<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Mentan Tekankan Pentingnya Kompetensi SDM</title><description>Peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani saat ini menjadi fokus dari Kementerian BUMN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768183/tingkatkan-produktivitas-pertanian-mentan-tekankan-pentingnya-kompetensi-sdm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768183/tingkatkan-produktivitas-pertanian-mentan-tekankan-pentingnya-kompetensi-sdm"/><item><title>Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Mentan Tekankan Pentingnya Kompetensi SDM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768183/tingkatkan-produktivitas-pertanian-mentan-tekankan-pentingnya-kompetensi-sdm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768183/tingkatkan-produktivitas-pertanian-mentan-tekankan-pentingnya-kompetensi-sdm</guid><pubDate>Senin 20 Februari 2023 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Wahyuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2768183/tingkatkan-produktivitas-pertanian-mentan-tekankan-pentingnya-kompetensi-sdm-jtqavwMiLz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kementan dan Pupuk Indonesia tingkatkan produktivitas pertanian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2768183/tingkatkan-produktivitas-pertanian-mentan-tekankan-pentingnya-kompetensi-sdm-jtqavwMiLz.jpg</image><title>Kementan dan Pupuk Indonesia tingkatkan produktivitas pertanian (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;  Peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani saat ini menjadi fokus dari Kementerian BUMN. Hal ini sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian nasional, PT Pupuk Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian tentang Sinergi Program Penguatan Sumber Daya Manusia dan Pengawalan Program Makmur.
BACA JUGA:BPS: Ekspor Pertanian Januari 2023 Capai US$370 Juta

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peningkatan kompetensi SDM khususnya penyuluh pertanian sangat penting, mengingat penyuluh memiliki peran penting dalam memajukan pertanian di Indonesia. Menurut pria yang akrab disapa SYL ini, penyuluh merupakan sosok pembimbing petani dalam meningkatkan produktivitas.
&quot;Keberadaan penyuluh sangat penting, karena dia adalah transfer knowledge, agenda intelektual, dia mengatur schedule agenda pertanian, di dalam penyuluh ada yang namanya ilmu pertanian. Ilmu pertanian itu sangat penting terutama bagi Indonesia yang merupakan negara besar, negara agraris dimana jumlah petani kita puluhan juta orang. Oleh karena itu, politeknik pembangunan pertanian menjadi sebuah kebutuhan negeri,&quot; ungkap Mentan SYL, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA:Mengintip Besaran Gaji Petugas Sensus Pertanian 2023

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal mengatakan bahwa Kerjasama yang dilakukan Pupuk Indonesia dengan BPPSDMP Kementerian Pertanian bertujuan dalam upaya penguatan SDM dan pengawalan Program Makmur.
&amp;ldquo;Kerjasama hari ini sejalan dengan program yang sudah dijalankan oleh Pupuk Indonesia Grup. Pupuk Indonesia melalui anak perusahaan kami yaitu PT Petrokimia Gresik sudah meluncurkan program Sekolah Makmur. Program ini merupakan upaya Perusahaan untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang pertanian, sekaligus menjadi komitmen peningkatan layanan bagi para petani di berbagai daerah,&amp;rdquo; kata Gusrizal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNy80LzE2Mjg5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Gusrizal menceritakan bahwa peningkatan produktivitas pertanian dan  kesejahteraan petani saat ini menjadi fokus dari Kementerian BUMN sesuai  dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Oleh karena itu,  dirinya menyambut baik pelaksanaan MoU Sinergi Program Penguatan Sumber  Daya Manusia dan Pengawalan Program Makmur dengan BPPSDMP Kementerian  Pertanian.
Adapun ruang lingkup Kerjasama ini adalah peningkatan kompetensi  peserta didik dari BPPSDMP yang akan melaksanakan program kerja magang  di Pupuk Indonesia Grup. Lalu, para peserta didik juga akan mendapatkan  keterampilan mengenai pengawalan budidaya Program Makmur atau program  lainnya yang meliputi pendataan petani, persiapan lahan, pengolahan  lahan, penanaman, panen, dan pasca panen.
Ruang lingkup selanjutnya adalah pengembangan kompetensi SDM Pupuk  Indonesia Group di bidang pertanian melalui pelatihan-pelatihan dan  kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian. Serta  kegiatan lain yang dapat dikembangkan secara sinergis yang menguntungkan  bagi kedua belah pihak.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;  Peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani saat ini menjadi fokus dari Kementerian BUMN. Hal ini sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian nasional, PT Pupuk Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian tentang Sinergi Program Penguatan Sumber Daya Manusia dan Pengawalan Program Makmur.
BACA JUGA:BPS: Ekspor Pertanian Januari 2023 Capai US$370 Juta

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peningkatan kompetensi SDM khususnya penyuluh pertanian sangat penting, mengingat penyuluh memiliki peran penting dalam memajukan pertanian di Indonesia. Menurut pria yang akrab disapa SYL ini, penyuluh merupakan sosok pembimbing petani dalam meningkatkan produktivitas.
&quot;Keberadaan penyuluh sangat penting, karena dia adalah transfer knowledge, agenda intelektual, dia mengatur schedule agenda pertanian, di dalam penyuluh ada yang namanya ilmu pertanian. Ilmu pertanian itu sangat penting terutama bagi Indonesia yang merupakan negara besar, negara agraris dimana jumlah petani kita puluhan juta orang. Oleh karena itu, politeknik pembangunan pertanian menjadi sebuah kebutuhan negeri,&quot; ungkap Mentan SYL, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA:Mengintip Besaran Gaji Petugas Sensus Pertanian 2023

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal mengatakan bahwa Kerjasama yang dilakukan Pupuk Indonesia dengan BPPSDMP Kementerian Pertanian bertujuan dalam upaya penguatan SDM dan pengawalan Program Makmur.
&amp;ldquo;Kerjasama hari ini sejalan dengan program yang sudah dijalankan oleh Pupuk Indonesia Grup. Pupuk Indonesia melalui anak perusahaan kami yaitu PT Petrokimia Gresik sudah meluncurkan program Sekolah Makmur. Program ini merupakan upaya Perusahaan untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang pertanian, sekaligus menjadi komitmen peningkatan layanan bagi para petani di berbagai daerah,&amp;rdquo; kata Gusrizal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNy80LzE2Mjg5NC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Gusrizal menceritakan bahwa peningkatan produktivitas pertanian dan  kesejahteraan petani saat ini menjadi fokus dari Kementerian BUMN sesuai  dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Oleh karena itu,  dirinya menyambut baik pelaksanaan MoU Sinergi Program Penguatan Sumber  Daya Manusia dan Pengawalan Program Makmur dengan BPPSDMP Kementerian  Pertanian.
Adapun ruang lingkup Kerjasama ini adalah peningkatan kompetensi  peserta didik dari BPPSDMP yang akan melaksanakan program kerja magang  di Pupuk Indonesia Grup. Lalu, para peserta didik juga akan mendapatkan  keterampilan mengenai pengawalan budidaya Program Makmur atau program  lainnya yang meliputi pendataan petani, persiapan lahan, pengolahan  lahan, penanaman, panen, dan pasca panen.
Ruang lingkup selanjutnya adalah pengembangan kompetensi SDM Pupuk  Indonesia Group di bidang pertanian melalui pelatihan-pelatihan dan  kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian. Serta  kegiatan lain yang dapat dikembangkan secara sinergis yang menguntungkan  bagi kedua belah pihak.</content:encoded></item></channel></rss>
