<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenhub: Bandara Kertajati Penuhi Syarat Layani Penerbangan Haji</title><description>Bandara Kertajati memenuhi persyaratan untuk menjadi bandara penerbangan haji.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767365/kemenhub-bandara-kertajati-penuhi-syarat-layani-penerbangan-haji</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767365/kemenhub-bandara-kertajati-penuhi-syarat-layani-penerbangan-haji"/><item><title>Kemenhub: Bandara Kertajati Penuhi Syarat Layani Penerbangan Haji</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767365/kemenhub-bandara-kertajati-penuhi-syarat-layani-penerbangan-haji</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767365/kemenhub-bandara-kertajati-penuhi-syarat-layani-penerbangan-haji</guid><pubDate>Sabtu 18 Februari 2023 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/18/320/2767365/kemenhub-bandara-kertajati-penuhi-syarat-layani-penerbangan-haji-zZu9OTNDTO.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Kertajati layani penerbangan haji (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/18/320/2767365/kemenhub-bandara-kertajati-penuhi-syarat-layani-penerbangan-haji-zZu9OTNDTO.jpeg</image><title>Bandara Kertajati layani penerbangan haji (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bandara Kertajati memenuhi persyaratan untuk menjadi bandara penerbangan haji. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut Kertajati memenuhi persyaratan standar pelayanan penerbangan haji setelah dilakukan peninjauan oleh Tim General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara M. Kristi Endah Murni mengatakan, kesiapan Bandara Kertajati menjadi bandara embarkasi haji ini melalui pemenuhan standar aspek keamanan dan keselamatan penerbangan, aspek pelayanan serta aspek lainnya seperti pelayanan keimigrasian, kepabeanan dan kekarantinaan (Custom, Imigration and Quarantine/CIQ).
BACA JUGA:InJourney Segera Cari Investor Baru Kelola Bandara Soetta dan Bali 
&amp;ldquo;Tim GACA telah melakukan peninjauan kesiapan layanan Bandara Kertajati untuk penerbangan haji, dan sejumlah persyaratan yang diminta telah memenuhi standar. Selanjutnya GACA akan mengirimkan surat clearance kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub sebagai bukti hasil peninjauan dan pengamatan langsung ke Bandara Kertajati,&amp;rdquo; ujar Kristi dalam keterangan resminya, Sabtu (18/2/2023).
Dia menekankan, setelah Kementerian Perhubungan menerima surat clearance, dapat dipastikan musim haji tahun 2023 ini masyarakat Jawa Barat bisa berangkat haji melalui Bandara Kertajati.
BACA JUGA:Wamen BUMN: Soetta dan Ngurah Rai Tak Kalah dari Bandara Changi
&amp;ldquo;Tentunya akan menjadi suatu kebanggaan bagi calon jamaah haji yang berasal dari Jawa Barat dan sekitarnya dapat berangkat melalui Bandara Kertajati, karena dapat menghemat waktu dan tidak perlu jauh-jauh menempuh jalur darat ke Bandara Soekarno Hatta,&amp;rdquo; ucapnya.


Kehadiran Tim GACA yang didamping Atase Republik Indonesia di Jeddah  disambut oleh perwakilan dari direktorat teknis Ditjen Perhubungan  Udara, Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), PT. Angkasa Pura  II, beserta perwakilan instansi yang membidangi CIQ, pemerintah daerah  dan instansi yang membidangi pelaksanaan ibadah Haji, untuk melakukan  pengecekan dan melihat langsung kesiapan fasilitas di bandara sehingga  aspek pelayanan telah terpenuhi.
Dalam hal ini, Kristi meminta semua stakeholder penerbangan yang  terlibat dalam persiapan penerbangan haji menjalankan pelayanan sesuai  prosedur yang telah ditetapkan, sehingga penyelenggaraan penerbangan  haji yang tinggal beberapa bulan dapat terselenggara dengan baik.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bandara Kertajati memenuhi persyaratan untuk menjadi bandara penerbangan haji. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut Kertajati memenuhi persyaratan standar pelayanan penerbangan haji setelah dilakukan peninjauan oleh Tim General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara M. Kristi Endah Murni mengatakan, kesiapan Bandara Kertajati menjadi bandara embarkasi haji ini melalui pemenuhan standar aspek keamanan dan keselamatan penerbangan, aspek pelayanan serta aspek lainnya seperti pelayanan keimigrasian, kepabeanan dan kekarantinaan (Custom, Imigration and Quarantine/CIQ).
BACA JUGA:InJourney Segera Cari Investor Baru Kelola Bandara Soetta dan Bali 
&amp;ldquo;Tim GACA telah melakukan peninjauan kesiapan layanan Bandara Kertajati untuk penerbangan haji, dan sejumlah persyaratan yang diminta telah memenuhi standar. Selanjutnya GACA akan mengirimkan surat clearance kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub sebagai bukti hasil peninjauan dan pengamatan langsung ke Bandara Kertajati,&amp;rdquo; ujar Kristi dalam keterangan resminya, Sabtu (18/2/2023).
Dia menekankan, setelah Kementerian Perhubungan menerima surat clearance, dapat dipastikan musim haji tahun 2023 ini masyarakat Jawa Barat bisa berangkat haji melalui Bandara Kertajati.
BACA JUGA:Wamen BUMN: Soetta dan Ngurah Rai Tak Kalah dari Bandara Changi
&amp;ldquo;Tentunya akan menjadi suatu kebanggaan bagi calon jamaah haji yang berasal dari Jawa Barat dan sekitarnya dapat berangkat melalui Bandara Kertajati, karena dapat menghemat waktu dan tidak perlu jauh-jauh menempuh jalur darat ke Bandara Soekarno Hatta,&amp;rdquo; ucapnya.


Kehadiran Tim GACA yang didamping Atase Republik Indonesia di Jeddah  disambut oleh perwakilan dari direktorat teknis Ditjen Perhubungan  Udara, Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), PT. Angkasa Pura  II, beserta perwakilan instansi yang membidangi CIQ, pemerintah daerah  dan instansi yang membidangi pelaksanaan ibadah Haji, untuk melakukan  pengecekan dan melihat langsung kesiapan fasilitas di bandara sehingga  aspek pelayanan telah terpenuhi.
Dalam hal ini, Kristi meminta semua stakeholder penerbangan yang  terlibat dalam persiapan penerbangan haji menjalankan pelayanan sesuai  prosedur yang telah ditetapkan, sehingga penyelenggaraan penerbangan  haji yang tinggal beberapa bulan dapat terselenggara dengan baik.</content:encoded></item></channel></rss>
