<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Anggaran Prioritas Nasional Tembus Rp439,1 Triliun di 2022</title><description>Kemenkeu mencatat realisasi anggaran prioritas nasional pada 2022 mencapai Rp439,1 triliun atau 93,47%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765404/realisasi-anggaran-prioritas-nasional-tembus-rp439-1-triliun-di-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765404/realisasi-anggaran-prioritas-nasional-tembus-rp439-1-triliun-di-2022"/><item><title>Realisasi Anggaran Prioritas Nasional Tembus Rp439,1 Triliun di 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765404/realisasi-anggaran-prioritas-nasional-tembus-rp439-1-triliun-di-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/15/320/2765404/realisasi-anggaran-prioritas-nasional-tembus-rp439-1-triliun-di-2022</guid><pubDate>Rabu 15 Februari 2023 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/15/320/2765404/realisasi-anggaran-prioritas-nasional-tembus-rp439-1-triliun-di-2022-cU6upkkKcC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran Prioritas Nasional (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/15/320/2765404/realisasi-anggaran-prioritas-nasional-tembus-rp439-1-triliun-di-2022-cU6upkkKcC.jpg</image><title>Anggaran Prioritas Nasional (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran prioritas nasional pada 2022 mencapai Rp439,1 triliun atau 93,47% dari alokasi anggaran Rp469,8 triliun untuk tujuh program prioritas nasional.
&quot;Sebagian besar prioritas nasional menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan rata-rata capaian output dan serapan lebih dari 90%,&quot; ujar Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu (15/2/2023).
BACA JUGA:Sri Mulyani: Pembiayaan JICA di Infrastruktur RI Capai Rp63,15 Triliun

Dia memerinci untuk program ketahanan ekonomi realisasi anggarannya yaitu Rp17,4 triliun atau 94,1% dari alokasi Rp18,5 triliun dengan jumlah output 1.166 atau 96,3%.
Kemudian untuk program pengembangan wilayah, realisasi anggaran tercatat Rp2,8 triliun atau 87% dari alokasi Rp3,2 triliun, dengan jumlah output 216 atau 96,4%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Untuk program yang mendapatkan alokasi anggaran terbesar, yakni peningkatan sumber daya manusia, realisasi anggarannya mencapai Rp270,2 triliun atau 96,5% dari alokasi Rp280 triliun, dengan jumlah output 1.546 atau 95,9%.
BACA JUGA:Sri Mulyani Bertemu Menkeu Jepang Bahas Apa Saja?

Isa melanjutkan realisasi program revolusi mental dan kebudayaan senilai Rp5 triliun atau setara dengan 97,8% dari pagu Rp5,1 triliun, dengan capaian output 99,2% atau 268.Program penguatan infrastruktur yang mendapat pagu anggaran Rp100 triliun telah terealisasi sebesar Rp88,3 triliun atau 88,3%, dengan 482 output atau 90,5%.
Realisasi anggaran program lingkungan hidup, ketahanan bencana, dan perubahan iklim mencapai Rp6,3 triliun atau 88,5% dari alokasi Rp7,1 triliun, dengan jumlah output 218 atau 96,3%.
Terakhir untuk Program Polhukhankam dan transformasi pelayanan, serapan anggarannya mencapai 87,8% atau Rp49,1 triliun dari pagu Rp55,9 triliun, dengan capaian output 99,1% atau 422.
Dia menjelaskan masih terdapat 253 rincian output yang capaiannya kurang memuaskan (di bawah 80%), antara lain karena masalah pemindahan proyek dan kurangnya sosialisasi.
&quot;Selain itu juga terdapat 576 rincian output yang serapannya kurang maksimal (di bawah 80%),&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran prioritas nasional pada 2022 mencapai Rp439,1 triliun atau 93,47% dari alokasi anggaran Rp469,8 triliun untuk tujuh program prioritas nasional.
&quot;Sebagian besar prioritas nasional menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan rata-rata capaian output dan serapan lebih dari 90%,&quot; ujar Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipantau secara daring di Jakarta, Rabu (15/2/2023).
BACA JUGA:Sri Mulyani: Pembiayaan JICA di Infrastruktur RI Capai Rp63,15 Triliun

Dia memerinci untuk program ketahanan ekonomi realisasi anggarannya yaitu Rp17,4 triliun atau 94,1% dari alokasi Rp18,5 triliun dengan jumlah output 1.166 atau 96,3%.
Kemudian untuk program pengembangan wilayah, realisasi anggaran tercatat Rp2,8 triliun atau 87% dari alokasi Rp3,2 triliun, dengan jumlah output 216 atau 96,4%.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Untuk program yang mendapatkan alokasi anggaran terbesar, yakni peningkatan sumber daya manusia, realisasi anggarannya mencapai Rp270,2 triliun atau 96,5% dari alokasi Rp280 triliun, dengan jumlah output 1.546 atau 95,9%.
BACA JUGA:Sri Mulyani Bertemu Menkeu Jepang Bahas Apa Saja?

Isa melanjutkan realisasi program revolusi mental dan kebudayaan senilai Rp5 triliun atau setara dengan 97,8% dari pagu Rp5,1 triliun, dengan capaian output 99,2% atau 268.Program penguatan infrastruktur yang mendapat pagu anggaran Rp100 triliun telah terealisasi sebesar Rp88,3 triliun atau 88,3%, dengan 482 output atau 90,5%.
Realisasi anggaran program lingkungan hidup, ketahanan bencana, dan perubahan iklim mencapai Rp6,3 triliun atau 88,5% dari alokasi Rp7,1 triliun, dengan jumlah output 218 atau 96,3%.
Terakhir untuk Program Polhukhankam dan transformasi pelayanan, serapan anggarannya mencapai 87,8% atau Rp49,1 triliun dari pagu Rp55,9 triliun, dengan capaian output 99,1% atau 422.
Dia menjelaskan masih terdapat 253 rincian output yang capaiannya kurang memuaskan (di bawah 80%), antara lain karena masalah pemindahan proyek dan kurangnya sosialisasi.
&quot;Selain itu juga terdapat 576 rincian output yang serapannya kurang maksimal (di bawah 80%),&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
