<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Jadikan Aceh Hub Energi Masa Depan</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadikan Aceh sebagai hub energi masa depan di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/320/2766609/presiden-jokowi-jadikan-aceh-hub-energi-masa-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/320/2766609/presiden-jokowi-jadikan-aceh-hub-energi-masa-depan"/><item><title>Presiden Jokowi Jadikan Aceh Hub Energi Masa Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/320/2766609/presiden-jokowi-jadikan-aceh-hub-energi-masa-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/320/2766609/presiden-jokowi-jadikan-aceh-hub-energi-masa-depan</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2023 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/17/320/2766609/presiden-jokowi-jadikan-aceh-hub-energi-masa-depan-wf0SrldXPY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi jadikan Aceh hub energi masa depan (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/17/320/2766609/presiden-jokowi-jadikan-aceh-hub-energi-masa-depan-wf0SrldXPY.jpg</image><title>Jokowi jadikan Aceh hub energi masa depan (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadikan Aceh sebagai hub energi masa depan di Indonesia. Gagasan Presiden didukung penuh oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya yaitu PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).
Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan, dukungan terhadap pengembangan energi masa depan diwujudkan dengan masuk sebagai anggota konsorsium yang dibentuk oleh Kementerian BUMN.
BACA JUGA:Jokowi Minta Menteri ESDM Pasok Gas untuk Pabrik Pupuk

&amp;ldquo;Pupuk Indonesia melalui Pupuk Iskandar Muda siap mendukung program Pemerintah menjadikan Aceh sebagai hub energi masa depan Indonesia melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun sebagai Klaster Industri Hijau,&amp;rdquo; ungkap Bakir dikutip, Jumat (17/2/2023).
Pupuk Iskandar Muda (PIM), dijelaskan Bakir bekerjasama dengan PT Pertamina, PT Pelindo, dan PT Pembangunan Aceh (PEMA) yang merupakan BUMD menjadi konsorsium Klaster Industri Hijau atau Green Industry Cluster (GIC) KEK Arun. &amp;ldquo;Keikutseraan Pupuk Iskandar Muda dalam konsorsium BUMN ini juga sejalan dengan Program Menteri BUMN dalam mewujudkan ketahanan pangan sesuai Visi Indonesia 2045,&amp;rdquo; tambahnya.
BACA JUGA:Soal Harga Pupuk Subsidi Mahal, Ini Penjelasan Erick Thohir

Kawasan yang memiliki luas sekitar 2.600 hektare ini nantinya akan mengembangkan produk yang sangat dibutuhkan sebagai sumber energi ke depan, yaitu blue ammonia, green ammonia, biomethane, dan pengembangan LNG Hub yang memanfaatkan potensi gas dari Blok Andaman.
Presiden Jokowi meminta pengembangan Klaster Industri Hijau untuk dikawal. Sebab, sudah ada beberapa investor yang ingin terlibat dalam pengembangan Aceh menjadi hub energi masa depan Indonesia. &amp;ldquo;KEK Arun menjadi kawasan industri hijau, investor sudah mulai akan masuk ke sini, dan kita harapkan ini akan berpengaruh pada PDRB di Provinsi Aceh,&amp;rdquo; kata Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMS80LzE2MjQ3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menanggapi arahan Presiden tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir di  kesempatan yang sama menyatakan siap merespon setiap minat investasi di  KIH Aceh dan menyiapkannya dengan matang menjadi sebuah iklim investasi  yang keberlanjutan.
&amp;ldquo;Kita peduli bagaimana hal-hal yang didorong oleh Bapak Presiden  untuk berinvestasi di Aceh ini menjadi sebuah keberlanjutan dalam  perubahan yang memang mensejahterakan rakyat Aceh pada khususnya,&amp;rdquo;  ungkap Erick.
Konsorsium yang dibentuk Kementerian BUMN langsung menindaklanjuti  keinginan Presiden Jokowi dengan penandatanganan Head of Agreement (HoA)  tentang Penyertaan Modal di PT Patriot Nusantara Aceh selaku Badan  Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Arun.
Penandatanganan HoA dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Pupuk  Iskandar Muda Budi Santoso Syarif; Direktur Utama PT Pertamina, Nicke  Widyawati; Direktur Utama PT Pelindo, Arif Suhartono; dan Direktur Utama  PT Pembangunan Aceh, Ali Mulyagusdin. Penandatanganan dilaksanakan  bersamaan dengan acara Peresmian Pabrik Pupuk NPK Pupuk Iskandar Muda di  Lhokseumawe, Aceh Utara, dan disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi.
Adapun peran konsorsium BUMN dibentuk dalam rangka mengoptimalkan  potensi besar pengembangan klaster industri hijau di KEK Arun.  Pengembangan klaster industri hijau diharapkan dapat membawa dampak  sosial dan ekonomi lebih luas kepada masyarakat dan pemerintah daerah di  Aceh. Mulai dari peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari  aktivitas perekonomian masyarakat di sekitar kawasan industri hijau,  hingga serapan tenaga kerja, baik pada masa konstruksi maupun pada saat  kawasan industri hijau akan beroperasi.pada PDRB di Provinsi Aceh,&amp;rdquo; kata  Jokowi.
Menanggapi arahan Presiden tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir di  kesempatan yang sama menyatakan siap merespon setiap minat investasi di  KIH Aceh dan menyiapkannya dengan matang menjadi sebuah iklim investasi  yang keberlanjutan.
&amp;ldquo;Kita peduli bagaimana hal-hal yang didorong oleh Bapak Presiden  untuk berinvestasi di Aceh ini menjadi sebuah keberlanjutan dalam  perubahan yang memang mensejahterakan rakyat Aceh pada khususnya,&amp;rdquo;  ungkap Erick.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadikan Aceh sebagai hub energi masa depan di Indonesia. Gagasan Presiden didukung penuh oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya yaitu PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).
Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan, dukungan terhadap pengembangan energi masa depan diwujudkan dengan masuk sebagai anggota konsorsium yang dibentuk oleh Kementerian BUMN.
BACA JUGA:Jokowi Minta Menteri ESDM Pasok Gas untuk Pabrik Pupuk

