<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minyakita Langka, Pedagang Kebingungan</title><description>Minyakita yang ada di pasar Provinsi Jambi mengalami kelangkaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/19/320/2767537/minyakita-langka-pedagang-kebingungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/19/320/2767537/minyakita-langka-pedagang-kebingungan"/><item><title>Minyakita Langka, Pedagang Kebingungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/19/320/2767537/minyakita-langka-pedagang-kebingungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/19/320/2767537/minyakita-langka-pedagang-kebingungan</guid><pubDate>Minggu 19 Februari 2023 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/19/320/2767537/minyakita-langka-pedagang-kebingungan-eQvX5iVwu8.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Minyakita langka. (Foto: Kemendag)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/19/320/2767537/minyakita-langka-pedagang-kebingungan-eQvX5iVwu8.JPG</image><title>Minyakita langka. (Foto: Kemendag)</title></images><description>JAMBI - Minyakita yang ada di pasar Provinsi Jambi mengalami kelangkaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman mengakui  bahwa minyak goreng subsidi merek Minyakita kini langka.

&quot;Minyak goreng subsidi merek Minyakita yang ada di pasaran Provinsi Jambi kita akui ada kelangkaan. Karena masyarakat menginginkan produk Minyakita yang bersubsidi. Karena harganya yang terjangkau dibandingkan dengan minyak yang lainnya,&quot; ujarnya, Minggu (19/2/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Beli MinyaKita Cuma Boleh 2 Liter, Masyarakat Protes
Karena itu, pihaknya akan berkirim surat ke pusat untuk bisa penambahan Minyakita, termasuk akan melibatkan produsen yang ada di Jambi untuk bisa mendistribusikan.

&quot;Tapi kita akan terus berupaya. Kami koordinasi dengan produsen yang ada di Jambi, kami akan berkirim surat ke pemerintah pusat untuk ada tambahan alokasi terkait dengan kelangkaan Minyakita yang ada di Jambi,&quot; kata Sekda.

Menurutnya, kalau Minyakita terus menerus mengalami kelangkaan di Jambi akan memiliki dampak seperti harganya akan tinggi, sehingga bisa memunculkan potensi inflasi.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xOC80LzE2MjkxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Yang jelas di pasaran ada kekurangan Minyakita. Minyak-minyak yang lain, seperti minyak curah dan kemasan lainnya tidak ada masalah, yang langka hanya Minyakita,&quot; jelasnya.

Terpisah, salah seorang pedagang di pasar tradisional Sungaibahar, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Asta mengaku sudah dua bulan ini tidak menjual minyak goreng bersubsidi merek Minyakita.

&quot;Sudah sekitar dua bulan ini Minyakita langka di pasaran ini. Kalau pun ada minyak merek lain dan minyak curah,&quot; ungkapnya.

Dirinya tidak tahu penyebab utamanya terjadinya kelangkaan minyak goreng subsidi merek Minyakita tersebut.

&quot;Tidak tahu apa penyebabnya, apa dipasok dengan toko-toko besar, saya tidak tahu juga,&quot; imbuh Asta.</description><content:encoded>JAMBI - Minyakita yang ada di pasar Provinsi Jambi mengalami kelangkaan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman mengakui  bahwa minyak goreng subsidi merek Minyakita kini langka.

&quot;Minyak goreng subsidi merek Minyakita yang ada di pasaran Provinsi Jambi kita akui ada kelangkaan. Karena masyarakat menginginkan produk Minyakita yang bersubsidi. Karena harganya yang terjangkau dibandingkan dengan minyak yang lainnya,&quot; ujarnya, Minggu (19/2/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Beli MinyaKita Cuma Boleh 2 Liter, Masyarakat Protes
Karena itu, pihaknya akan berkirim surat ke pusat untuk bisa penambahan Minyakita, termasuk akan melibatkan produsen yang ada di Jambi untuk bisa mendistribusikan.

&quot;Tapi kita akan terus berupaya. Kami koordinasi dengan produsen yang ada di Jambi, kami akan berkirim surat ke pemerintah pusat untuk ada tambahan alokasi terkait dengan kelangkaan Minyakita yang ada di Jambi,&quot; kata Sekda.

Menurutnya, kalau Minyakita terus menerus mengalami kelangkaan di Jambi akan memiliki dampak seperti harganya akan tinggi, sehingga bisa memunculkan potensi inflasi.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xOC80LzE2MjkxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Yang jelas di pasaran ada kekurangan Minyakita. Minyak-minyak yang lain, seperti minyak curah dan kemasan lainnya tidak ada masalah, yang langka hanya Minyakita,&quot; jelasnya.

Terpisah, salah seorang pedagang di pasar tradisional Sungaibahar, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Asta mengaku sudah dua bulan ini tidak menjual minyak goreng bersubsidi merek Minyakita.

&quot;Sudah sekitar dua bulan ini Minyakita langka di pasaran ini. Kalau pun ada minyak merek lain dan minyak curah,&quot; ungkapnya.

Dirinya tidak tahu penyebab utamanya terjadinya kelangkaan minyak goreng subsidi merek Minyakita tersebut.

&quot;Tidak tahu apa penyebabnya, apa dipasok dengan toko-toko besar, saya tidak tahu juga,&quot; imbuh Asta.</content:encoded></item></channel></rss>
