<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Ini Ternyata Milik Bahlil Lahadalia dan Tommy Soeharto, Simak Faktanya</title><description>Fakta perusahaan milik Balil Lahadalia dan Si Pangeran Cendana Tommy Soeharto pebisnis dibidang pupuk hingga perhotelan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/19/320/2767423/perusahaan-ini-ternyata-milik-bahlil-lahadalia-dan-tommy-soeharto-simak-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/19/320/2767423/perusahaan-ini-ternyata-milik-bahlil-lahadalia-dan-tommy-soeharto-simak-faktanya"/><item><title>Perusahaan Ini Ternyata Milik Bahlil Lahadalia dan Tommy Soeharto, Simak Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/19/320/2767423/perusahaan-ini-ternyata-milik-bahlil-lahadalia-dan-tommy-soeharto-simak-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/19/320/2767423/perusahaan-ini-ternyata-milik-bahlil-lahadalia-dan-tommy-soeharto-simak-faktanya</guid><pubDate>Minggu 19 Februari 2023 04:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/18/320/2767423/perusahaan-ini-ternyata-milik-bahlil-lahadalia-dan-tommy-soeharto-simak-faktanya-eh6eXBAOLt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan milik Bahlil dan Tommy Soeharto (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/18/320/2767423/perusahaan-ini-ternyata-milik-bahlil-lahadalia-dan-tommy-soeharto-simak-faktanya-eh6eXBAOLt.jpg</image><title>Perusahaan milik Bahlil dan Tommy Soeharto (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Fakta perusahaan milik Balil Lahadalia dan Pangeran Cendana Tommy Soeharto pebisnis dibidang pupuk hingga perhotelan.
Mengutip LHKPN, pada 31 Desember 2022 harta kekayaan Bahlil mencapai Rp300,45 miliar. Kekayaannya mengalami kenaikan Rp5,3 miliar dari LHKPN 2019 yang sebesar Rp295,15 miliar.
Sumber kekayaanya yang Ia punya dari 18 bidang tanah dan bangunan. Dirinya pun banyak mempunyai tanah dan bangunan di Jayapura.
BACA JUGA:Daftar Perusahaan Crazy Rich Tanjung Priok Ahmad Sahroni 

Okezone merangkum fakta perusahaan yang dimiliki Bahlil Lahadalia, Minggu (19/2/2023)
1. Rifa Capital
Rifa Capital mengeksplorasi 39 ribu hektare lahan tambang batu bara di Fak-Fak, Papua Barat, dan 11 ribu hektare lahan nikel di Halmahera. Adapun Ceonya adalah Bahlil Lahadalia
2. PT Bersama Papua Unggul
PT Bersama Papua Unggul ternyata sempat memenangkan lelang proyek Pembangunan Jalan Bofuer &amp;ndash; Windesi (MYC) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
BACA JUGA:Ternyata Ini Perusahaan Milik Rachmat Gobel, Ketua DPR RI 

3. PT Dwijati Sukses
Perusahaan ini sering terlihat di situs-situs lelang proyek pemerintah. Besar kemungkinan juga, perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi atau properti.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOS80LzE2MjM3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan Si Pangeran Cendana Tommy Soeharto memiliki sejumlah bisnis  di bidang pupuk, sirkuit, hingga perhotelan. Dirinya bahkan memiliki  perusahaan bernama PT Humpuss.
Pria bernama lengkap Hutomo Mandala Putra ini merupakan anak kelima  atau putra bungsu Presiden Indonesia ke-2 Soeharto memiliki perusahaan  yang bergerak pada sektor energi, karbometik, patragas, transportasi,  trading, dan masih banyak lagi.
Hal ini membuatnya disebut Pangeran Cendana.
Berikut Okezone merangkum fakta perusahaan yang dimiliki Tommy Soeharto si Pangeran Cendana:
1. Grup Humpuss
Anak kelima atau putra bungsu Presiden Indonesia ke-2 Soeharto, Tommy  Soeharto merupakan Komisaris Utama di Grup Humpuss, yang mana grup ini  membawahi beberapa anak perusahaan lainnya. Seperti misalnya Gatari  Hutama Air Service atau Gatari Air Service.
Anak perusahaan tersebut melayani penyewaan helikopter dan pesawat  terbang terutama bagi perusahaan perminyakan. Yang memiliki kantor pusat  di Bandara Halim Perdana Kusuma.
2. PT Lor Internasional Hotel
Tommy juga merambah ke dunia perhotelan melalui PT Lor Internasional Hotel.
Hotel ini menawarkan Business &amp;amp; Leisure yang berlokasi ideal di  Sirkuit Internasional Sentul Bogor, yang menawarkan pemandangan yang  menyenangkan dan menghadap ke Gunung Pancar dengan arsitektur modern,  dukungan taman mewah dengan ruang serbaguna bergaya elegan untuk  pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran. Sangat cocok tidak hanya  untuk pelancong, pebisnis, dan keluarga, tetapi juga bagi mereka yang  menjalankan nyali di sirkuit.
3. PT Sarana Sirkuitindo Utama
Putra bungsu Presiden Soeharto tersebut juga memiliki saham mayoritas  di PT Sarana Sirkuitindo Utama. Perusahaan tersebut merupakan pengelola  Sirkuit Sentul, Bogor.4. PT Berkarya Makmur Sejahtera
Sejak tahun 2018, Tommy Soeharto juga menjabat sebagai Komisaris   Utama di dalam bisnis ritelnya. Yaitu super grosir Goro yang dikelola PT   Berkarya Makmur Sejahtera.
5. Gatari Hutama Air Service
Bisnis penerbangan juga dilakoni Tommy Soeharto, yakni Gatari Hutama Air Service atau Gatari Air Service.
Gatari Air Service merupakan maskapai penerbangan yang melayani   penyewaan helikopter dan pesawat terbang terutama bagi perusahaan   perminyakan.
6. Pabrik Rokok
Dia pernah memonopoli perdagangan dan pendistribusian cengkih dari   petani ke pabrik rokok melalui Badan Penyangga dan Pemasaran Cengkeh   (BPPC).
7. Perusahaan Mobil
Dia juga menggarap bisnis otomotif saat pemerintah meluncurkan program mobil nasional bernama Timor.
Dengan izin Presiden Soeharto impor 45.000 unit mobil Timor pada 1996   untuk mempermudah ide pengembangan mobil nasional di bawah PT Timor   Putra Nasional lewat penunjukan langsun</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Fakta perusahaan milik Balil Lahadalia dan Pangeran Cendana Tommy Soeharto pebisnis dibidang pupuk hingga perhotelan.
Mengutip LHKPN, pada 31 Desember 2022 harta kekayaan Bahlil mencapai Rp300,45 miliar. Kekayaannya mengalami kenaikan Rp5,3 miliar dari LHKPN 2019 yang sebesar Rp295,15 miliar.
Sumber kekayaanya yang Ia punya dari 18 bidang tanah dan bangunan. Dirinya pun banyak mempunyai tanah dan bangunan di Jayapura.
BACA JUGA:Daftar Perusahaan Crazy Rich Tanjung Priok Ahmad Sahroni 

