<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamen BUMN: Soetta dan Ngurah Rai Tak Kalah dari Bandara Changi</title><description>Bandara Internasional Soetta dan Bandara Internasional Gusti Ngurah Rai, Bali ditargetkan bisa menyayingi bandara internasional di Asia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/14/320/2765022/wamen-bumn-soetta-dan-ngurah-rai-tak-kalah-dari-bandara-changi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/14/320/2765022/wamen-bumn-soetta-dan-ngurah-rai-tak-kalah-dari-bandara-changi"/><item><title>Wamen BUMN: Soetta dan Ngurah Rai Tak Kalah dari Bandara Changi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/14/320/2765022/wamen-bumn-soetta-dan-ngurah-rai-tak-kalah-dari-bandara-changi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/14/320/2765022/wamen-bumn-soetta-dan-ngurah-rai-tak-kalah-dari-bandara-changi</guid><pubDate>Selasa 14 Februari 2023 20:53 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/14/320/2765022/wamen-bumn-soetta-dan-ngurah-rai-tak-kalah-dari-bandara-changi-sjjNfCMuFe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Soetta dan Ngurah Rai cari investor baru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/14/320/2765022/wamen-bumn-soetta-dan-ngurah-rai-tak-kalah-dari-bandara-changi-sjjNfCMuFe.jpg</image><title>Bandara Soetta dan Ngurah Rai cari investor baru (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Internasional Gusti Ngurah Rai, Bali ditargetkan bisa menyayingi bandara internasional di Asia.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan, pemerintah berupaya menaikan status Bandara Soetta dan Ngurah Rai sebagai bandara internasional yang masuk lima besar bandara terbaik di Asia.
BACA JUGA:Bandara Soetta dan Ngurah Rai Cari Investor Baru
&quot;Kita ingin Bandara Soekarno Hatta dan Ngurah Rai ini tidak kalah dari bandara-bandara internasional lainnya, seperti Changi di Singapura atau Incheon di Korea Selatan,&quot; ungkap Tiko saat ditemui di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2023).
BACA JUGA:Penjelasan Lion Air soal 2 Pesawatnya Gagal Mendarat di Bandara Bengkulu
Untuk merealisasikan target tersebut, Kementerian BUMN akan mencari investor baru dua bandara tersebut.
Pengelolaan kedua bandara ini akan dikerjasamakan dengan Angkasa Pura I (Persero) dan Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator bandara pelat merah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC8xLzE2MDA1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan antara Kementerian BUMN dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Karena itu belum ada keputusan investor asing mana yang akan dibidik.
&quot;Kita rencananya ada kerjasama (dengan investor luar), tapi kita belum mengumumkannya terlebih dahulu,&quot; kata dia.
Saat ini Kementerian BUMN dan InJourney masih mencari skema atau model kerjasamanya. Lantaran investor yang bergabung harus mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas kedua bandara itu.
Tiko memastikan usai pembahasan dan skema kerja sama difinalisasi, pihaknya akan mengantongi izin dari pemerintah.</description><content:encoded>JAKARTA - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Internasional Gusti Ngurah Rai, Bali ditargetkan bisa menyayingi bandara internasional di Asia.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko mengatakan, pemerintah berupaya menaikan status Bandara Soetta dan Ngurah Rai sebagai bandara internasional yang masuk lima besar bandara terbaik di Asia.
BACA JUGA:Bandara Soetta dan Ngurah Rai Cari Investor Baru
&quot;Kita ingin Bandara Soekarno Hatta dan Ngurah Rai ini tidak kalah dari bandara-bandara internasional lainnya, seperti Changi di Singapura atau Incheon di Korea Selatan,&quot; ungkap Tiko saat ditemui di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2023).
BACA JUGA:Penjelasan Lion Air soal 2 Pesawatnya Gagal Mendarat di Bandara Bengkulu
Untuk merealisasikan target tersebut, Kementerian BUMN akan mencari investor baru dua bandara tersebut.
Pengelolaan kedua bandara ini akan dikerjasamakan dengan Angkasa Pura I (Persero) dan Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator bandara pelat merah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNC8xLzE2MDA1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan antara Kementerian BUMN dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Karena itu belum ada keputusan investor asing mana yang akan dibidik.
&quot;Kita rencananya ada kerjasama (dengan investor luar), tapi kita belum mengumumkannya terlebih dahulu,&quot; kata dia.
Saat ini Kementerian BUMN dan InJourney masih mencari skema atau model kerjasamanya. Lantaran investor yang bergabung harus mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas kedua bandara itu.
Tiko memastikan usai pembahasan dan skema kerja sama difinalisasi, pihaknya akan mengantongi izin dari pemerintah.</content:encoded></item></channel></rss>
