<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0% pada 2024</title><description>Presiden Jokowi menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai 0% pada 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768233/jokowi-targetkan-kemiskinan-ekstrem-0-pada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768233/jokowi-targetkan-kemiskinan-ekstrem-0-pada-2024"/><item><title>Jokowi Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0% pada 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768233/jokowi-targetkan-kemiskinan-ekstrem-0-pada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/20/320/2768233/jokowi-targetkan-kemiskinan-ekstrem-0-pada-2024</guid><pubDate>Senin 20 Februari 2023 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2768233/jokowi-targetkan-kemiskinan-ekstrem-0-pada-2024-lNeMPUgE4I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Target kemiskinan ekstrem 0% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/20/320/2768233/jokowi-targetkan-kemiskinan-ekstrem-0-pada-2024-lNeMPUgE4I.jpg</image><title>Target kemiskinan ekstrem 0% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai 0% pada 2024. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dibutuhkan pendanaan untuk mencapai target tersebut.
&quot;Pertama, penurunan kemiskinan ekstrem mencapai 0% akan diupayakan pada tahun 2024. Ini berarti keseluruhan total kemiskinan akan menurun, dan juga dari kebutuhan untuk pendanaannya akan dilakukan prioritas untuk tahun ini dan tahun depan,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA:Jokowi Bahas Rencana Penyusunan APBN 2024, Sri Mulyani: Kita Matangkan Lebih Awal

Kedua, pihaknya juga akan perlu meningkatkan alokasi dalam rangka penurunan stunting, sesuai juga arahan Jokowi kepada para kepala daerah untuk penurunan stunting menuju 3%.
&quot;Ini tentunya akan menimbulkan implikasi terhadap anggaran yang harus disediakan pada tahun ini dan tahun depan. Jadi dua hal ini, kemiskinan ekstrem di tahun 2024 yang harus 0% dan kemiskinan headline adalah di 6,5%-7,5%,&quot; ungkap Sri.
BACA JUGA:Pemerintahan Jokowi Berakhir di 2024, Sri Mulyani Ungkap Kebijakan yang Jadi Prioritas

Angka stunting diharapkan untuk turun ke 3,8%. Menurut Sri, ini perlu upaya effort tambahan yang keras dan alokasi anggaran yang disediakan untuk tahun ini dan tahun depan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMS80LzE2MjQ3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk itu, dari sisi investasi, pemerintah juga perlu meningkatkan  dukungan agar investasi meningkat secara signifikan pada tahun ini dan  tahun depan. Ini dilakukan melalui berbagai perubahan regulasi yang  sudah dicapai sehingga fokusnya di tahun 2024 adalah pelaksanaan  Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, UU P2SK, UU HPP, dan UU HKPD,&quot; jelas  Sri.
Pihaknya juga akan menggunakan insentif fiskal dalam bentuk tax  holiday, super deduction untuk research, untuk vokasi, dan juga tax  allowance di dalam rangka untuk mendukung berbagai transformasi industri  terutama yang berbasis sumber daya alam (SDA), yang memperkuat  ekosistem industri otomotif yang berbasiskan elektrik dan baterai. Ini  menjadi salah satu upaya yang akan dilakukan tahun ini dan tahun depan.
&quot;Pemerintah juga akan terus memfokuskan pada infrastruktur karena ini  akan meningkatkan produktivitas dan daya saing dari perekonomian kita,&quot;  pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai 0% pada 2024. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dibutuhkan pendanaan untuk mencapai target tersebut.
&quot;Pertama, penurunan kemiskinan ekstrem mencapai 0% akan diupayakan pada tahun 2024. Ini berarti keseluruhan total kemiskinan akan menurun, dan juga dari kebutuhan untuk pendanaannya akan dilakukan prioritas untuk tahun ini dan tahun depan,&quot; ujar Sri dalam konferensi pers yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA:Jokowi Bahas Rencana Penyusunan APBN 2024, Sri Mulyani: Kita Matangkan Lebih Awal

Kedua, pihaknya juga akan perlu meningkatkan alokasi dalam rangka penurunan stunting, sesuai juga arahan Jokowi kepada para kepala daerah untuk penurunan stunting menuju 3%.
&quot;Ini tentunya akan menimbulkan implikasi terhadap anggaran yang harus disediakan pada tahun ini dan tahun depan. Jadi dua hal ini, kemiskinan ekstrem di tahun 2024 yang harus 0% dan kemiskinan headline adalah di 6,5%-7,5%,&quot; ungkap Sri.
BACA JUGA:Pemerintahan Jokowi Berakhir di 2024, Sri Mulyani Ungkap Kebijakan yang Jadi Prioritas

Angka stunting diharapkan untuk turun ke 3,8%. Menurut Sri, ini perlu upaya effort tambahan yang keras dan alokasi anggaran yang disediakan untuk tahun ini dan tahun depan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMS80LzE2MjQ3Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Untuk itu, dari sisi investasi, pemerintah juga perlu meningkatkan  dukungan agar investasi meningkat secara signifikan pada tahun ini dan  tahun depan. Ini dilakukan melalui berbagai perubahan regulasi yang  sudah dicapai sehingga fokusnya di tahun 2024 adalah pelaksanaan  Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, UU P2SK, UU HPP, dan UU HKPD,&quot; jelas  Sri.
Pihaknya juga akan menggunakan insentif fiskal dalam bentuk tax  holiday, super deduction untuk research, untuk vokasi, dan juga tax  allowance di dalam rangka untuk mendukung berbagai transformasi industri  terutama yang berbasis sumber daya alam (SDA), yang memperkuat  ekosistem industri otomotif yang berbasiskan elektrik dan baterai. Ini  menjadi salah satu upaya yang akan dilakukan tahun ini dan tahun depan.
&quot;Pemerintah juga akan terus memfokuskan pada infrastruktur karena ini  akan meningkatkan produktivitas dan daya saing dari perekonomian kita,&quot;  pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