Okezone merangkum fakta perusahaan yang dimiliki Bahlil Lahadalia, Minggu (19/2/2023)
1. Rifa Capital
Rifa Capital mengeksplorasi 39 ribu hektare lahan tambang batu bara di Fak-Fak, Papua Barat, dan 11 ribu hektare lahan nikel di Halmahera. Adapun Ceonya adalah Bahlil Lahadalia
2. PT Bersama Papua Unggul
PT Bersama Papua Unggul ternyata sempat memenangkan lelang proyek Pembangunan Jalan Bofuer &amp;ndash; Windesi (MYC) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
BACA JUGA:Ternyata Ini Perusahaan Milik Rachmat Gobel, Ketua DPR RI 

3. PT Dwijati Sukses
Perusahaan ini sering terlihat di situs-situs lelang proyek pemerintah. Besar kemungkinan juga, perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi atau properti.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOS80LzE2MjM3NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sedangkan Si Pangeran Cendana Tommy Soeharto memiliki sejumlah bisnis  di bidang pupuk, sirkuit, hingga perhotelan. Dirinya bahkan memiliki  perusahaan bernama PT Humpuss.
Pria bernama lengkap Hutomo Mandala Putra ini merupakan anak kelima  atau putra bungsu Presiden Indonesia ke-2 Soeharto memiliki perusahaan  yang bergerak pada sektor energi, karbometik, patragas, transportasi,  trading, dan masih banyak lagi.
Hal ini membuatnya disebut Pangeran Cendana.
Berikut Okezone merangkum fakta perusahaan yang dimiliki Tommy Soeharto si Pangeran Cendana:
1. Grup Humpuss
Anak kelima atau putra bungsu Presiden Indonesia ke-2 Soeharto, Tommy  Soeharto merupakan Komisaris Utama di Grup Humpuss, yang mana grup ini  membawahi beberapa anak perusahaan lainnya. Seperti misalnya Gatari  Hutama Air Service atau Gatari Air Service.
Anak perusahaan tersebut melayani penyewaan helikopter dan pesawat  terbang terutama bagi perusahaan perminyakan. Yang memiliki kantor pusat  di Bandara Halim Perdana Kusuma.
2. PT Lor Internasional Hotel
Tommy juga merambah ke dunia perhotelan melalui PT Lor Internasional Hotel.
Hotel ini menawarkan Business &amp;amp; Leisure yang berlokasi ideal di  Sirkuit Internasional Sentul Bogor, yang menawarkan pemandangan yang  menyenangkan dan menghadap ke Gunung Pancar dengan arsitektur modern,  dukungan taman mewah dengan ruang serbaguna bergaya elegan untuk  pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran. Sangat cocok tidak hanya  untuk pelancong, pebisnis, dan keluarga, tetapi juga bagi mereka yang  menjalankan nyali di sirkuit.
3. PT Sarana Sirkuitindo Utama
Putra bungsu Presiden Soeharto tersebut juga memiliki saham mayoritas  di PT Sarana Sirkuitindo Utama. Perusahaan tersebut merupakan pengelola  Sirkuit Sentul, Bogor.4. PT Berkarya Makmur Sejahtera
Sejak tahun 2018, Tommy Soeharto juga menjabat sebagai Komisaris   Utama di dalam bisnis ritelnya. Yaitu super grosir Goro yang dikelola PT   Berkarya Makmur Sejahtera.
5. Gatari Hutama Air Service
Bisnis penerbangan juga dilakoni Tommy Soeharto, yakni Gatari Hutama Air Service atau Gatari Air Service.
Gatari Air Service merupakan maskapai penerbangan yang melayani   penyewaan helikopter dan pesawat terbang terutama bagi perusahaan   perminyakan.
6. Pabrik Rokok
Dia pernah memonopoli perdagangan dan pendistribusian cengkih dari   petani ke pabrik rokok melalui Badan Penyangga dan Pemasaran Cengkeh   (BPPC).
7. Perusahaan Mobil
Dia juga menggarap bisnis otomotif saat pemerintah meluncurkan program mobil nasional bernama Timor.
Dengan izin Presiden Soeharto impor 45.000 unit mobil Timor pada 1996   untuk mempermudah ide pengembangan mobil nasional di bawah PT Timor   Putra Nasional lewat penunjukan langsun</content:encoded></item></channel></rss>
