<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3.323 Hotel Dijual di Situs Online, Ada yang Harganya Rp75 Juta</title><description>Ribuan hotel dijual di situs online dengan harga yang beragam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/470/2764362/3-323-hotel-dijual-di-situs-online-ada-yang-harganya-rp75-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/470/2764362/3-323-hotel-dijual-di-situs-online-ada-yang-harganya-rp75-juta"/><item><title>3.323 Hotel Dijual di Situs Online, Ada yang Harganya Rp75 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/470/2764362/3-323-hotel-dijual-di-situs-online-ada-yang-harganya-rp75-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/13/470/2764362/3-323-hotel-dijual-di-situs-online-ada-yang-harganya-rp75-juta</guid><pubDate>Senin 13 Februari 2023 20:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/13/470/2764362/3-323-hotel-dijual-di-situs-online-ada-yang-harganya-rp75-juta-Xc1QNZ3ugI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ribuan hotel dijual (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/13/470/2764362/3-323-hotel-dijual-di-situs-online-ada-yang-harganya-rp75-juta-Xc1QNZ3ugI.jpg</image><title>Ribuan hotel dijual (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ribuan hotel dijual di situs online dengan harga yang beragam. Ribuan hotel dijual sebagai dampak dari sepinya bisnis perhotelan selama pandemi Covid-19.
Adapun hotel yang akhirnya harus dijual mulai dari harga Rp75 juta hingga Rp9 triliun. Berdasarkan penelusuran MPI di laman Lamudi.co.id pada Senin (13/2/2023), ada sebanyak 3.323 hotel yang ditawarkan di laman tersebut.
BACA JUGA:PPKM Dicabut, PHRI Optimistis Okupansi Hotel Berbintang Tembus 83 Juta Orang di 2023

Bali menjadi provinsi terbanyak yang menjual hotel dengan 1.133 unit. Disusul oleh Jawa Barat sebanyak 547 unit hotel.
Sementara Jawa Timur menempati urutan ketiga dengan 448 unit disusul DKI Jakarta dan Yogyakarta berturut-turut sebanyak 399 unit dan 369 unit.
BACA JUGA:Heboh! Hotel Berbintang Dijual di Online, dari Rp750 Miliar hingga Rp2,5 Triliun

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Bidang Hotel Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Iswandi Said mengatakan, fenomena tersebut tidak lepas dari adanya Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNi80LzE2MjE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurutnya, meningkatnya hotel yang dijual disebabkan oleh banyaknya  pengelola hotel yang keberatan menanggung beban cicilan yang tertunda  pada saat masa pandemi.
&quot;Kondisi seperti itu tidak serta-merta bisa diatasi dengan masuknya  kita ke era endemi, karena relaksasi dari bank sekarang sudah berhenti  jadi sekarang ini kita harus mulai membayar cicilan lagi seperti normal,  malah kita harus mengcover 2 tahun yang sudah diberikan kesempatan cuti  untuk tidak bayar cicilan itu kan ditumpuk ke belakang semua,&quot; kata  Iswandi.
Namun menurutnya hal tersebut tidak bisa dipukul rata, tidak semua  kasusnya seperti itu, tetapi menurut catatannya, salah satu pendorong  utamanya merupakan hal tersebut.
&quot;Dalam pantauan saya mereka keberatan di sana dan itu sekarang dengan  adanya kondisi membaik, ada investor yang berminat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ribuan hotel dijual di situs online dengan harga yang beragam. Ribuan hotel dijual sebagai dampak dari sepinya bisnis perhotelan selama pandemi Covid-19.
Adapun hotel yang akhirnya harus dijual mulai dari harga Rp75 juta hingga Rp9 triliun. Berdasarkan penelusuran MPI di laman Lamudi.co.id pada Senin (13/2/2023), ada sebanyak 3.323 hotel yang ditawarkan di laman tersebut.
BACA JUGA:PPKM Dicabut, PHRI Optimistis Okupansi Hotel Berbintang Tembus 83 Juta Orang di 2023

Bali menjadi provinsi terbanyak yang menjual hotel dengan 1.133 unit. Disusul oleh Jawa Barat sebanyak 547 unit hotel.
Sementara Jawa Timur menempati urutan ketiga dengan 448 unit disusul DKI Jakarta dan Yogyakarta berturut-turut sebanyak 399 unit dan 369 unit.
BACA JUGA:Heboh! Hotel Berbintang Dijual di Online, dari Rp750 Miliar hingga Rp2,5 Triliun

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Bidang Hotel Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Iswandi Said mengatakan, fenomena tersebut tidak lepas dari adanya Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNi80LzE2MjE1Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menurutnya, meningkatnya hotel yang dijual disebabkan oleh banyaknya  pengelola hotel yang keberatan menanggung beban cicilan yang tertunda  pada saat masa pandemi.
&quot;Kondisi seperti itu tidak serta-merta bisa diatasi dengan masuknya  kita ke era endemi, karena relaksasi dari bank sekarang sudah berhenti  jadi sekarang ini kita harus mulai membayar cicilan lagi seperti normal,  malah kita harus mengcover 2 tahun yang sudah diberikan kesempatan cuti  untuk tidak bayar cicilan itu kan ditumpuk ke belakang semua,&quot; kata  Iswandi.
Namun menurutnya hal tersebut tidak bisa dipukul rata, tidak semua  kasusnya seperti itu, tetapi menurut catatannya, salah satu pendorong  utamanya merupakan hal tersebut.
&quot;Dalam pantauan saya mereka keberatan di sana dan itu sekarang dengan  adanya kondisi membaik, ada investor yang berminat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
