<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan: Pengembangan Food Estate Kalteng Butuh Waktu 4 Tahun</title><description>Pengembangan food Estate Kalimantan Tengah membutuhkan waktu hingga 4 tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767216/mentan-pengembangan-food-estate-kalteng-butuh-waktu-4-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767216/mentan-pengembangan-food-estate-kalteng-butuh-waktu-4-tahun"/><item><title>Mentan: Pengembangan Food Estate Kalteng Butuh Waktu 4 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767216/mentan-pengembangan-food-estate-kalteng-butuh-waktu-4-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767216/mentan-pengembangan-food-estate-kalteng-butuh-waktu-4-tahun</guid><pubDate>Sabtu 18 Februari 2023 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/18/320/2767216/mentan-pengembangan-food-estate-kalteng-butuh-waktu-4-tahun-5GQCScQN9T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan sebut food estate butuh waktu 4 tahun (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/18/320/2767216/mentan-pengembangan-food-estate-kalteng-butuh-waktu-4-tahun-5GQCScQN9T.jpg</image><title>Mentan sebut food estate butuh waktu 4 tahun (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Pengembangan food Estate Kalimantan Tengah membutuhkan waktu hingga 4 tahun. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, target luas penanaman padi di Food Estate Dadahup, Kapuas pada bulan Februari ini 1.020 hektar dan kondisi sekarang yang tertanami 200 hektar dengan perkiraan produksi di atas 4 ton.
BACA JUGA:Menteri Basuki Tepis Proyek Food Estate Gagal

&quot;Namun kita dorong terus bersama pemerintah Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, TNI dan Polri dalam waktu 1 sampai 2 minggu depan mencapai 500 hektar,&quot; ujar Mentan dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (17/2/2023).
BACA JUGA:Kementan Bantah Proyek Food Estate di Kalimantan Mangkrak

Meskipun cukup puas, Mentan menambah untuk mencapai hasil maksimal pengembangan Food Estate membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni hingga 4 tahun karena dhadapkan tantangan kondisinya di lahan rawa yang dipenuhi air.
&quot;Oleh karena itu, Food Estate Kalimantan Tengah tidak bisa dengan hanya melihat dari yang dicapai saat ini, tapi Food Estate adalah konsep yang menembuh masa depan secara nasional karena,&quot; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNS80LzE2MTQ4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurutnya, saat ini pemerintah tengah mendorong konsep ketahanan  pangan melalui pembuatan lumbung-lumbung pangan atau food estate seperti  di Kalimantan Tengah, mengingat pertanian Indonesia tidak bisa bertumpu  di Jawa, Sulawesi, Sumatera dan lainnya.
&quot;Hal terpenting dari pengembangan Food Estate Kalimantan ini adalah  jangan dibayangkan disamakan lahanya sama dengan Pulau Jawa, Sulawesi  dan Sumatera,&quot; kata Mentan.
Karena menurutnya Lahan di Kalimantan ini adalah lahan rawa yang  memiliki tantangan air 20 sampai 30 cm. Sehingga, walaupun sudah  disiapkan irigasinya namun terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi  maka juga bisa menyebabkan lahan tergenang.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengembangan food Estate Kalimantan Tengah membutuhkan waktu hingga 4 tahun. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, target luas penanaman padi di Food Estate Dadahup, Kapuas pada bulan Februari ini 1.020 hektar dan kondisi sekarang yang tertanami 200 hektar dengan perkiraan produksi di atas 4 ton.
BACA JUGA:Menteri Basuki Tepis Proyek Food Estate Gagal

&quot;Namun kita dorong terus bersama pemerintah Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, TNI dan Polri dalam waktu 1 sampai 2 minggu depan mencapai 500 hektar,&quot; ujar Mentan dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (17/2/2023).
BACA JUGA:Kementan Bantah Proyek Food Estate di Kalimantan Mangkrak

Meskipun cukup puas, Mentan menambah untuk mencapai hasil maksimal pengembangan Food Estate membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni hingga 4 tahun karena dhadapkan tantangan kondisinya di lahan rawa yang dipenuhi air.
&quot;Oleh karena itu, Food Estate Kalimantan Tengah tidak bisa dengan hanya melihat dari yang dicapai saat ini, tapi Food Estate adalah konsep yang menembuh masa depan secara nasional karena,&quot; lanjutnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yNS80LzE2MTQ4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurutnya, saat ini pemerintah tengah mendorong konsep ketahanan  pangan melalui pembuatan lumbung-lumbung pangan atau food estate seperti  di Kalimantan Tengah, mengingat pertanian Indonesia tidak bisa bertumpu  di Jawa, Sulawesi, Sumatera dan lainnya.
&quot;Hal terpenting dari pengembangan Food Estate Kalimantan ini adalah  jangan dibayangkan disamakan lahanya sama dengan Pulau Jawa, Sulawesi  dan Sumatera,&quot; kata Mentan.
Karena menurutnya Lahan di Kalimantan ini adalah lahan rawa yang  memiliki tantangan air 20 sampai 30 cm. Sehingga, walaupun sudah  disiapkan irigasinya namun terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi  maka juga bisa menyebabkan lahan tergenang.</content:encoded></item></channel></rss>
