<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei BI: Harga Properti Naik 2% di Kuartal IV-2022</title><description>Bank Indonesia (BI) mengungkap harga properti residensial di pasar primer secara tahunan meningkat hingga kuartal IV 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/470/2766654/survei-bi-harga-properti-naik-2-di-kuartal-iv-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/470/2766654/survei-bi-harga-properti-naik-2-di-kuartal-iv-2022"/><item><title>Survei BI: Harga Properti Naik 2% di Kuartal IV-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/470/2766654/survei-bi-harga-properti-naik-2-di-kuartal-iv-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/17/470/2766654/survei-bi-harga-properti-naik-2-di-kuartal-iv-2022</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2023 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/17/470/2766654/survei-bi-harga-properti-naik-2-di-kuartal-iv-2022-VxuKbIivwN.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Properti (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/17/470/2766654/survei-bi-harga-properti-naik-2-di-kuartal-iv-2022-VxuKbIivwN.jpeg</image><title>Harga Properti (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) mengungkap harga properti residensial di pasar primer secara tahunan meningkat hingga kuartal IV 2022.
&quot;Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan IV 2022 tercatat meningkat sebesar 2,00% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan 1,94% (yoy) pada triwulan sebelumnya,&quot; ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (17/2/2023).
BACA JUGA:Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%

Kemudian dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada kaurtal IV 2022 tumbuh melambat. Penjualan properti residensial tumbuh sebesar 4,54% (yoy) pada triwulan IV 2022, lebih rendah dari 13,58% (yoy) pada triwulan III 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNi80LzE2MjgxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hasil survei juga menunjukkan bahwa pembiayaan nonperbankan masih menjadi sumber pembiayaan utama untuk pembangunan properti residensial.
BACA JUGA:Suku Bunga Bank Indonesia Diprediksi Naik ke 6% di 2023

Pada kuartal IV 2022, sebesar 72,51% dari total kebutuhan modal pembangunan proyek perumahan berasal dari dana internal.&quot;Sementara itu dari sisi konsumen, fasilitas KPR masih menjadi pilihan utama dalam pembelian properti residensial dengan pangsa sebesar 75,03% dari total pembiayaan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) mengungkap harga properti residensial di pasar primer secara tahunan meningkat hingga kuartal IV 2022.
&quot;Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan IV 2022 tercatat meningkat sebesar 2,00% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan 1,94% (yoy) pada triwulan sebelumnya,&quot; ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (17/2/2023).
BACA JUGA:Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%

Kemudian dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada kaurtal IV 2022 tumbuh melambat. Penjualan properti residensial tumbuh sebesar 4,54% (yoy) pada triwulan IV 2022, lebih rendah dari 13,58% (yoy) pada triwulan III 2022.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNi80LzE2MjgxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hasil survei juga menunjukkan bahwa pembiayaan nonperbankan masih menjadi sumber pembiayaan utama untuk pembangunan properti residensial.
BACA JUGA:Suku Bunga Bank Indonesia Diprediksi Naik ke 6% di 2023

Pada kuartal IV 2022, sebesar 72,51% dari total kebutuhan modal pembangunan proyek perumahan berasal dari dana internal.&quot;Sementara itu dari sisi konsumen, fasilitas KPR masih menjadi pilihan utama dalam pembelian properti residensial dengan pangsa sebesar 75,03% dari total pembiayaan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
