<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usul Bunga 0% untuk Usaha Mikro, Erick Thohir Targetkan 1 Bulan Beres</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir mengusulkan bunga 0% untuk pelaku usaha mikro.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2767980/usul-bunga-0-untuk-usaha-mikro-erick-thohir-targetkan-1-bulan-beres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2767980/usul-bunga-0-untuk-usaha-mikro-erick-thohir-targetkan-1-bulan-beres"/><item><title>Usul Bunga 0% untuk Usaha Mikro, Erick Thohir Targetkan 1 Bulan Beres</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2767980/usul-bunga-0-untuk-usaha-mikro-erick-thohir-targetkan-1-bulan-beres</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2767980/usul-bunga-0-untuk-usaha-mikro-erick-thohir-targetkan-1-bulan-beres</guid><pubDate>Senin 20 Februari 2023 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2767980/usul-bunga-0-untuk-usaha-mikro-erick-thohir-targetkan-1-bulan-beres-qBWTOBwcLY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir usul bunga nol persen untuk usaha mikro (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2767980/usul-bunga-0-untuk-usaha-mikro-erick-thohir-targetkan-1-bulan-beres-qBWTOBwcLY.jpg</image><title>Erick Thohir usul bunga nol persen untuk usaha mikro (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengusulkan bunga kredit 0% untuk pelaku usaha mikro. Dia berharap pembahasan ini bisa tuntas dalam satu bulan.
Erick mendorong pendanaan murah bagi para pelaku usaha mikro. Dia juga menyampaikan usulan pemberian bunga pinjaman 0% untuk pelaku usaha mikro kepada Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
BACA JUGA:Semakin Tangguh dan Optimis, Kredit Mikro BRI Tumbuh 14,12%

&quot;Saya sudah mengutus dua Wamen (Wakil Menteri BUMN) Pak Pahala dan Pak Tiko untuk membahas ini dengan BI. Kami berharap satu bulan bisa tuntas,&quot; ujar Erick dilansir dari Antara, Senin (20/2/2023).
Kedua wakil menteri BUMN, Pahala Mansury dan Kartika Wirjoatmodjo masing-masing membahas pendanaan BUMN di sektor pangan dan perluasan pendanaan untuk program Mekaar.
BACA JUGA:Holding BUMN Ultra Mikro Targetkan 20 Juta Nasabah hingga 2024

Erick mengatakan ingin pemberian bunga pinjaman nol% untuk pelaku usaha mikro dapat terealisasi sesegera mungkin. Usulan ini juga telah mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu.
&quot;Usulan ini sudah mendapat dukungan dari Bapak Presiden karena memang sudah ada rapat terbatas. Tinggal bagaimana sekarang kita mendorong hal ini menjadi kenyataan, jangan sampai kesannya yang besar dapat bunga jauh lebih besar dari yang mikro. Ini yang selalu kita coba seimbangkan,&quot; katanya.
Dia menyampaikan sektor usaha mikro yang masuk dalam UMKM punya andil besar dalam menopang perekonomian nasional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Erick menyampaikan sektor UMKM ini memiliki kontribusi terhadap  produk domestik bruto (PDB) Indonesia hingga 62,55% dan juga menyumbang  serapan tenaga kerja hingga 97,22%.
Namun porsi pembiayaan lembaga pembiayaan dan perbankan untuk UMKM  saat ini baru 21% atau lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga.
BUMN, kata Erick, berkomitmen membantu target minimal 30% porsi pembiayaan untuk UMKM pada tahun depan.
&quot;Sejak awal, kami terus mendorong program kerakyatan seperti KUR, PNM  Mekaar dan Makmur dapat meningkat dan menjangkau lebih banyak para  pelaku usaha, termasuk usaha mikro,&quot; ujarnya.
Erick menyebut BUMN-BUMN perbankan atau Himbara menjadi garda  terdepan dalam keberpihakan terhadap para pelaku usaha mikro. Penyaluran  KUR oleh Himbara telah mencapai Rp 345 triliun ke 7,2 juta pelaku usaha  di seluruh Indonesia, program Mekaar pun mengalami kenaikan jumlah  nasabah sejak pandemi COVID-19 menyerang.
Dia juga mengatakan, jumlah nasabah Mekaar sebelum pandemi hanya  berjumlah 5,6 juta dan berdasarkan data per November 2022 telah  berjumlah 12,7 juta. Sedangkan Makmur telah memberdayakan 43.079 petani  di seluruh Indonesia dan terbukti berhasil meningkatkan 36%  produktivitas dan 46% pendapatan.
&quot;Hal ini juga menjadi komitmen kami untuk mendorong para pelaku usaha  mikro bisa naik kelas. Penguatan terhadap sektor ini akan sangat besar  dampaknya bagi perekonomian Indonesia secara umum,&quot; kata Erick.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengusulkan bunga kredit 0% untuk pelaku usaha mikro. Dia berharap pembahasan ini bisa tuntas dalam satu bulan.
Erick mendorong pendanaan murah bagi para pelaku usaha mikro. Dia juga menyampaikan usulan pemberian bunga pinjaman 0% untuk pelaku usaha mikro kepada Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
BACA JUGA:Semakin Tangguh dan Optimis, Kredit Mikro BRI Tumbuh 14,12%

