<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Santap Kaisen Hitsumabushi Jepang, Sri Mulyani: Kayak Nasi Uduk</title><description>Sri Mulyani membagikan momen menikmati sajian original Kaisen Hitsumabushi di pasar ikan Tsukiji, Tokyo, Jepang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/14/320/2764747/santap-kaisen-hitsumabushi-jepang-sri-mulyani-kayak-nasi-uduk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/14/320/2764747/santap-kaisen-hitsumabushi-jepang-sri-mulyani-kayak-nasi-uduk"/><item><title>Santap Kaisen Hitsumabushi Jepang, Sri Mulyani: Kayak Nasi Uduk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/14/320/2764747/santap-kaisen-hitsumabushi-jepang-sri-mulyani-kayak-nasi-uduk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/14/320/2764747/santap-kaisen-hitsumabushi-jepang-sri-mulyani-kayak-nasi-uduk</guid><pubDate>Selasa 14 Februari 2023 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/14/320/2764747/santap-kaisen-hitsumabushi-jepang-sri-mulyani-kayak-nasi-uduk-gnBFowIAaC.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani. (Foto: Instagram/smindrawati)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/14/320/2764747/santap-kaisen-hitsumabushi-jepang-sri-mulyani-kayak-nasi-uduk-gnBFowIAaC.JPG</image><title>Sri Mulyani. (Foto: Instagram/smindrawati)</title></images><description>TOKYO - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati membagikan momen menikmati sajian original Kaisen Hitsumabushi di pasar ikan Tsukiji, Tokyo, Jepang.

&quot;Kemarin pagi tiba di Tokyo masih sangat dini. Saya diajak sarapan langsung oleh Pak Dubes Heri Akhmadi dan istri ke warung di gang kecil di pasar ikan Tsukiji - Tokyo yang menyajikan Original Kaisen Hitsumabushi yaitu nasi putih di atasnya ditabur potongan ikan dan telur ikan mentah segar disajikan di mangkuk terbuat dari bambu,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Tokyo, Selasa (14/2/2023).

Chef dan sekaligus pemilik warung tersebut menunjukkan cara makan Kaisen.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Dapat Setoran Pajak Digital Rp10,7 Triliun
Di mana caranya yaitu nasi ikan tersebut diaduk dengan kecap asin dan wasabi.

Menurut Sri, hidangan ini lezat dan menimbulkan energi melawan dingin dan mengantuk setelah terbang semalaman.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC80LzE2MjAyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kalau di Indonesia, sarapan pagi ini ibarat nasi uduk, atau nasi campur,&quot; ucap Sri.

Di Tsukiji, sebut dia, juga ramai orang antre untuk makan mie rebus (ramen), yang makannya sambil berdiri di trotoar.

Hal itu karena tidak disediakan tempat duduk, hanya meja panjang yang setinggi dada.

&quot;Nampaknya orang Jepang senang sarapan cepat saji mi rebus, hangat dan guruh serta praktis. Cocok untuk mereka yang tergesa sibuk sebelum masuk kerja. Mirip di Indonesia ya warung nasi dan warung mi rebus,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>TOKYO - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati membagikan momen menikmati sajian original Kaisen Hitsumabushi di pasar ikan Tsukiji, Tokyo, Jepang.

&quot;Kemarin pagi tiba di Tokyo masih sangat dini. Saya diajak sarapan langsung oleh Pak Dubes Heri Akhmadi dan istri ke warung di gang kecil di pasar ikan Tsukiji - Tokyo yang menyajikan Original Kaisen Hitsumabushi yaitu nasi putih di atasnya ditabur potongan ikan dan telur ikan mentah segar disajikan di mangkuk terbuat dari bambu,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Tokyo, Selasa (14/2/2023).

Chef dan sekaligus pemilik warung tersebut menunjukkan cara makan Kaisen.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Sri Mulyani Dapat Setoran Pajak Digital Rp10,7 Triliun
Di mana caranya yaitu nasi ikan tersebut diaduk dengan kecap asin dan wasabi.

Menurut Sri, hidangan ini lezat dan menimbulkan energi melawan dingin dan mengantuk setelah terbang semalaman.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC80LzE2MjAyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kalau di Indonesia, sarapan pagi ini ibarat nasi uduk, atau nasi campur,&quot; ucap Sri.

Di Tsukiji, sebut dia, juga ramai orang antre untuk makan mie rebus (ramen), yang makannya sambil berdiri di trotoar.

Hal itu karena tidak disediakan tempat duduk, hanya meja panjang yang setinggi dada.

&quot;Nampaknya orang Jepang senang sarapan cepat saji mi rebus, hangat dan guruh serta praktis. Cocok untuk mereka yang tergesa sibuk sebelum masuk kerja. Mirip di Indonesia ya warung nasi dan warung mi rebus,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
