<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor Indonesia Turun Jadi USD18,44 Miliar di Januari 2023</title><description>BPS) mencatat nilai impor Indonesia mencapai USD18,44 miliar Januari di 2023. Angka tersebut turun 7,15%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765334/impor-indonesia-turun-jadi-usd18-44-miliar-di-januari-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765334/impor-indonesia-turun-jadi-usd18-44-miliar-di-januari-2023"/><item><title>Impor Indonesia Turun Jadi USD18,44 Miliar di Januari 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765334/impor-indonesia-turun-jadi-usd18-44-miliar-di-januari-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765334/impor-indonesia-turun-jadi-usd18-44-miliar-di-januari-2023</guid><pubDate>Rabu 15 Februari 2023 12:44 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/15/320/2765334/impor-indonesia-turun-jadi-usd18-44-miliar-di-januari-2023-lPMrwNGWEF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/15/320/2765334/impor-indonesia-turun-jadi-usd18-44-miliar-di-januari-2023-lPMrwNGWEF.jpg</image><title>Impor RI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia mencapai USD18,44 miliar Januari di 2023. Angka tersebut turun 7,15% dibandingkan Desember 2022 atau naik 1,27% dibandingkan Januari 2022.
Adapun impor migas Januari 2023 tercatat turun 9,21% atau senilai USD2,91 miliar dibandingkan Desember 2022 atau naik 30,36% dibandingkan Januari 2022.
BACA JUGA:Kendalikan Inflasi, BPS Minta Jaga Stok dan Distribusi Pangan

&quot;Sedangkan, impor nonmigas Januari 2023 turun 6,75% senilai USD15,54 miliar dibandingkan Desember 2022 atau turun 2,78% dibandingkan Januari 2022,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Produksi, M Habibullah dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Rabu (15/2/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Habibullah menyebut, penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar Januari 2023 dibandingkan Desember 2022 adalah mesin/peralatan mekanis dan bagiannya USD434,0 juta (14,95%). Sedangkan peningkatan terbesar adalah mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya USD215,6 juta (10,18%).
BACA JUGA:Ekspor Indonesia Turun Lagi Jadi USD22,3 Miliar di Januari 2023

Dilihat dari negaranya, pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari 2023 adalah Tiongkok USD5,32 miliar (34,24%), Jepang USD1,36 miliar (8,76%), dan Thailand USD0,90 miliar (5,76%). Sementara impor nonmigas dari ASEAN USD2,51 miliar (16,13%) dan Uni Eropa USD1,14 miliar (7,33%).&quot;Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari 2023 terhadap bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada golongan barang modal USD158,5 juta (5,66%), bahan baku/penolong USD56,3 juta (0,41%), dan barang konsumsi USD17,1 juta (1,09%),&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia mencapai USD18,44 miliar Januari di 2023. Angka tersebut turun 7,15% dibandingkan Desember 2022 atau naik 1,27% dibandingkan Januari 2022.
Adapun impor migas Januari 2023 tercatat turun 9,21% atau senilai USD2,91 miliar dibandingkan Desember 2022 atau naik 30,36% dibandingkan Januari 2022.
BACA JUGA:Kendalikan Inflasi, BPS Minta Jaga Stok dan Distribusi Pangan

&quot;Sedangkan, impor nonmigas Januari 2023 turun 6,75% senilai USD15,54 miliar dibandingkan Desember 2022 atau turun 2,78% dibandingkan Januari 2022,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Produksi, M Habibullah dalam rilis resmi BPS di Jakarta, Rabu (15/2/2023).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Habibullah menyebut, penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar Januari 2023 dibandingkan Desember 2022 adalah mesin/peralatan mekanis dan bagiannya USD434,0 juta (14,95%). Sedangkan peningkatan terbesar adalah mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya USD215,6 juta (10,18%).
BACA JUGA:Ekspor Indonesia Turun Lagi Jadi USD22,3 Miliar di Januari 2023

Dilihat dari negaranya, pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari 2023 adalah Tiongkok USD5,32 miliar (34,24%), Jepang USD1,36 miliar (8,76%), dan Thailand USD0,90 miliar (5,76%). Sementara impor nonmigas dari ASEAN USD2,51 miliar (16,13%) dan Uni Eropa USD1,14 miliar (7,33%).&quot;Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari 2023 terhadap bulan yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada golongan barang modal USD158,5 juta (5,66%), bahan baku/penolong USD56,3 juta (0,41%), dan barang konsumsi USD17,1 juta (1,09%),&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
