<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Strategi Menko Airlangga Jaga Inflasi dan Ketahanan Pangan Nasional di 2023</title><description>Strategi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjaga inflasi dan ketahanan pangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768127/strategi-menko-airlangga-jaga-inflasi-dan-ketahanan-pangan-nasional-di-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768127/strategi-menko-airlangga-jaga-inflasi-dan-ketahanan-pangan-nasional-di-2023"/><item><title>Strategi Menko Airlangga Jaga Inflasi dan Ketahanan Pangan Nasional di 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768127/strategi-menko-airlangga-jaga-inflasi-dan-ketahanan-pangan-nasional-di-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768127/strategi-menko-airlangga-jaga-inflasi-dan-ketahanan-pangan-nasional-di-2023</guid><pubDate>Senin 20 Februari 2023 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2768127/strategi-menko-airlangga-jaga-inflasi-dan-ketahanan-pangan-nasional-di-2023-j7MifpzYOw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Strategi Airlangga jaga inflasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2768127/strategi-menko-airlangga-jaga-inflasi-dan-ketahanan-pangan-nasional-di-2023-j7MifpzYOw.jpg</image><title>Strategi Airlangga jaga inflasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Strategi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjaga inflasi dan ketahanan pangan. Dalam Konferensi Pers High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP), Airlangga membahas beberapa hal yang dilakukan untuk mencapai target 3&amp;plusmn;1% di tahun 2023 sesuai dengan APBN.
&quot;Adalah dengan memperkuat kebijakan dan menjaga stabilitas makroekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,&quot; ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA:Inflasi RI 2022 Capai 5,51%, Lebih Baik Dibandingkan AS hingga Turki

Dia juga membahas terkait dengan volatile foods, utamanya di hari besar keagamaan dan secara khusus mengenai ketersediaan beras. Adapun target untuk volatile foods adalah di kisaran 3-5%.
&quot;Kemudian, penguatan ketahanan pangan dengan akselerasi implementasi lumbung pangan, perluasan kerja sama antar daerah, data ketersediaan pangan untuk mendukung pengendalian inflasi, memperkuat komunikasi, dan mendukung ekspektasi dari inflasi masyarakat,&quot; tambah Airlangga.
BACA JUGA:Tekan Inflasi, Suku Bunga BI Ditahan pada Level 5,75% 

Dalam rangka komitmen seluruh pihak, TPIP akan melaksanakan Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2023 di bulan Agustus 2023 dengan tema &quot;Memperkuat Sinergi dan Inovasi untuk Stabilitas Harga Pangan Menuju Ketahanan Pangan Nasional yang Berkelanjutan&quot;.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Beberapa program inflasi tahun 2023 salah satunya adalah Gerakan  Nasional Pengendalian Inflasi Pusat (GNPIP) yang juga didorong oleh Bank  Indonesia (BI), antara lain melalui berbagai kegiatan seperti pasar  murah, kerjasama antar daerah, subsidi ongkos angkut, gerakan tanam  cabai, replikasi model bisnis, alsintan, digitalisasi, dan koordinasi,&quot;  ungkap Airlangga.
Adapun GNPIP telah berhasil menurunkan inflasi dari 11,7% di 2022  hingga 5,51% dengan tema GNPIP tahun ini adalah &quot;Sinergi dan Inovasi  untuk Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Nasional&quot;.
&quot;Dari anggaran ketahanan pangan, disampaikan oleh Menteri Keuangan,  ada sebesar Rp104,2 triliun di K/L maupun non K/L. Ke depan, pemerintah  dan BI dari tingkat pusat maupun daerah mendorong sinergi agar IHK tetap  dalam sasaran 2023. Tentunya ini merupakan momentum untuk pemulihan  ekonomi nasional dan inflasi yang terjaga diharapkan menjadi fondasi  untuk menjaga perekonomian di tahun 2023,&quot; pungkas Airlangga.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Strategi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjaga inflasi dan ketahanan pangan. Dalam Konferensi Pers High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP), Airlangga membahas beberapa hal yang dilakukan untuk mencapai target 3&amp;plusmn;1% di tahun 2023 sesuai dengan APBN.
&quot;Adalah dengan memperkuat kebijakan dan menjaga stabilitas makroekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,&quot; ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA:Inflasi RI 2022 Capai 5,51%, Lebih Baik Dibandingkan AS hingga Turki

Dia juga membahas terkait dengan volatile foods, utamanya di hari besar keagamaan dan secara khusus mengenai ketersediaan beras. Adapun target untuk volatile foods adalah di kisaran 3-5%.
&quot;Kemudian, penguatan ketahanan pangan dengan akselerasi implementasi lumbung pangan, perluasan kerja sama antar daerah, data ketersediaan pangan untuk mendukung pengendalian inflasi, memperkuat komunikasi, dan mendukung ekspektasi dari inflasi masyarakat,&quot; tambah Airlangga.
BACA JUGA:Tekan Inflasi, Suku Bunga BI Ditahan pada Level 5,75% 

Dalam rangka komitmen seluruh pihak, TPIP akan melaksanakan Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2023 di bulan Agustus 2023 dengan tema &quot;Memperkuat Sinergi dan Inovasi untuk Stabilitas Harga Pangan Menuju Ketahanan Pangan Nasional yang Berkelanjutan&quot;.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wOC80LzE2MjI4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Beberapa program inflasi tahun 2023 salah satunya adalah Gerakan  Nasional Pengendalian Inflasi Pusat (GNPIP) yang juga didorong oleh Bank  Indonesia (BI), antara lain melalui berbagai kegiatan seperti pasar  murah, kerjasama antar daerah, subsidi ongkos angkut, gerakan tanam  cabai, replikasi model bisnis, alsintan, digitalisasi, dan koordinasi,&quot;  ungkap Airlangga.
Adapun GNPIP telah berhasil menurunkan inflasi dari 11,7% di 2022  hingga 5,51% dengan tema GNPIP tahun ini adalah &quot;Sinergi dan Inovasi  untuk Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Nasional&quot;.
&quot;Dari anggaran ketahanan pangan, disampaikan oleh Menteri Keuangan,  ada sebesar Rp104,2 triliun di K/L maupun non K/L. Ke depan, pemerintah  dan BI dari tingkat pusat maupun daerah mendorong sinergi agar IHK tetap  dalam sasaran 2023. Tentunya ini merupakan momentum untuk pemulihan  ekonomi nasional dan inflasi yang terjaga diharapkan menjadi fondasi  untuk menjaga perekonomian di tahun 2023,&quot; pungkas Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
