<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stasiun Manggarai Disiapkan untuk Layani 2 Juta Penumpang</title><description>Stasiun Manggarai disiapkan untuk melayani 2 juta penumpang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/21/320/2768542/stasiun-manggarai-disiapkan-untuk-layani-2-juta-penumpang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/02/21/320/2768542/stasiun-manggarai-disiapkan-untuk-layani-2-juta-penumpang"/><item><title>Stasiun Manggarai Disiapkan untuk Layani 2 Juta Penumpang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/02/21/320/2768542/stasiun-manggarai-disiapkan-untuk-layani-2-juta-penumpang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/02/21/320/2768542/stasiun-manggarai-disiapkan-untuk-layani-2-juta-penumpang</guid><pubDate>Selasa 21 Februari 2023 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/21/320/2768542/stasiun-manggarai-disiapkan-untuk-layani-2-juta-penumpang-3ROyS3c9zE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan stasiun Manggarai (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/21/320/2768542/stasiun-manggarai-disiapkan-untuk-layani-2-juta-penumpang-3ROyS3c9zE.jpg</image><title>Pembangunan stasiun Manggarai (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Stasiun Manggarai disiapkan untuk melayani 2 juta penumpang. Saat ini pembangunan terus dilakukan dan selesai secara keseluruhan pada 2025.
Kondisi Stasiun Manggarai pada saat jam sibuk antara pukul 06.00 hingga 10.00 WIB untuk keberangkatan dan pukul 16.00 hingga pukul 20.00 WIB untuk jam pulang kantor kondisi sangat padat.
BACA JUGA:Seluruh Pembangunan Stasiun Manggarai Selesai 2025

Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemenhub, Harno Trimadi menjelaskan pembangunan Stasiun Manggarai ini memang diperlukan.  Dia menjelaskan bahwa pembangunan Stasiun Manggarai dilakukan menjalar ke atas. Hal itu demi kenyamanan dan keselamatan pengguna KRL.
BACA JUGA:Ini Sejarah Stasiun Manggarai, Awalnya Tempat Tinggal Pekerja asal Flores

Harno mengatakan bahwa sebelumnya, perpindahan pengguna KRL antar peron dilakukan dengan menyebrang lintasan kereta. Karena hal itu banyak mengganggu perjalanan kereta dan berisiko tinggi bagi keselamatan pengguna KRL.
&quot;Mangkanya yang konsep besar (Pembangunan Manggarai ini naik turun. Jadi pengguna terjamin keselamatan dan kereta api juga tidak terganggu operasionalnya,&quot; kata Harno salam acara Ngobrol Santai bersama Ditjen Perkeretaapian di Kementerian Perhubungan, Senin (20/2/2023) Malam.
Selain itu, Harno mengatakan bahwa pembangunan Stasiun Manggarai juga untuk memaksimalkan jumlah perjalanan penumpang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMy8xLzE2MjU4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia mengatakan bahwa dari hasil prediksi Kemenhub nantinya akan stasiun ini akan melayani sebanyak 2 juta penumpang per harinya.
&quot;Jadi kalau kita masih seperti dulu kita tidak memaksimalkan jumlah  perjalanan. Mangkanya itu di desain Manggarai 3 level untuk dapat  melayani penumpang 2 juta per hari dan itu salah satu pertimbangannya,&quot;  katanya.
Harno juga menjelaskan bahwa pembangun ini dilakukan untuk  meningkatkan headway perjalanan per 3 menit sekali. Jika menggunakan  pola operasional yang dahulu hal itu sulit tercapai.
&quot;Terapi kalau menggunakan pola yang lama antreannya cukup panjang,&quot; katanya.
Adapun untuk mengatasi kepadatan yang saat ini terjadi di Stasiun  Manggarai, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengungkapkan pihaknya  melakukan penambahan akses melalui penambahan tangga untuk mengurangi  kepadatan.
&quot;Tentu kami akan lakukan beberapa solusi sementara salah satunya  adalah menambah tangga untuk bisa mengurai akses yang saat ini begitu  penumpang turun kereta untuk keluar dari stasiun, ini aksesnya  ditambah,&quot; kata Adira.
&quot;Ini memang membutuhkan waktu, tapi setidaknya ini menjadi solusi jangka pendek yang paling memungkinkan,&quot; tambahnya.
Selain itu, kata Adita pihak Ditjen Perkeretaapian juga akan turun  langsung membantu operator KAI dengan menerjunkan sejumlah personel yang  ditujukan untuk mengarahkan penumpang.
&quot;Selanjutnya kita juga akan menambah personal untuk  membantu  penumpang dalam memberikan arahan kepada masyarakat,  tujuannya untuk  mengurangi kepadatan,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Stasiun Manggarai disiapkan untuk melayani 2 juta penumpang. Saat ini pembangunan terus dilakukan dan selesai secara keseluruhan pada 2025.
Kondisi Stasiun Manggarai pada saat jam sibuk antara pukul 06.00 hingga 10.00 WIB untuk keberangkatan dan pukul 16.00 hingga pukul 20.00 WIB untuk jam pulang kantor kondisi sangat padat.
BACA JUGA:Seluruh Pembangunan Stasiun Manggarai Selesai 2025

Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemenhub, Harno Trimadi menjelaskan pembangunan Stasiun Manggarai ini memang diperlukan.  Dia menjelaskan bahwa pembangunan Stasiun Manggarai dilakukan menjalar ke atas. Hal itu demi kenyamanan dan keselamatan pengguna KRL.
BACA JUGA:Ini Sejarah Stasiun Manggarai, Awalnya Tempat Tinggal Pekerja asal Flores

Harno mengatakan bahwa sebelumnya, perpindahan pengguna KRL antar peron dilakukan dengan menyebrang lintasan kereta. Karena hal itu banyak mengganggu perjalanan kereta dan berisiko tinggi bagi keselamatan pengguna KRL.
&quot;Mangkanya yang konsep besar (Pembangunan Manggarai ini naik turun. Jadi pengguna terjamin keselamatan dan kereta api juga tidak terganggu operasionalnya,&quot; kata Harno salam acara Ngobrol Santai bersama Ditjen Perkeretaapian di Kementerian Perhubungan, Senin (20/2/2023) Malam.
Selain itu, Harno mengatakan bahwa pembangunan Stasiun Manggarai juga untuk memaksimalkan jumlah perjalanan penumpang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xMy8xLzE2MjU4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dia mengatakan bahwa dari hasil prediksi Kemenhub nantinya akan stasiun ini akan melayani sebanyak 2 juta penumpang per harinya.
&quot;Jadi kalau kita masih seperti dulu kita tidak memaksimalkan jumlah  perjalanan. Mangkanya itu di desain Manggarai 3 level untuk dapat  melayani penumpang 2 juta per hari dan itu salah satu pertimbangannya,&quot;  katanya.
Harno juga menjelaskan bahwa pembangun ini dilakukan untuk  meningkatkan headway perjalanan per 3 menit sekali. Jika menggunakan  pola operasional yang dahulu hal itu sulit tercapai.
&quot;Terapi kalau menggunakan pola yang lama antreannya cukup panjang,&quot; katanya.
Adapun untuk mengatasi kepadatan yang saat ini terjadi di Stasiun  Manggarai, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengungkapkan pihaknya  melakukan penambahan akses melalui penambahan tangga untuk mengurangi  kepadatan.
&quot;Tentu kami akan lakukan beberapa solusi sementara salah satunya  adalah menambah tangga untuk bisa mengurai akses yang saat ini begitu  penumpang turun kereta untuk keluar dari stasiun, ini aksesnya  ditambah,&quot; kata Adira.
&quot;Ini memang membutuhkan waktu, tapi setidaknya ini menjadi solusi jangka pendek yang paling memungkinkan,&quot; tambahnya.
Selain itu, kata Adita pihak Ditjen Perkeretaapian juga akan turun  langsung membantu operator KAI dengan menerjunkan sejumlah personel yang  ditujukan untuk mengarahkan penumpang.
&quot;Selanjutnya kita juga akan menambah personal untuk  membantu  penumpang dalam memberikan arahan kepada masyarakat,  tujuannya untuk  mengurangi kepadatan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
