CK ini untuk menjadi solusi dari aturan yang tumpang tindih agar perizinan cepat dilakukan. UU CK memancing investor datang menanamkan modalnya dan untuk hilirisasi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK) memiliki peranan penting untuk kendaraan listrik di Indonesia.

Menurut Bahlil, tanpa adanya UU CK, Indonesia tidak akan bisa membangun ekosistem kendaraan listrik.

&quot;Kalau tidak ada UU CK, tidak bisa membangun ekosistem baterai kendaraan listrik,&quot; Kata Bahlil saat menjadi pembicara dalam acara kuliah umum yang bertajuk &amp;ldquo;Implikasi Cipta Kerja Mendorong Investasi di Daerah&amp;rdquo; di Universitas Lampung, dilansir dari keterangan tertulis, Senin (13/2/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Jadi Incaran Investor Global, Bahlil: Kondisi Indonesia Lagi Bagus-bagusnya
Bahlil menerangkan untuk membuat kendaraan listrik dibutuhkan baterai. Di mana salah satu bahan utama untuk membuat baterai adalah nikel.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMS84LzE2MTkxNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Indonesia adalah penghasil nikel kedua terbesar di dunia. Beberapa investasi besar masuk di bidang ini kalau tidak ada UU CK mereka tidak bisa masuk,&amp;rdquo; terang Bahlil.

Dia menambahkan, UU CK merupakan upaya untuk dapat memberikan kemudahan perizinan bagi perusahaan yang hendak menanamkan modalnya di Indonesia sehingga bisa melakukan hilirisasi.

&amp;ldquo;Tujuan UU CK ini untuk menjadi solusi dari aturan yang tumpang tindih agar perizinan cepat dilakukan. UU CK memancing investor datang menanamkan modalnya dan untuk hilirisasi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