&amp;ldquo;Pupuk Indonesia melalui Pupuk Iskandar Muda siap mendukung program Pemerintah menjadikan Aceh sebagai hub energi masa depan Indonesia melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun sebagai Klaster Industri Hijau,&amp;rdquo; ungkap Bakir dikutip, Jumat (17/2/2023).
Pupuk Iskandar Muda (PIM), dijelaskan Bakir bekerjasama dengan PT Pertamina, PT Pelindo, dan PT Pembangunan Aceh (PEMA) yang merupakan BUMD menjadi konsorsium Klaster Industri Hijau atau Green Industry Cluster (GIC) KEK Arun. &amp;ldquo;Keikutseraan Pupuk Iskandar Muda dalam konsorsium BUMN ini juga sejalan dengan Program Menteri BUMN dalam mewujudkan ketahanan pangan sesuai Visi Indonesia 2045,&amp;rdquo; tambahnya.
BACA JUGA:Soal Harga Pupuk Subsidi Mahal, Ini Penjelasan Erick Thohir

Kawasan yang memiliki luas sekitar 2.600 hektare ini nantinya akan mengembangkan produk yang sangat dibutuhkan sebagai sumber energi ke depan, yaitu blue ammonia, green ammonia, biomethane, dan pengembangan LNG Hub yang memanfaatkan potensi gas dari Blok Andaman.
Presiden Jokowi meminta pengembangan Klaster Industri Hijau untuk dikawal. Sebab, sudah ada beberapa investor yang ingin terlibat dalam pengembangan Aceh menjadi hub energi masa depan Indonesia. &amp;ldquo;KEK Arun menjadi kawasan industri hijau, investor sudah mulai akan masuk ke sini, dan kita harapkan ini akan berpengaruh pada PDRB di Provinsi Aceh,&amp;rdquo; kata Jokowi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMS80LzE2MjQ3NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menanggapi arahan Presiden tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir di  kesempatan yang sama menyatakan siap merespon setiap minat investasi di  KIH Aceh dan menyiapkannya dengan matang menjadi sebuah iklim investasi  yang keberlanjutan.
&amp;ldquo;Kita peduli bagaimana hal-hal yang didorong oleh Bapak Presiden  untuk berinvestasi di Aceh ini menjadi sebuah keberlanjutan dalam  perubahan yang memang mensejahterakan rakyat Aceh pada khususnya,&amp;rdquo;  ungkap Erick.
Konsorsium yang dibentuk Kementerian BUMN langsung menindaklanjuti  keinginan Presiden Jokowi dengan penandatanganan Head of Agreement (HoA)  tentang Penyertaan Modal di PT Patriot Nusantara Aceh selaku Badan  Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Arun.
Penandatanganan HoA dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Pupuk  Iskandar Muda Budi Santoso Syarif; Direktur Utama PT Pertamina, Nicke  Widyawati; Direktur Utama PT Pelindo, Arif Suhartono; dan Direktur Utama  PT Pembangunan Aceh, Ali Mulyagusdin. Penandatanganan dilaksanakan  bersamaan dengan acara Peresmian Pabrik Pupuk NPK Pupuk Iskandar Muda di  Lhokseumawe, Aceh Utara, dan disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi.
Adapun peran konsorsium BUMN dibentuk dalam rangka mengoptimalkan  potensi besar pengembangan klaster industri hijau di KEK Arun.  Pengembangan klaster industri hijau diharapkan dapat membawa dampak  sosial dan ekonomi lebih luas kepada masyarakat dan pemerintah daerah di  Aceh. Mulai dari peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari  aktivitas perekonomian masyarakat di sekitar kawasan industri hijau,  hingga serapan tenaga kerja, baik pada masa konstruksi maupun pada saat  kawasan industri hijau akan beroperasi.pada PDRB di Provinsi Aceh,&amp;rdquo; kata  Jokowi.
Menanggapi arahan Presiden tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir di  kesempatan yang sama menyatakan siap merespon setiap minat investasi di  KIH Aceh dan menyiapkannya dengan matang menjadi sebuah iklim investasi  yang keberlanjutan.
&amp;ldquo;Kita peduli bagaimana hal-hal yang didorong oleh Bapak Presiden  untuk berinvestasi di Aceh ini menjadi sebuah keberlanjutan dalam  perubahan yang memang mensejahterakan rakyat Aceh pada khususnya,&amp;rdquo;  ungkap Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
