<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno Dorong Pembiayaan UMKM dan Ekraf di Pasar Modal</title><description>Kemenparekraf mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dengan alternatif sumber pembiayaan non-perbankan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767385/sandiaga-uno-dorong-pembiayaan-umkm-dan-ekraf-di-pasar-modal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767385/sandiaga-uno-dorong-pembiayaan-umkm-dan-ekraf-di-pasar-modal"/><item><title>Sandiaga Uno Dorong Pembiayaan UMKM dan Ekraf di Pasar Modal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767385/sandiaga-uno-dorong-pembiayaan-umkm-dan-ekraf-di-pasar-modal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/18/320/2767385/sandiaga-uno-dorong-pembiayaan-umkm-dan-ekraf-di-pasar-modal</guid><pubDate>Sabtu 18 Februari 2023 20:52 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/18/320/2767385/sandiaga-uno-dorong-pembiayaan-umkm-dan-ekraf-di-pasar-modal-u31EjwAh9Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga dorong pembiayaan non bank bagi UMKM dan Pelaku kreatif (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/18/320/2767385/sandiaga-uno-dorong-pembiayaan-umkm-dan-ekraf-di-pasar-modal-u31EjwAh9Q.jpg</image><title>Sandiaga dorong pembiayaan non bank bagi UMKM dan Pelaku kreatif (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>JAKARTA - Kemenparekraf mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dengan alternatif sumber pembiayaan non-perbankan. Pelaku UMKM dan ekonomi kreatif bisa mengajukan pemibiayaan melalui skema pasar modal.
&amp;ldquo;Potensi dan peluang yang begitu besar dari pasar modal ini diharapkan dapat mendorong dan mengakselerasi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dapat melantai di Bursa Efek Indonesia dengan skema penawaran umum perdana saham atau yang lebih dikenal dengan nama IPO,&amp;rdquo; ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Sabtu (18/2/2023).
BACA JUGA:Ingin Wisata Ziarah Dioptimalkan, Sandiaga Singgung Kuburan Massal Korban Tsunami Aceh

Untuk mendukung pembiayaan skema non perbankan, Kemenparekraf bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Bincang Pasar Modal bagi para pelaku parekraf hingga UMKM di Yogyakarta. Pelaku UMKM diberi edukasi mendapatkan pembiayaan dari pasar modal khususnya melalui skema Initial Public Offering (IPO).
Sementara itu, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani menyampaikan jumlah investor ritel pasar modal telah menembus 10,31 juta investor per Desember 2022, sebuah potensi dan peluang besar bagi perusahaan parekraf untuk mendapatkan investor mengingat masalah terbesar dalam pengembangan usaha parekraf adalah pembiayaan.
BACA JUGA:Dorong UMKM Hasilkan Produk Halal dan Thayyib, Sandiaga Uno: Kemasan Harus Unik

&amp;ldquo;Kami berharap akan terjalin kolaborasi dengan lembaga lain seperti pemerintah daerah untuk bersama-sama mendorong usaha untuk scaling up melalui IPO sehingga kegiatan seperti ini dapat menjangkau lebih luas masyarakat,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMC80LzE2MjQ0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menjelaskan, Yogyakarta ditetapkan sebagai tuan rumah karena  potensi UMKM sektor parekraf Yogyakarta yang terbukti berhasil  mencatatkan transaksi B2C (Business to Consumer) sebesar Rp8.120.036.447  pada kegiatan Travex Asian Tourism Forum.
Pada kesempatan yang sama Direktur Akses Pembiayaan  Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana menyampaikan Program  Roadshow Usaha Parekraf menuju IPO meliputi Literasi terkait pasar modal  pada kegiatan bincang pasar modal, Coaching Clinic KreatIPO, kegiatan  one on one meeting dengan profesi penunjang dalam rangka identifikasi  kesiapan IPO dalam aspek regulasi, keuangan, legalitas, dan kesiapan  underwriter.
&amp;ldquo;Kemudian lebih lanjut ada seleksi masuk IDX Incubator, pembinaan  oleh IDX Incubator, monitoring oleh Kemenparekraf, dan Demo Day untuk  mempertemukan perusahaan dengan profesi penunjang yang akan membantu  penyiapan IPO,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kemenparekraf mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dengan alternatif sumber pembiayaan non-perbankan. Pelaku UMKM dan ekonomi kreatif bisa mengajukan pemibiayaan melalui skema pasar modal.
&amp;ldquo;Potensi dan peluang yang begitu besar dari pasar modal ini diharapkan dapat mendorong dan mengakselerasi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dapat melantai di Bursa Efek Indonesia dengan skema penawaran umum perdana saham atau yang lebih dikenal dengan nama IPO,&amp;rdquo; ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Sabtu (18/2/2023).
BACA JUGA:Ingin Wisata Ziarah Dioptimalkan, Sandiaga Singgung Kuburan Massal Korban Tsunami Aceh

Untuk mendukung pembiayaan skema non perbankan, Kemenparekraf bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Bincang Pasar Modal bagi para pelaku parekraf hingga UMKM di Yogyakarta. Pelaku UMKM diberi edukasi mendapatkan pembiayaan dari pasar modal khususnya melalui skema Initial Public Offering (IPO).
Sementara itu, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani menyampaikan jumlah investor ritel pasar modal telah menembus 10,31 juta investor per Desember 2022, sebuah potensi dan peluang besar bagi perusahaan parekraf untuk mendapatkan investor mengingat masalah terbesar dalam pengembangan usaha parekraf adalah pembiayaan.
BACA JUGA:Dorong UMKM Hasilkan Produk Halal dan Thayyib, Sandiaga Uno: Kemasan Harus Unik

&amp;ldquo;Kami berharap akan terjalin kolaborasi dengan lembaga lain seperti pemerintah daerah untuk bersama-sama mendorong usaha untuk scaling up melalui IPO sehingga kegiatan seperti ini dapat menjangkau lebih luas masyarakat,&amp;rdquo; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMC80LzE2MjQ0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia menjelaskan, Yogyakarta ditetapkan sebagai tuan rumah karena  potensi UMKM sektor parekraf Yogyakarta yang terbukti berhasil  mencatatkan transaksi B2C (Business to Consumer) sebesar Rp8.120.036.447  pada kegiatan Travex Asian Tourism Forum.
Pada kesempatan yang sama Direktur Akses Pembiayaan  Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana menyampaikan Program  Roadshow Usaha Parekraf menuju IPO meliputi Literasi terkait pasar modal  pada kegiatan bincang pasar modal, Coaching Clinic KreatIPO, kegiatan  one on one meeting dengan profesi penunjang dalam rangka identifikasi  kesiapan IPO dalam aspek regulasi, keuangan, legalitas, dan kesiapan  underwriter.
&amp;ldquo;Kemudian lebih lanjut ada seleksi masuk IDX Incubator, pembinaan  oleh IDX Incubator, monitoring oleh Kemenparekraf, dan Demo Day untuk  mempertemukan perusahaan dengan profesi penunjang yang akan membantu  penyiapan IPO,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
