<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WIKA Gedung (WEGE) Targetkan Kontrak Baru Rp6,69 Triliun</title><description>PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan kontrak baru sebesar Rp6,69 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/278/2765325/wika-gedung-wege-targetkan-kontrak-baru-rp6-69-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/278/2765325/wika-gedung-wege-targetkan-kontrak-baru-rp6-69-triliun"/><item><title>WIKA Gedung (WEGE) Targetkan Kontrak Baru Rp6,69 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/278/2765325/wika-gedung-wege-targetkan-kontrak-baru-rp6-69-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/278/2765325/wika-gedung-wege-targetkan-kontrak-baru-rp6-69-triliun</guid><pubDate>Rabu 15 Februari 2023 12:34 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/15/278/2765325/wika-gedung-wege-targetkan-kontrak-baru-rp6-69-triliun-2j3Yu2I9wz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WEGE targetkan kontrak baru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/15/278/2765325/wika-gedung-wege-targetkan-kontrak-baru-rp6-69-triliun-2j3Yu2I9wz.jpg</image><title>WEGE targetkan kontrak baru (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan kontrak baru sebesar Rp6,69 triliun. Kontrak baru WEGE naik 22% dari realisasi Rp5,47 triliun.
Direktur Utama WEGE Hadian Pramudita mengatakan, mayoritas target perseroan berasal dari pemerintah sebesar Rp4,57 triliun atau sekitar 68,21%. Kemudian dari BUMN sebesar Rp918,60 miliar atau setara 13,72%, dan swasta sebesar Rp1,12 triliun atau setara 18,07%.
BACA JUGA:Wika Gedung (WEGE) Anggarkan Rp745 Miliar Bangun Kantor Menko Luhut di IKN

&amp;ldquo;WEGE optimis target perseroan 2023 dapat tercapai karena perseroan memiliki pasar yang jelas dan didukung strategi baik operasional maupun pemasaran dan diperkuat dengan eknologi dan inovasi yang telah dilakukan WEGE,&amp;rdquo; ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Rabu (15/2/2023).
Selain itu, WEGE menargetkan penjualan mencapai Rp5,10 triliun pada 2023. Sementara laba bersih ditargetkan menembus Rp251,36 miliar. Demi mencapai target tersebut WEGE akan mengejar proyek terutama pada pemerintah, penggunaan dan pengaplikasian BIM (Building Information Modelling) ke proyek-proyek WEGE, mengimplementasi proses manajemen risiko pada seluruh proyek WEGE, dan menjadi perusahaan dengan industri konstruksi 4.0.
BACA JUGA:WIKA Gedung (WEGE) Raup Kontrak Baru Rp4,24 Triliun hingga November 2022

Selain itu, WEGE juga akan melakukan pengembangan produk dan juga riset dan pengembangan Modular sebagai diferensiasi produk sekaligus rantai pasokan dalam bisnis utama. WEGE juga akan mengembangkan proses manajemen risiko pada seluruh proyek. WEGE juga menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp266,10 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebanyak Rp180 miliar atau 67,64% akan digunakan untuk modal yang  dialokasikan, kemudian sebanyak Rp86,10 miliar atau 32,36% untuk alokasi  Investasi Transformasi digital dan support Industri Konstruksi 4.0.  Adapun WEGE mencatatkan kontrak baru sebesar Rp5,47 triliun per Desember  2022. Capaian tersebut naik 98% dari realisasi Rp2,76 triliun pada  2021.
Pada tahun 2022, WEGE berhasil mendapatkan kontrak baru Hunian  pekerja IKN Modular dengan nilai mencapai Rp419 miliar dan proyek Gedung  Kemenko Marves sebesar Rp672 miliar. Nilai total proyek IKN yang  didapat mencapai Rp1,09 triliun. Per Desember 2022, komposisi kontrak  baru antara lain diperoleh dari proyek Gedung Fasilitas Pengembangan  Produk PT Bio Farma, dan proyek Bio Farma Renovasi Fasilitas Adenovirus  Gedung No.14.
Kemudian untuk kontrak dari sektor pendidikan terdapat proyek Gedung 1  dan 2 ITB Innovation Park (IIP) Bandung Teknopedia, dan Politeknik Ilmu  Pelayaran (PIP) Makassar, (KSO WIKA) Kemudian terdapat kontrak untuk  pembangunan rumah sakit seperti RSUD Kalideres, Proyek RS UPT Vertikal  Surabaya.
Berikutnya terdapat proyek untuk Bandara Kediri fase 2, Revitalisasi  Terminal VIP Bandara Halim, MFH Koridor dan Roof Garden di Koperbi, dan  Masjid AlHidayah Tahap 1-Bogor, Lalu terdapat pembangunan gedung KEMENKO  Paket 1 (Kemenkomarves) IKN, Resort Villa Siwa Clift Lombok Mandalika,  Stasiun KCIC Padalarang, serta Khay Ming School Surabaya serta proyek  lainnya dari lini bisnis Modular dan Konsesi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan kontrak baru sebesar Rp6,69 triliun. Kontrak baru WEGE naik 22% dari realisasi Rp5,47 triliun.
Direktur Utama WEGE Hadian Pramudita mengatakan, mayoritas target perseroan berasal dari pemerintah sebesar Rp4,57 triliun atau sekitar 68,21%. Kemudian dari BUMN sebesar Rp918,60 miliar atau setara 13,72%, dan swasta sebesar Rp1,12 triliun atau setara 18,07%.
BACA JUGA:Wika Gedung (WEGE) Anggarkan Rp745 Miliar Bangun Kantor Menko Luhut di IKN

