<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI-Norwegia Bakal Bangun Solar Panel di Tengah Laut   </title><description>Indonesia menjajaki peluang kerjasama dengan Norwegia di bidang transisi energi dan lingkungan hidup</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/320/2767031/ri-norwegia-bakal-bangun-solar-panel-di-tengah-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/320/2767031/ri-norwegia-bakal-bangun-solar-panel-di-tengah-laut"/><item><title>RI-Norwegia Bakal Bangun Solar Panel di Tengah Laut   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/320/2767031/ri-norwegia-bakal-bangun-solar-panel-di-tengah-laut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/320/2767031/ri-norwegia-bakal-bangun-solar-panel-di-tengah-laut</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2023 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Mutiara Oktaviana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/17/320/2767031/ri-norwegia-bakal-bangun-solar-panel-di-tengah-laut-KYme5ZZUDJ.jfif" expression="full" type="image/jpeg">RI - Norwegia Bakal Bangun Solar Panel. (Foto: Okezone.com/Jateng)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/17/320/2767031/ri-norwegia-bakal-bangun-solar-panel-di-tengah-laut-KYme5ZZUDJ.jfif</image><title>RI - Norwegia Bakal Bangun Solar Panel. (Foto: Okezone.com/Jateng)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia menjajaki peluang kerjasama dengan Norwegia di bidang transisi energi dan lingkungan hidup. Hal tersebut terungkapt usai pertemua Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dengan Duta Besar (Dubes) Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Giverin.
Kedua pihak berencana membuat solar panel di laut untuk menciptakan energi listrik dari sinar matahari. Selain itu kerjasama juga dilakukan di bidang pengolahan mangrove.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cara RI Percepat Pengembangan Listrik Panas Bumi
&quot;Saya senang karena paparan dari Bu Rut terkait dengan transisi energi, solar panel, terus kemudian penanaman mangrove, perbaikan lingkungan khususnya di Pantura,&quot; kata Ganjar, Jumat (17/2/2023).
Menurutnya, teknologi milik Norwegia bisa bermanfaat bagi Indonesia. Pasalnya, solar panel yang terpasang di laut bisa menyerap banyak sumber energi dan pengolahan mangrove dapat memitigasi bencana karena sifatnya sebagai pemecah ombak.
Baca Juga:&amp;nbsp;2030, RI Bakal Andalkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi?
&quot;Jadi penanganan coastal area termasuk damage kontrolnya yang ada di sana dengan teknologi, dengan penanaman Mangrove seperti apa. Lalu solar pannel saya tawarkan di remote area karena areanya tidak besar, maka menurut beliau itu lebih visible,&quot; kata Ganjar.Terkait solar panel, dirinya mengaku kagum dengan Norwegia karena teknologi tersebut bisa mengambang di laut. Ganjar berharap, kerjasama yang terjalin akan memperoleh hasil memuaskan bagi kedua negara.
&quot;Norwegia punya pengalaman, punya teknologi, kita akan coba develop itu. Mudah-mudahan ini menjadi kerja sama yang bagus lah ke depan,&quot; tutur Ganjar.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia menjajaki peluang kerjasama dengan Norwegia di bidang transisi energi dan lingkungan hidup. Hal tersebut terungkapt usai pertemua Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dengan Duta Besar (Dubes) Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Giverin.
Kedua pihak berencana membuat solar panel di laut untuk menciptakan energi listrik dari sinar matahari. Selain itu kerjasama juga dilakukan di bidang pengolahan mangrove.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cara RI Percepat Pengembangan Listrik Panas Bumi
&quot;Saya senang karena paparan dari Bu Rut terkait dengan transisi energi, solar panel, terus kemudian penanaman mangrove, perbaikan lingkungan khususnya di Pantura,&quot; kata Ganjar, Jumat (17/2/2023).
Menurutnya, teknologi milik Norwegia bisa bermanfaat bagi Indonesia. Pasalnya, solar panel yang terpasang di laut bisa menyerap banyak sumber energi dan pengolahan mangrove dapat memitigasi bencana karena sifatnya sebagai pemecah ombak.
Baca Juga:&amp;nbsp;2030, RI Bakal Andalkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi?
&quot;Jadi penanganan coastal area termasuk damage kontrolnya yang ada di sana dengan teknologi, dengan penanaman Mangrove seperti apa. Lalu solar pannel saya tawarkan di remote area karena areanya tidak besar, maka menurut beliau itu lebih visible,&quot; kata Ganjar.Terkait solar panel, dirinya mengaku kagum dengan Norwegia karena teknologi tersebut bisa mengambang di laut. Ganjar berharap, kerjasama yang terjalin akan memperoleh hasil memuaskan bagi kedua negara.
&quot;Norwegia punya pengalaman, punya teknologi, kita akan coba develop itu. Mudah-mudahan ini menjadi kerja sama yang bagus lah ke depan,&quot; tutur Ganjar.</content:encoded></item></channel></rss>
