<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garuda Indonesia dan Citilink Ditantang Punya 130 Pesawat</title><description>Garuda Indonesia dan Citilink ditantang punya 130 pesawat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765287/garuda-indonesia-dan-citilink-ditantang-punya-130-pesawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765287/garuda-indonesia-dan-citilink-ditantang-punya-130-pesawat"/><item><title>Garuda Indonesia dan Citilink Ditantang Punya 130 Pesawat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765287/garuda-indonesia-dan-citilink-ditantang-punya-130-pesawat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765287/garuda-indonesia-dan-citilink-ditantang-punya-130-pesawat</guid><pubDate>Rabu 15 Februari 2023 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/15/320/2765287/garuda-indonesia-dan-citilink-ditantang-punya-130-pesawat-9zqFP9XjoE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/15/320/2765287/garuda-indonesia-dan-citilink-ditantang-punya-130-pesawat-9zqFP9XjoE.jpg</image><title>Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Garuda Indonesia dan Citilink ditantang punya 130 pesawat. Kementerian BUMN menargetkan total pesawat yang dimiliki dua maskapai BUMN ini mencapai 130 hingga akhir 2023.
Saat ini, Garuda Indonesia memiliki 50 pesawat dan rencananya akan ditambah 20 pesawat baru. Sehingga total armada yang dioperasikan emiten bersandi saham GIAA itu mencapai 70 pesawat.
BACA JUGA:Harga Avtur Naik saat Musim Haji, Begini Kata Bos Garuda Indonesia

Adapun pesawat yang dioperasikan Citilink Indonesia baru sebanyak 45 armada. Dan akan diperluas jumlahnya hingga mencapai 60 pesawat.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, penambahan jumlah pesawat terbang Garuda dan Citilink masuk dalam program restrukturisasi Kementerian BUMN. Harapannya, 130 pesawat bisa terealisasi dan dioperasikan penuh tahun ini.
BACA JUGA:Khusus Haji 2023, Garuda Indonesia Tambah 2 Pesawat Boeing 777 

&quot;Garuda ada sekitar 50 pesawat dan akan kita tambah lagi 20 pesawat. Citilink ini 45 pesawat, kita akan maksimalkan ke 60 pesawat. Harapan kita di akhir 2023 kita punya 130 pesawat di Garuda dan Citilink,&quot; ungkap Tiko saat ditemui di gedung Sarinah, dikutip Rabu (15/2/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Penambahan jumlah armada pesawat kedua maskapai penerbangan itu  melalui skema sewa (leasing) dengan pihak lessor atau perusahaan penyewa  pesawat.
Garuda Indonesia sendiri menambah jumlah pesawat dengan menyewa dua  armada Boeing 777. Namun, kedua pesawat itu hanya digunakan untuk  mengangkut jamaah haji Indonesia tahun ini.
Waktu sewa kedua pesawat Boeing 777 hanya berlaku selama 3 bulan. Setelah itu, manajemen akan mengembalikan kepada pihak lessor.
Adapun total pesawat yang dibutuhkan GIAA untuk penerbangan haji sebanyak 15 armada.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Garuda Indonesia dan Citilink ditantang punya 130 pesawat. Kementerian BUMN menargetkan total pesawat yang dimiliki dua maskapai BUMN ini mencapai 130 hingga akhir 2023.
Saat ini, Garuda Indonesia memiliki 50 pesawat dan rencananya akan ditambah 20 pesawat baru. Sehingga total armada yang dioperasikan emiten bersandi saham GIAA itu mencapai 70 pesawat.
BACA JUGA:Harga Avtur Naik saat Musim Haji, Begini Kata Bos Garuda Indonesia

Adapun pesawat yang dioperasikan Citilink Indonesia baru sebanyak 45 armada. Dan akan diperluas jumlahnya hingga mencapai 60 pesawat.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, penambahan jumlah pesawat terbang Garuda dan Citilink masuk dalam program restrukturisasi Kementerian BUMN. Harapannya, 130 pesawat bisa terealisasi dan dioperasikan penuh tahun ini.
BACA JUGA:Khusus Haji 2023, Garuda Indonesia Tambah 2 Pesawat Boeing 777 

&quot;Garuda ada sekitar 50 pesawat dan akan kita tambah lagi 20 pesawat. Citilink ini 45 pesawat, kita akan maksimalkan ke 60 pesawat. Harapan kita di akhir 2023 kita punya 130 pesawat di Garuda dan Citilink,&quot; ungkap Tiko saat ditemui di gedung Sarinah, dikutip Rabu (15/2/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC80LzE1OTY1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Penambahan jumlah armada pesawat kedua maskapai penerbangan itu  melalui skema sewa (leasing) dengan pihak lessor atau perusahaan penyewa  pesawat.
Garuda Indonesia sendiri menambah jumlah pesawat dengan menyewa dua  armada Boeing 777. Namun, kedua pesawat itu hanya digunakan untuk  mengangkut jamaah haji Indonesia tahun ini.
Waktu sewa kedua pesawat Boeing 777 hanya berlaku selama 3 bulan. Setelah itu, manajemen akan mengembalikan kepada pihak lessor.
Adapun total pesawat yang dibutuhkan GIAA untuk penerbangan haji sebanyak 15 armada.</content:encoded></item></channel></rss>
