<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: Dana Pensiun BUMN Minus Rp9,8 Triliun, Meledak Jika Tidak Diintervensi</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir menyebut dana pensiun (dapen) BUMN minus Rp9,8 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2764375/erick-thohir-dana-pensiun-bumn-minus-rp9-8-triliun-meledak-jika-tidak-diintervensi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2764375/erick-thohir-dana-pensiun-bumn-minus-rp9-8-triliun-meledak-jika-tidak-diintervensi"/><item><title>Erick Thohir: Dana Pensiun BUMN Minus Rp9,8 Triliun, Meledak Jika Tidak Diintervensi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2764375/erick-thohir-dana-pensiun-bumn-minus-rp9-8-triliun-meledak-jika-tidak-diintervensi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/320/2764375/erick-thohir-dana-pensiun-bumn-minus-rp9-8-triliun-meledak-jika-tidak-diintervensi</guid><pubDate>Senin 13 Februari 2023 20:56 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/13/320/2764375/erick-thohir-dana-pensiun-bumn-minus-rp9-8-triliun-meledak-jika-tidak-diintervensi-0D6Ow1owZt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir sebut dapen BUMN bagai bom waktu (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/13/320/2764375/erick-thohir-dana-pensiun-bumn-minus-rp9-8-triliun-meledak-jika-tidak-diintervensi-0D6Ow1owZt.jpg</image><title>Erick Thohir sebut dapen BUMN bagai bom waktu (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir menyebut dana pensiun (dapen) BUMN minus Rp9,8 triliun. Bahkan Erick menyebut dapen BUMN tinggal menunggu bom waktu saja.
Menurutnya jika tidak diintervensi, kasus dapen BUMN akan meledak. Dia memperkirakan kondisi ini terjadi dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depannya.
BACA JUGA:Erick Thohir Contek Kanada dan Singapura Benahi Dana Pensiun BUMN

&quot;Ini akan ledakan 1,2 tahun ke depan, kalau tak ada intervensi hari ini,&quot; ungkap Erick saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, (12/2/2023).
Adapun defisit Rp9,8 triliun lantaran 65% BUMN tidak mengelola depannya secara baik dan tidak transparan. Sementara, 35% lainnya masuk dalam daftar dapen yang sehat.
BACA JUGA:Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Uang Pensiunan sang Jenderal Hangus?

&quot;Ini sangat besar yang terdiri dari mayoritas BUMN yang ada. Setidaknya, hanya 35% yang sehat, sisanya belum sehat (65%),&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMS80LzE2MTkxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Mantan bos Inter Milan itu juga menegaskan bahwa dapen BUMN sudah  masuk dalam 'lampu kuning' alias kondisi yang mengkhawatirkan. Meski  begitu, pemegang saham tengah membidik  'buku biru' terkait petunjuk  teknis pengelolaan dapen BUMN.
Targetnya, mekanisme teknis pengelolaan dapen perusahaan pelat merah itu rampung pada Maret 2023.
&quot;Februari-Maret ini sedang kami buat buku biru petunjuk teknis  bagaimana pengelolaan dapen yang benar, jangan sampai investasi yang  dilakukan dapen ini bodong lagi,&quot; kata dia.
Terkait pembenahan pengelolaan dapen BUMN, Erick sendiri mengacu pada  sistem atau tata kelola perusahaan di negara lain. Dua negara yang  menjadi studi percontohan (benchmarking) Kementerian BUMN adalah Canada  hingga Singapura.
&amp;ldquo;Kita sudah coba benchmarking jangan sampai kita lakukan pembenahan  tanpa melihat apa yang di negara lain. Jadi kita sudah liat bagaimana  struktur yang ada di Kanada hingga Singapura,&amp;rdquo; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri BUMN Erick Thohir menyebut dana pensiun (dapen) BUMN minus Rp9,8 triliun. Bahkan Erick menyebut dapen BUMN tinggal menunggu bom waktu saja.
Menurutnya jika tidak diintervensi, kasus dapen BUMN akan meledak. Dia memperkirakan kondisi ini terjadi dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depannya.
BACA JUGA:Erick Thohir Contek Kanada dan Singapura Benahi Dana Pensiun BUMN

&quot;Ini akan ledakan 1,2 tahun ke depan, kalau tak ada intervensi hari ini,&quot; ungkap Erick saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, (12/2/2023).
Adapun defisit Rp9,8 triliun lantaran 65% BUMN tidak mengelola depannya secara baik dan tidak transparan. Sementara, 35% lainnya masuk dalam daftar dapen yang sehat.
BACA JUGA:Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Uang Pensiunan sang Jenderal Hangus?

&quot;Ini sangat besar yang terdiri dari mayoritas BUMN yang ada. Setidaknya, hanya 35% yang sehat, sisanya belum sehat (65%),&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wMS80LzE2MTkxNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Mantan bos Inter Milan itu juga menegaskan bahwa dapen BUMN sudah  masuk dalam 'lampu kuning' alias kondisi yang mengkhawatirkan. Meski  begitu, pemegang saham tengah membidik  'buku biru' terkait petunjuk  teknis pengelolaan dapen BUMN.
Targetnya, mekanisme teknis pengelolaan dapen perusahaan pelat merah itu rampung pada Maret 2023.
&quot;Februari-Maret ini sedang kami buat buku biru petunjuk teknis  bagaimana pengelolaan dapen yang benar, jangan sampai investasi yang  dilakukan dapen ini bodong lagi,&quot; kata dia.
Terkait pembenahan pengelolaan dapen BUMN, Erick sendiri mengacu pada  sistem atau tata kelola perusahaan di negara lain. Dua negara yang  menjadi studi percontohan (benchmarking) Kementerian BUMN adalah Canada  hingga Singapura.
&amp;ldquo;Kita sudah coba benchmarking jangan sampai kita lakukan pembenahan  tanpa melihat apa yang di negara lain. Jadi kita sudah liat bagaimana  struktur yang ada di Kanada hingga Singapura,&amp;rdquo; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
