<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi RI 2022 Capai 5,51%, Lebih Baik Dibandingkan AS hingga Turki</title><description>Badan Pusat Statistik mencatat inflasi 2022 sebesar 5,51% (yoy).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768094/inflasi-ri-2022-capai-5-51-lebih-baik-dibandingkan-as-hingga-turki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768094/inflasi-ri-2022-capai-5-51-lebih-baik-dibandingkan-as-hingga-turki"/><item><title>Inflasi RI 2022 Capai 5,51%, Lebih Baik Dibandingkan AS hingga Turki</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768094/inflasi-ri-2022-capai-5-51-lebih-baik-dibandingkan-as-hingga-turki</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768094/inflasi-ri-2022-capai-5-51-lebih-baik-dibandingkan-as-hingga-turki</guid><pubDate>Senin 20 Februari 2023 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2768094/inflasi-ri-2022-capai-5-51-lebih-baik-dibandingkan-as-hingga-turki-6HCo2fJ9Jg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi 2022 lebih rendah dari AS hingga Turki (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2768094/inflasi-ri-2022-capai-5-51-lebih-baik-dibandingkan-as-hingga-turki-6HCo2fJ9Jg.jpg</image><title>Inflasi 2022 lebih rendah dari AS hingga Turki (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik mencatat inflasi 2022 sebesar 5,51% (yoy). Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut inflasi di tahun 2022 lebih rendah dari perkiraan.
&quot;Realisasi inflasi Indonesia juga relatif lebih baik dibandingkan dengan negara lain. Beberapa negara di Eropa di atas 9% dan di Amerika Serikat (AS) sekitar 8%,&quot; ungkap Airlangga dalam Konferensi Pers High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) secara virtual di Jakarta, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA:Harga Emas Naik Dipicu Inflasi AS

Dia merinci ada beberapa negara mengalami angka inflasi yang ekstrim. Misalnya seperti Argentina dan Turki, semuanya dengan angka inflasi di atas 50%.
Kemudian, perkembangan tersebut tidak terlepas dari usaha ekstra yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah, Bank Indonesia (BI), dan beberapa mitra strategis TPIP maupun TPID.
BACA JUGA:Inflasi AS Tembus 6,4% pada Januari 2023

&quot;Kami juga mengapresiasi dari Gubernur BI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan kementerian terkait dengan kerjasamanya. HL TPIP merupakan agenda strategis untuk mencapai capaian 2023, terutama menghadapi hari besar keagamaan nasional Lebaran dan Idul Fitri,&quot; tambah Airlangga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia juga menyebutkan sejumlah strategi pemerintah untuk mencapai target inflasi 3&amp;plusmn;1% di tahun 2023 sesuai dengan APBN.
&quot;Antara lain dengan memperkuat kebijakan dan menjaga stabilitas  makroekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Yang tadi juga  dibahas terkait dengan volatile foods, utamanya di hari besar keagamaan  dan secara khusus kita berbicara mengenai ketersediaan beras dan  targetnya untuk volatile foods adalah di kisaran 3-5%,&quot; pungkas  Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik mencatat inflasi 2022 sebesar 5,51% (yoy). Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut inflasi di tahun 2022 lebih rendah dari perkiraan.
&quot;Realisasi inflasi Indonesia juga relatif lebih baik dibandingkan dengan negara lain. Beberapa negara di Eropa di atas 9% dan di Amerika Serikat (AS) sekitar 8%,&quot; ungkap Airlangga dalam Konferensi Pers High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) secara virtual di Jakarta, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA:Harga Emas Naik Dipicu Inflasi AS

Dia merinci ada beberapa negara mengalami angka inflasi yang ekstrim. Misalnya seperti Argentina dan Turki, semuanya dengan angka inflasi di atas 50%.
Kemudian, perkembangan tersebut tidak terlepas dari usaha ekstra yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah, Bank Indonesia (BI), dan beberapa mitra strategis TPIP maupun TPID.
BACA JUGA:Inflasi AS Tembus 6,4% pada Januari 2023

&quot;Kami juga mengapresiasi dari Gubernur BI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan kementerian terkait dengan kerjasamanya. HL TPIP merupakan agenda strategis untuk mencapai capaian 2023, terutama menghadapi hari besar keagamaan nasional Lebaran dan Idul Fitri,&quot; tambah Airlangga.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia juga menyebutkan sejumlah strategi pemerintah untuk mencapai target inflasi 3&amp;plusmn;1% di tahun 2023 sesuai dengan APBN.
&quot;Antara lain dengan memperkuat kebijakan dan menjaga stabilitas  makroekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Yang tadi juga  dibahas terkait dengan volatile foods, utamanya di hari besar keagamaan  dan secara khusus kita berbicara mengenai ketersediaan beras dan  targetnya untuk volatile foods adalah di kisaran 3-5%,&quot; pungkas  Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
