<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sinyal Ekonomi Melambat, Rupiah Melemah Lawan Dolar AS ke Rp15.212/USD</title><description>Nilai tukar rupiah melemah 78 point di level Rp15.212 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2764226/sinyal-ekonomi-melambat-rupiah-melemah-lawan-dolar-as-ke-rp15-212-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2764226/sinyal-ekonomi-melambat-rupiah-melemah-lawan-dolar-as-ke-rp15-212-usd"/><item><title>Sinyal Ekonomi Melambat, Rupiah Melemah Lawan Dolar AS ke Rp15.212/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2764226/sinyal-ekonomi-melambat-rupiah-melemah-lawan-dolar-as-ke-rp15-212-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2764226/sinyal-ekonomi-melambat-rupiah-melemah-lawan-dolar-as-ke-rp15-212-usd</guid><pubDate>Senin 13 Februari 2023 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/13/320/2764226/sinyal-ekonomi-melambat-rupiah-melemah-lawan-dolar-as-ke-rp15-212-usd-KRujUyVLSo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/13/320/2764226/sinyal-ekonomi-melambat-rupiah-melemah-lawan-dolar-as-ke-rp15-212-usd-KRujUyVLSo.jpg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah melemah 78 point di level Rp15.212 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Senin (13/2/2023).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah ini dipicu oleh proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyebut pertumbuhan ekonomi global akan tumbuh melambat menjadi 2,9% pada 2023.
BACA JUGA:Rupiah Kian Melemah Lawan Dolar AS ke Rp15.140/USD

&quot;Pasar terus memantau perkembangan pemulihan ekonomi Indonesia di tahun 2023.  IMF sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada 2022 akan mencapai 3,4% dan tumbuh melambat menjadi 2,9% di tahun ini,&quot; ujar Ibrahim dalam rilisnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMS80LzE2MjQ3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut dia ancaman resesi global perlu diwaspadai. Pasalnya, resesi global berpotensi menurunkan permintaan ekspor karena menurunnya permintaan global dan risiko kenaikan harga bahan baku impor.
BACA JUGA:Bagikan Momen Akrab dengan Nadiem Karim, Sri Mulyani: Dia Ingin Fotonya Saya Unggah

Maka itu, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah antisipasi dan terdapat beberapa sektor yang perlu diperkuat dan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di 2023 salah satunya adalah sektor manufaktur.&quot;Selain itu, dalam jangka pendek, penguatan pasar domestik termasuk kemudahan produksi di dalam negeri menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini,&quot; tuturnya.
Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (13/2/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.200 - Rp 15.280.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah melemah 78 point di level Rp15.212 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Senin (13/2/2023).
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah ini dipicu oleh proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyebut pertumbuhan ekonomi global akan tumbuh melambat menjadi 2,9% pada 2023.
BACA JUGA:Rupiah Kian Melemah Lawan Dolar AS ke Rp15.140/USD

&quot;Pasar terus memantau perkembangan pemulihan ekonomi Indonesia di tahun 2023.  IMF sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada 2022 akan mencapai 3,4% dan tumbuh melambat menjadi 2,9% di tahun ini,&quot; ujar Ibrahim dalam rilisnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMS80LzE2MjQ3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut dia ancaman resesi global perlu diwaspadai. Pasalnya, resesi global berpotensi menurunkan permintaan ekspor karena menurunnya permintaan global dan risiko kenaikan harga bahan baku impor.
BACA JUGA:Bagikan Momen Akrab dengan Nadiem Karim, Sri Mulyani: Dia Ingin Fotonya Saya Unggah

Maka itu, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah antisipasi dan terdapat beberapa sektor yang perlu diperkuat dan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di 2023 salah satunya adalah sektor manufaktur.&quot;Selain itu, dalam jangka pendek, penguatan pasar domestik termasuk kemudahan produksi di dalam negeri menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini,&quot; tuturnya.
Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (13/2/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp 15.200 - Rp 15.280.</content:encoded></item></channel></rss>