&amp;ldquo;WEGE optimis target perseroan 2023 dapat tercapai karena perseroan memiliki pasar yang jelas dan didukung strategi baik operasional maupun pemasaran dan diperkuat dengan eknologi dan inovasi yang telah dilakukan WEGE,&amp;rdquo; ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Rabu (15/2/2023).
Selain itu, WEGE menargetkan penjualan mencapai Rp5,10 triliun pada 2023. Sementara laba bersih ditargetkan menembus Rp251,36 miliar. Demi mencapai target tersebut WEGE akan mengejar proyek terutama pada pemerintah, penggunaan dan pengaplikasian BIM (Building Information Modelling) ke proyek-proyek WEGE, mengimplementasi proses manajemen risiko pada seluruh proyek WEGE, dan menjadi perusahaan dengan industri konstruksi 4.0.
BACA JUGA:WIKA Gedung (WEGE) Raup Kontrak Baru Rp4,24 Triliun hingga November 2022

Selain itu, WEGE juga akan melakukan pengembangan produk dan juga riset dan pengembangan Modular sebagai diferensiasi produk sekaligus rantai pasokan dalam bisnis utama. WEGE juga akan mengembangkan proses manajemen risiko pada seluruh proyek. WEGE juga menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp266,10 miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebanyak Rp180 miliar atau 67,64% akan digunakan untuk modal yang  dialokasikan, kemudian sebanyak Rp86,10 miliar atau 32,36% untuk alokasi  Investasi Transformasi digital dan support Industri Konstruksi 4.0.  Adapun WEGE mencatatkan kontrak baru sebesar Rp5,47 triliun per Desember  2022. Capaian tersebut naik 98% dari realisasi Rp2,76 triliun pada  2021.
Pada tahun 2022, WEGE berhasil mendapatkan kontrak baru Hunian  pekerja IKN Modular dengan nilai mencapai Rp419 miliar dan proyek Gedung  Kemenko Marves sebesar Rp672 miliar. Nilai total proyek IKN yang  didapat mencapai Rp1,09 triliun. Per Desember 2022, komposisi kontrak  baru antara lain diperoleh dari proyek Gedung Fasilitas Pengembangan  Produk PT Bio Farma, dan proyek Bio Farma Renovasi Fasilitas Adenovirus  Gedung No.14.
Kemudian untuk kontrak dari sektor pendidikan terdapat proyek Gedung 1  dan 2 ITB Innovation Park (IIP) Bandung Teknopedia, dan Politeknik Ilmu  Pelayaran (PIP) Makassar, (KSO WIKA) Kemudian terdapat kontrak untuk  pembangunan rumah sakit seperti RSUD Kalideres, Proyek RS UPT Vertikal  Surabaya.
Berikutnya terdapat proyek untuk Bandara Kediri fase 2, Revitalisasi  Terminal VIP Bandara Halim, MFH Koridor dan Roof Garden di Koperbi, dan  Masjid AlHidayah Tahap 1-Bogor, Lalu terdapat pembangunan gedung KEMENKO  Paket 1 (Kemenkomarves) IKN, Resort Villa Siwa Clift Lombok Mandalika,  Stasiun KCIC Padalarang, serta Khay Ming School Surabaya serta proyek  lainnya dari lini bisnis Modular dan Konsesi.</content:encoded></item></channel></rss>