&quot;Saya sudah mengutus dua Wamen (Wakil Menteri BUMN) Pak Pahala dan Pak Tiko untuk membahas ini dengan BI. Kami berharap satu bulan bisa tuntas,&quot; ujar Erick dilansir dari Antara, Senin (20/2/2023).
Kedua wakil menteri BUMN, Pahala Mansury dan Kartika Wirjoatmodjo masing-masing membahas pendanaan BUMN di sektor pangan dan perluasan pendanaan untuk program Mekaar.
BACA JUGA:Holding BUMN Ultra Mikro Targetkan 20 Juta Nasabah hingga 2024

Erick mengatakan ingin pemberian bunga pinjaman nol% untuk pelaku usaha mikro dapat terealisasi sesegera mungkin. Usulan ini juga telah mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu.
&quot;Usulan ini sudah mendapat dukungan dari Bapak Presiden karena memang sudah ada rapat terbatas. Tinggal bagaimana sekarang kita mendorong hal ini menjadi kenyataan, jangan sampai kesannya yang besar dapat bunga jauh lebih besar dari yang mikro. Ini yang selalu kita coba seimbangkan,&quot; katanya.
Dia menyampaikan sektor usaha mikro yang masuk dalam UMKM punya andil besar dalam menopang perekonomian nasional.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Erick menyampaikan sektor UMKM ini memiliki kontribusi terhadap  produk domestik bruto (PDB) Indonesia hingga 62,55% dan juga menyumbang  serapan tenaga kerja hingga 97,22%.
Namun porsi pembiayaan lembaga pembiayaan dan perbankan untuk UMKM  saat ini baru 21% atau lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga.
BUMN, kata Erick, berkomitmen membantu target minimal 30% porsi pembiayaan untuk UMKM pada tahun depan.
&quot;Sejak awal, kami terus mendorong program kerakyatan seperti KUR, PNM  Mekaar dan Makmur dapat meningkat dan menjangkau lebih banyak para  pelaku usaha, termasuk usaha mikro,&quot; ujarnya.
Erick menyebut BUMN-BUMN perbankan atau Himbara menjadi garda  terdepan dalam keberpihakan terhadap para pelaku usaha mikro. Penyaluran  KUR oleh Himbara telah mencapai Rp 345 triliun ke 7,2 juta pelaku usaha  di seluruh Indonesia, program Mekaar pun mengalami kenaikan jumlah  nasabah sejak pandemi COVID-19 menyerang.
Dia juga mengatakan, jumlah nasabah Mekaar sebelum pandemi hanya  berjumlah 5,6 juta dan berdasarkan data per November 2022 telah  berjumlah 12,7 juta. Sedangkan Makmur telah memberdayakan 43.079 petani  di seluruh Indonesia dan terbukti berhasil meningkatkan 36%  produktivitas dan 46% pendapatan.
&quot;Hal ini juga menjadi komitmen kami untuk mendorong para pelaku usaha  mikro bisa naik kelas. Penguatan terhadap sektor ini akan sangat besar  dampaknya bagi perekonomian Indonesia secara umum,&quot; kata Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
